Dosa Besar

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Dosa Besar

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Dosa Besar, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel ilmu, Artikel Info, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dosa Besar
link : Dosa Besar

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Dosa Besar

A. Dosa Besar

Islam sangat mengutamakan dan menghargai eksistensi manusia. Oleh lantaran itu, Allah sangat murka apabila insan bersikap menghancurkan insan lain tanpa dasar aturan Nya. Perilaku tercela menyerupai merampok, membunuh, asusila, dan pelanggaran hak asasi insan merupakan tindakan yg melecehkan eksistensi insan yg gotong royong telah dimuliakan oleh Allah. 


Dosa besar ialah perbuatan maksiat dan melanggar ketentuan-ketentuan Allah swt, yg diancam dgn siksa neraka, kemurkaan, laknat, dan azab baik di dunia maupun di akhirat.

Di antara perbuatan-perbuatan dosa besar, antara lain:
1. Syirik. Perbuatan syirik ialah perbuatan maksiat yg paling besar dosanya dan tidak akan diampuni oleh Allah.
2. Membunuh tanpa lantaran yg benar. Perbuatan ini diancam dgn aturan qisas (dibalas dgn bentuk sanksi serupa tindakan yg dilakukan)
3. Zina. Perbuatan zina diancam dgn sanksi cambuk 100 kali bagi pelaku yg belum menikah dan sanksi rajam bagi yg sudah menikah
4. Mencuri dan merampok. Perbuatan ini diancam dgn potong tangan

B. Contoh-conto Perbuatan Dosa Besar
1. Pencurian dan Perampokan
Mencuri ialah perbuatan mengambil barang milik orang lain dgn maksud utk mempunyai tanpa izin dan sepengatuhan pemiliknya.
Merampas ialah kejahatan sejenis pencurian dgn cara mengambil atau menguasai harta milik orang lain dgn cara paksa, disertai dgn kekerasan, ancaman kekerasan, dan bahkan pembunuhan sedangkan pemiliknya mengetahui insiden tersebut. 
Perbuatan-perbuatan Itu termasuk perbuatan haram dam merupakan dosa besar yg wajib dijauhi oleh setiap individu. Oleh lantaran itu, sempurna sekali penegasan Allah SWT dan rasul-Nya. Mereka dianggap perang terhadap Allah dan rasulnya lantaran yg mereka lakukan merupakan perbuatan melawan aturan Allah SWT dan mengganggu masyarakat yg dilindungi oleh hukum. Orang-orang yg memerangi Allah dan rasul Nya disebutkan dalam firman Allah SWT sebagai berikut.


Artinya: Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yg memerangi Allah dan rasul-Nya dan menciptakan kerusakan di bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib atau dipotong tangan dan mereka dgn bertimbal balik atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya) dgn demikian itu (sebagai) suatu penghinaan utk mereka di dunia dan di alam abadi mereka beroleh siksaan yg besar.” (QS Al Maidah : 33) 
Firman Allah yg lain perihal pencurian yg sanggup dieksekusi dgn potong tangan ialah sebagai berikut.

Artinya : “Laki-laki dan perempuan yg mencuri, potonglah tangan keduanya, (sebagai) pembalasan bagi apa yg mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah dan Allah maha perkasa dan maha bijaksana.” (QS Al Maidah : 38) 
Pengertian aturan potong tangan sanggup beraneka macam pendapat. Selain pengertian tangannya yg dipotong, dipenjarakan kemudian dibimbing sehingga sifat tercela tersebut sanggup hilang. Perbuatan mencuri, merampok dan merampas terperinci sangat berbahaya, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain atau 
a. Bahaya utk diri pelaku
1. Merongrong ketenangan jiwa
2. Menjauhkan diri dari Tuhan
3. Melumpuhkan daya kerja
4. Merusak jasmani dan rohani/akal
5. Kehidupan si pelaku niscaya tidak akan merasa tenang. Jiwanya akan merasa dikejar-kejar oleh baygan dosa, bahkan bertahap keimanan dan keislamannya akan terlepas dari dirinya. Rasulullah SAW pernah bersabda, yg artinya : “Tidaklah seorang pencuri ketika mencuri itu ia beriman.” (HR Bukhari)
b. Bahaya bagi orang lain
1. Merusak hubungan dgn insan dan lingkungan
2. Ketenangan dan keamanan masyarakat terganggu
3. Menjatuhkan nama baik di masyarakat dan lingkungannya

2. Pembunuhan
Hak-hak yg paling utama bagi setiap insan yg dijamin pula oleh Islam ialah hak hidup, hak pemilikan, hak pemeliharaan kehormatan, hak kemerdekaan, hak persamaan, dan hak menuntut ilmu pengetahuan.
Diantara hak-hak tersebut, hak yg paling penting dan menerima perhatian ialah hak hidup. Firman Allah SWT.

Artinya: “Dan janganlah kau membunuh jiwa yg diharamkan Allah (membunuhnya), melainkan dgn suatu alasan yg benar.” (QS Al Isra : 33)
Islam menawarkan perhatian terhadap proteksi jiwa dan Allah mengancam orang yg merampas hal tersebut dgn sanksi berat. Allah SWT berfirman.

Artinya :“Dan barang siapa yg membunuh seorang mukmin dgn sengaja, maka hasilnya ialah jahanam. Ia awet di dalamnya dan Allah murka kepadanya dan mengutuknya serta menyediakan azab yg pedih baginya.” (QS An Nisa : 93) 
Hadis nabi Muhammad SAW.artinya :“Barang siapa membunuh dirinya dgn sesuatu maka kelak ia akan disiksa di hari selesai zaman nanti dgn barang tersebut.” (HR Muslim)
Membunuh ialah menghilangkan nyawa orang lain secara tidak benar berdasarkan aturan Islam maupun negara.
Pembunuhan sanggup terjadi akhir berselisih pendapat, dengki, dendam, iri hati atau cemburu. Hal ini merupakan akhir tipu muslihat setan supaya insan senantiasa bertikai dan saling membunuh.
Jenis-jenis pembunuhan dan hukumannya berdasarkan Al Qur’an dan hadis dijelaskan sebagai berikut.
1. Pembunuhan yg dilakukan dgn sengaja yaitu merencanakan pembunuhan dalam keadaan jiwa sehat dan penuh kesadaran. Pembunuhan semacam ini sanggup dieksekusi qisas artinya dieksekusi mati, kecuali dimaafkan oleh pihak keluarga korban dan kepadanya dituntut denda.
2. Pembunuhan yg terjadi tanpa disengaja dgn alat yg tidak mematikan. Hukumannya ialah penjara atau denda yg cukup berat
3. Pembunuhan lantaran kesalahan atau kekhilafan semata-mata tanpa direncanakan dan tidak ada maksud sama sekali, contohnya kecelakaan. Hukuman tersangka penjara atau denda ringan
Dampak yg muncul bagi diri pelaku pembunuhan antara lain:
1. Menimbulkan rasa tidak tenang dalam hidupnya
2. Kemungkinan timbul penyesalan dan adanya beban jiwa yg berat
3. Mendapat evaluasi jelek dari masyarakat
4. Merusak nama baik eksklusif dan keluarganya di masyarakat
5. Mendapat dosa besar dan siksa dari Allah swt
6. Dijauhkan dari pergaulan
Sedangkan dampak sosial dari pembunuhan antara lain:
1. Ketenangan masyarakat terganggu
2. Keluarga yg terbunuh mengalami kesedihan dan kesusahan
3. Jika yg dibunuh kepala keluarga akan menyengsarakan secara lahir batin keluarga yg ditinggalkan
4. Jika yg dibunuh seorang ibu rumah tangga sanggup merusak pendidikan dan masa depan anak-anaknya
5. Mencemarkan nama baik masyarakat lingkungannya
Untuk memperkecil peluang terjadinya ha-hal jelek tersebut, kita selalu memupuk sikap terpuji, baik terhadap diri eksklusif maupun terhadap lingkung an atau masyarakat. Hal-hal di bawah ini sanggup melatih diri kita utk membentengi diri dari sikap tercela, khususnya perbuatan membunuh.
1. Membiasakan bersilaturahmi
2. Mampu menahan amarah
3. Mampu memaafkan kesalahan
4. Berbuat adil
5. Memperbanyak berbuat kebajikan
6. Suka menolong
7. Bersikap lemah lembut
8. Meninggalkan hal-hal yg menygkut riba
9. Meneguhkan hati utk mengikuti jalan yg lurus
10. Memakan makanan yg halal dan thayyib 
11. Senantiasa berdoa kepada Allah SWT
12. Berlaku lurus terhadap manusia
13. Tidak pelit atau kikir
3. Asusila (Zina)
Asusila ialah perbuatan atau tingkah laris yg menyimpang dari norma-norma atau kaidah kesopanan ygsaat ini cenderung banyak terjadi di kalangan masyarakat, terutama remaja. Islam dgn Al Qur’an dan sunah telah memasang bingkai bagi kehidupan insan supaya menjadi kehidupan yg indah an higienis dari kerusakan moral. Menurut pandangan Islam, tinggi dan rendahnya spiritualitas (rohani) pada sebuah masyarakat berkaitan erat dgn segala perilakunya, bukan saja tata sikap yg bersifat ibadah mahdah (khusus) menyerupai salat dan puasa, namun juga yg bersifat sikap ibadah ghairu mahadah (umum) menyerupai hal-hal yg berkaitan dgn sosial kemasyarakatan.
Zina ialah hubungan seksual yg tidak sah baik secara aturan agama maupun aturan negara. Prostitusi (pelacuran) dan seks bebas merupakan dua conto dari perbuatan zina. Dalam agama, prostitusi maupun seks bebas sangat besar dosanya.
Didalam Al Qur’an terdapat beberapa ayat yg memuat informasi dan pengetahuan perihal hubungan antara pria dan perempuan. Firman Allah SWT

Artinya : “Katakanlah kepada orang pria yg beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu ialah lebih suci bagi mereka. Sesungguhyna Allah maha mengetahui apa yg mereka perbuat.” (QS An Nur : 30) 
Hadis Nabi Muhammad SAW menyatakan sebagai berikut.yg artinya : “Maka bertakwalah kepada Allah dalam hal wanita. Sebab kalian telah mengambil mereka dgn dasar amanah Allah dan telah kalian halalkan kemaluan mereka dgn kalimah Allah.” (HR Muslim)
Ada beberapa hal yg menjadi faktor pemicu munculnya sikap asusila di dalam suatu masyarakat tersebut.
1. Faktor lingkungan atau masyarakat yg cukup besar menawarkan imbas terhadap tingkah laris sesorang, khususnya cukup umur yg kondisinya berada pada masa pubertas dan pencarian jati diri sehingga mereka rentan terhadap imbas tersebut.
2. Kurangnya keteladanan yg diberikan oleh pihak yg seharusnya memberi atau menjadi teladan. Keteladanan ini mutlak diperlukan, khusunya oleh cukup umur lantaran conto atau pola menawarkan akomodasi utk proses adaptasi sikap pada kehidupan sehari-hari mereka.
3. Kurangnya sikap konsisten dari pihak yg seharusnya mempunyai kiprah tersebut. Sikap tidak konsisten terkadang menciptakan seseorang tidak mempunyai patokan yg terperinci mengenai hal-hal mana yg boleh dan mana yg tidak.
Dampak dari sikap zina antara lain:
1. Menyebabkan timbulnya penyakit, menyerupai sifilis dan AIDS
2. Hamil tanpa nikah sehingga marak terjadinya aborsi
3. Rusaknya moral dan integritas diri
4. Hilangnya kehormatan dan menghancurkan masa depan
5. Menimbulkan penyesalan yg tidak berkesudahan
6. Menyebabkan hancurnya keharmonisan rumah tangga
Usaha-usaha yg sanggup dilakukan dalam upaya mencegah dan mengalau sikap asusila:
a. Memperkuat pendidikan moral maupun agama, baik dari orang tua, sekolah, maupun masyarakat
b. Menjaga lingkungan dari hal-hal yg sanggup memengaruhi utk berbuat asusila
c. Menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal dan tidak silau dgn budaya gila yg negatif
d. Membuka agen konsultasi bagi masyarakat yg berkaitan dgn pendidikan seks bagi remaja
e. Pemerintah dan pihak yg terkait mengambil tindakan tegas bagi mereka yg melaksanakan tindakan asusila tersebut.
4. Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM)
Masalah hak asasi insan menjadi salah satu sentra perhatian insan sedunia semenjak pertengahan masa lalu. Kaum muslim di seluruh dunia juga mempunyai perhatian yg sungguh-sungguh terhadap informasi global ini. Islam selalu mendorong umatnya utk menemukan hal-hal yg gres dan mencari pemecahan-pemecahan gres demi kemajuan umat Islam, bahkan umat insan di seluruh di dunia.
Ada beberapa pengertian dari hak asasi insan antara lain :
1. Hak-hak dasar atau pokok bagi insan semenjak dilahirkan yg merupakan anugerah dari Allah yg Mahakuasa
2. Hak yg menempel pada martabat insan sebagai insan ciptaan Allah yg tidak bisa dilanggar oleh siapapun juga, atau
3. Hak dan kewajiban dasar manusia.
Darah insan dilarang ditumpahkan tanpa alasan yg benar. Hukum Islam pun telah menawarkan klarifikasi mengenai hal tersebut, diantaranya larangan menindas wanita, anak-anak, orang tua, orang-orang sakit atau orang cidera, kehormatan dan kesucian, baik pria maupun perempuan harus dihormati dalam segala keadaan, orang lapar harus diberi makan, orang telanjang diberi pakaian dan orang-orang sakit atau terluka di tolong tanpa memperdulikan apakah ia seorang muslim atau bukan, bahkan musuh sekalipun (lihat QS Al Maidah)
Islam intinya ialah fatwa yg komprehensif lantaran Al Qur’an ialah kitab yg berfungsi memberi petunjuk, klarifikasi atas petunjuk, serta pembeda antara kebenaran dan kesalahan (lihat QS Al Baqarah : 185)
Berikut ini ialah isi yg terkandung dalam hak asasi insan yg disepakati hampir di seluruh dunia
a. Kebebasan berpendapat, beragama, dan bergerak (Personal Right)
b. Hak memiliki, memberi, menjual dan memanfaatkan sesuatu (Properti Right)
c. Perlakuan sama dalam aturan dan pemerintahan (Right of legal Equality)
d. Ikut serta dalam pemerintahan, hak pilih dan dipilih (Political Right)
e. Hak utk menentukan pendidikan dan pengembangan kebudayaan (Social Culture Right)
f. Perlakuan tata cara peradilan dan proteksi (Prosedur Right)
Bangsa Indonesia, khususnya kaum muslim mempunyai kiprah dan kewajiban utk pertanda bahwa Islam cinta tenang dan menghormati hak asasi manusia. Ajaran Islam membimbing pemeluknya menjadi umat yg bisa menawarkan kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh umat insan di dunia
Ada beberapa conto sikap yg merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Perilaku yg harus dijauhi tersebut ialah sebagai berikut.
1. Membunuh manusia
2. Membunuh belum dewasa meskipun lantaran takut miskin
3. Mencuri
4. Berzina
5. Menipu atau berlaku curang
6. Melakukan riba
7. Melakukan judi atau maasyir.
8. Mengambil sesuatu yg bukan hak milik tidak halal
9. Memakan harta anak yatim yg bukan hak
10. Menyuruh atau mendukung kemungkaran dan melarang atau mencegah kebaikan. 
11. Menganiaya
12. Mengkhianati amanah dan menipu
13. Menipu dan merusak hakim
14. Membela pengkhianat
15. Berkata-kata palsu dan memberi kesaksian palsu.
16. Menyembunyikan kebenaran
17. Berkata buruk
18. Mengumpat
19. Mengejek atau mengolok-olok
20. Mematai-matai orang atau mencari kesalahan orang lain.
21. Memperlakukan anak yatim dan orang miskin dgn buruk
22. Menganggap rendah orang lain atau sombong
23. Bermaksud jahat atau menuduh perempuan yg baik berzina.
24. Kikir atau bakhil
25. Merugikan atau mengambil hak orang lain
26. Membenci
27. Merusak
28. Menghina
29. Memaksakan kehendak.
Iblis atau setan senantiasa berusaha menarik hati insan utk melaksanakan perbuatan tercela. Mereka telah bersumpah utk menyesatkan insan sepanjang masa. Oleh lantaran itu, kita harus berusaha semaksimal mungkin supaya tidak terjebak atau terpengaruhi rayuan iblis atau setan. Beberapa sikap yg menjadi perwujudan kita membenci sifat-sifat tercela tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Kita meyakini bahwa Allah SWT ialah dewa semesta alam yg Mahakuasa serta maha berkehendak, sedangkan semua makhluk Nya berada didalam kekuasaan Nya. Oleh lantaran itu, kita harus mendekatkan diri kepada Allah SWT dgn cara memohon proteksi hanya kepada Allah SWT dari segala godaan setan yg terkutuk, mengingat Allah dan sifat-sifatnya setiap saat, selalu mengembalikan sesuatu baik pandangan gres atau niat apapun juga didalam hati kepada Allah sebelum berbuat atau melaksanakan niat tersebut, melaksanakan segala perintah Allah, terutama yg berkaitan dgn ibadah rukun Islam secara konsisten, dan gemar melaksanakan amal saleh menyerupai agresi bakti sosial.
2. Menyisihkan harta atau rezeki yg dipakai utk membantu orang-orang yg memerlukan derma atau terkena musibah
3. Selalu mendukung, turut serta membantu, atau aktif mengikuti acara yanng bersifat syiar atau dakwah
4. Menggembirakan kaum dhuafa menyerupai anak yatim piatu, orang yg sedang sakit, fakir miskin dan sebagainya supaya mereka turut mencicipi kegembiraan dan perhatian dari saudaranya sesama muslim.


DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Dosa Besar

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Dosa Besar kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Dosa Besar dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/01/dosa-besar.html

0 Response to "Dosa Besar"

Posting Komentar