Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel bimbel masuk ptn, Artikel bimbinganshalat, Artikel ilmu, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel Wawasan-Islam, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih
link : Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih

Salat Tarawih (kadang-kadang disebut Teraweh atau Taraweh) adalah salat sunnat yg dilakukan khusus hanya pada bulan ramadan. Tarawih dalam bahasa Arab adalah bentuk jama’ dari تَرْوِيْحَةٌ yg diartikan sebagai "waktu sesaat utk istirahat". Waktu pelaksanaan salat sunnat ini ialah selepas isya', biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid. Fakta menarik ihwal salat ini ialah bahwa rasulullah  hanya pernah melakukannya secara berjama'ah dalam 3 kali kesempatan. Disebutkan bahwa rasulullah SAW kemudian tidak melanjutkan pada malam-malam berikutnya sebab takut hal itu akan menjadi diwajibkan kepada ummat muslim (lihat sub seksi hadits tentang Tarawih).

Shalat tarawih merupkan  shalat sunah malam yg dikerjakan hanya pada bulan Ramadhan, sholat  ini boleh dikerjakan sendiri atau berjama’ah. Waktu shalat tarawih boleh dikerjakan di awal malam atau dipertengahan maupun di akhirnya, baik sebelum tidur maupun setelah tidur. Tegasnya, shalat tarawih ialah shalat malam di bulan Ramadhan.

Jadi Shalat tarawih ialah shalat sunnah yg dilakukan di malam hari setelah shalat fardhu Isya pada setiap malam bulan Ramadhan yg lebih utama dilakukan secara berjamaah namun bisa juga dilakukan secara sendirian. Sekali lagi, shalat tarawih ini lebih diutamakan utk selalu berjamaah sebab sanggup memperoleh pahala yg berlipat ganda. Shalat sunnah tarawih hukumnya ialah sunnah muakkad yaitu ibadah sunnah yg sangat dianjurkan utk dilakukan dibulan suci ramadhan.


Shalat Tarawih hukumnya ialah sunnah muakkad. Mengenai bilangan rakaatnya, Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya shalat malam tidak mempunyai batasan jumlah raka’at tertentu. Shalat malam ialah shalat sunnah yg dianjurkan. Siapa saja boleh mengerjakan sedikit raka’at. Siapa yg mau juga boleh mengerjakan dgn jumlah raka’at yg banyak.” (At Tamhid, 21/70).

Sedangkan Rasulullah SAW bersabda : “Shalat malam ialah dua rakaat dua rakaat“. (HR. Bukhari no. 990 dan Muslim no. 749)

Dari Aisyah bahwa Rasulullah s.a.w. pada suatu malam (di bulan Ramadhan) mendirikan sholat, kemudian tiba orang-orang pada berikutnya (ingin sholat bersama beliau). Kemudian datanglah malah ketiga atau keempat dan orang-orang pun sudah berdatangan, namun dia tidak keluar. Saat pagi tiba dia bersabda:”Aku telah melihat yg kalian lakukan, dan saya tidak keluar sebab saya takut sholat itu nantinya diwajibkan kepada kalian”. (H.R. Muslim).

Dari Abdurrahman bin al-Qari berkata” suatu malam di bulan Ramadhan saya berjalan bersama Umar bin Khattab melihat-lihat masjid, kemudian dia melihat orang-orang berbeda-beda dalam mendirikan sholat (sunnah), sebagian sholat sendiri, sebagian sholat bersama kelompok kecil. Lalu Umar berkata: “Aku melihat seandainya mereka dikumpulkan di belakang satu qari (pembaca Qur’an) tentu lebih baik. Lalu dia menganjurkan supaya semua sholat di belakang Ubay bin Ka’ab. Kemudian saya keluar bersama Umar pada malam lain dan orang-orang sudah sholat berjamaah di belakang imam satu, kemudian Umar berkata:”Inilah sebaik-baik bid’ah, dan sholat yg mereka tinggalkan utk tidur tetap lebih baik dibandingkan dgn sholat yg mereka dirikan” (maksudnya sholat malam di tamat malam lebih utama dibandingkan dgn sholat di awal waktunya). R. Bukhari dan Muslim.

Hadist di atas merupakan salah satu dalil sholat tarawih. Tarawih merupakan kata plural dari raahah yg artinya istirahat. Konon disebut sholat tarawih sebab pada ketika umat Islam melaksanakan sholat tersebut secara berjamaah, mereka malakukan istirahat setiap dua kali salam. Sholat tarawih hukumnya sunnah muakkadah pada malam bulan suci Ramadhan.

Rakaat Sholat Tarawih
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Semua jumlah raka’at di atas (dgn 11, 23 raka’at (plus witir) atau lebih dari itu, -pen) boleh dilakukan. Melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan dgn banyak sekali macam cara tadi itu sangat bagus. Dan memang lebih utama ialah melaksanakan shalat malam sesuai dgn kondisi para jama’ah. Kalau jama’ah kemungkinan bahagia dgn raka’at-raka’at yg panjang, maka lebih anggun melaksanakan shalat malam dgn 8 raka’at ditambah dgn witir 3 raka’at, sebagaimana hal ini dipraktekkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri di bulan Ramdhan dan bulan lainnya. Dalam kondisi menyerupai itu, demikianlah yg terbaik. Namun apabila para jama’ah tidak bisa melaksanakan raka’at-raka’at yg panjang, maka melaksanakan shalat malam dgn 20 raka’at itulah yg lebih utama. Seperti inilah yg banyak dipraktekkan oleh banyak ulama. Shalat malam dgn 20 raka’at ialah jalan pertengahan antara jumlah raka’at shalat malam yg sepuluh dan yg empat puluh.

Ada juga pendapat yg menyampaikan bahwa pelaksanaan sholat tarawih ialah mengacu pada sholat malam Rasulullah. Pendapat ini diikuti beberapa ulama mutaakhiriin (Ulama Kurun Terakhir). Jumlah rakaat shalat malam yg dilakukan Rasulullah ialah sebagai berikut :
1. 11 rakaat terdiri dari 4 rokaat x 2 + 3 rakaat witir. Ini sesuai dgn hadist A’isyah yg diriwayatkan Bukhari.
2. 11 rakaat terdiri dari 4 rokaat x 2 + 2 rakaat witir + 1 witir. Ini sesuai dgn hadist Ai’syah riwayat Muslim.
3. 11 rakaat terdiri dari 2 rokaat x 4 & 2 rakaat witir + 1 witir. Ini juga diriwayatkan oleh Muslim.
4. Ada juga riwayat Ibnu Hibban yg menyampaikan 8 rakaat + witir.
5. Ada juga riwayat yg menyampaikan 13 rakaat termasuk witir.

Imam Malik dalam Muwatta’ meriwayatkan 11 rakaat. Riwayat lain menyampaikan setiap rakaat membaca 200 ayat sehingga para sobat ada yg berpegangan tongkat sebab panjangnya sholat. Riwayat Muhamad Yusuf menyampaikan 13 rakaat. Riwayat Saib bib Yazid menyampaikan 20 rakaat. Riwayat lain dari Abu Yusuf mengarakan 21 rakaat. Yazin bin Ruman mengatakan:”Orang-orang mendirikan sholat pada zaman Umar sebanyak 23 rakaat. Riwayat Dawud bin Qais mengatakan: Aku melihat orang-orang pada masa Aban dan Utsman dan Umar bin Adbul Aziz melaksanakan sholat tarawih sebanyak 36 rakaat dan melaksanakan witir 3 rakaat. Inilah yg menjadi salah satu pendapat imam Malik. Riwayat dari Syafi’I mengatakan:”Aku melihat orang-orang sholat Tarawih di Madina sebanyak 39 rakaat dan di Makkah 23 rakaat. Tirmidzi menyampaikan bahwa riayat paling banyak ihwal rakaat tarawih ialah 41 rakaat termasuk witir.

Pendapat Empat Madzhab:
Madzhab Maliki, Syafi’I dan Hanbali melaksanakan shoalt Tarawih dgn 20 rakaat. Imam Nawawi dalam al-Majmu’ menjelaskan bahwa landasan yg dipakai ialah riwayat sahih dari Saib bin Yazid yg menyampaikan bahwa sholat Tarawih pada zaman Umar r.a. dilaksanakan 20 rakaat. Madzhab Maliki melaksanakan sebanyak 39 rakaat sesuai riwayat hebat Madinah. Sebagaimana diketahui madzhab Maliki menganggap tindakan hebat Madinah merupakan dalil yg bisa dijadikan landasan.

Pelaksanaan sholat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi ketika ini tetap mengacu kepada pendapat madzhab resmi pemerintah Saudi Arabia, yaitu Hanbali dgn pelaksanaan sebanyak 20 rakaat. Namun pada malam ke-20 Ramadhan hingga tamat bulan, di kedua masjid agung tersebut juga dilaksanakan sholatqiyamullail sebanyak 10 rakaat dimulai sekitar pukul 12 malam hingga menjelang sahur. Dengan jumlah solatnya sebanyak 30 rakaat plus 3 rakaat witir. Pelaksanaan sholat qiyamullail ini tidak jauh berbeda dgn tarawih, hanya ayat yg dibaca lebih panjang sehingga masa sholat juga lebih lama.


Cara mengerjakan shalat Tarawih :
Shalat Tarawih ini dikerjakan menyerupai shalat biasa lainnya baik mengenai bacaannya maupun gerakan-gerakannya dan pada setiap dua rakaatnya ditutup dgn salam. Setelah selesai shalat Tarawih kemudian diteruskan shalat Witir, sekurang-kurangnya satu rakaat tetapi pada umumnya dikerjakan tiga rakaat dgn dua salam atau satu salam.

Adapun surat yg dibaca setelah Al-Fatihah pada tiap-tiap rakaat boleh surat apa saja yg dikehendaki, tetapi di utamakan pada setiap rakaat yg kedua setelah membaca surat Al-Fatihah membaca surat Al-Ikhlash.

Bacaan niat shalat Tarawih :
Artinya :
“Aku niat Shalat Tarawih dua rakaat (jadi imam/ma’mum) sebab Allah Ta’ala“

Manfaat dan Keutamaan Shalat Tarawih :
Seperti yg disabdakan oleh Rasulullah SAW dan diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib yg dikutip dari kitab Durratun Nasihin, berikut ini ialah keutamaan dan pesan yang tersirat shalat Tarawih :
Malam ke 01 : Siapa yg shalat Tarawih pada malam pertama dihapus dosa seorang Mu’min menyerupai ketika ia di lahirkan.
Malam ke 02 : Shalat Tarawih pada malam kedua di ampuni dosa dirinya dan kedua orang tuanya, jikalau keduanya Mu’min.
Malam ke 03 : Malaikat berseru dari ‘Arsy ” Telah diangkat amal dan dosanya yg telah kemudian dan di ampuni oleh Allah SWT.
Malam ke 04 : Baginya menerima pahala, menyerupai pahala membaca Kitab Taurat, Zabur, Alkitab dan AlQur-an.
Malam ke 05 : Allah SWT memberinya pahala menyerupai pahala Sholat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjid Aqsho.
Malam ke 06 : Allah SWT memberinya pahala Thawaf di Baitul Makmur dan di mintakan ampun baginya oleh setiap kerikil benda.
Malam ke 07 : Seumpama pahala yg di peroleh nabi Musa A.S dan penolong dari kejahatan Fir’aun dan Hamman.
Malam ke 08 : Allah SWT memberikannya pahala menyerupai pahala apa yg diberikan kepada Nabi Ibrohim AS.
Malam ke 09 : Seumpama pahala Ibadah nabi Muhammad SAW.
Malam ke 10 : Allah SWT memberinya Rizki dan kebaikan di dunia dan akhirat.
Malam ke 11 : Apabila Ia meninggal dunia, menyerupai dilahirkan dari Ibunya.
Malam ke 12 : Ia tiba pada hari tamat zaman kelak dgn wajah berseri-seri menyerupai bulan purnama.
Malam ke 13 : Ia tiba pada hari kiamat, selamat dari kejahatan (kejelekan).
Malam ke 14 : Malaikat pada menyaksikan bahwa sesungguhnya orang tersebut telah Sholat Tarawih maka pada hari tamat zaman kelak Allah SWT tidak akan menghisabnya.
Malam ke 15 : Para malaikat bersholawat kepadanya dan menjaga di ‘Arsy dan kursi.
Malam ke 16 : Allah SWT mencatat baginya akan di bebaskan dari api neraka dan masuk surga.
Malam ke 17 : Diberikannya pahala menyerupai pahala para nabi.
Malam ke 18 : Satu Malaikat berseru : ” Hai Hamba Allah bergotong-royong Allah SWT telah meridhoi kau dan ke dua orang tuamu.
Malam ke 19 : Allah SWT akan mengangkat ke nirwana firdaus.
Malam ke 20 : Allah SWT menunjukkan pahala para Syuhada dan orang-orang Sholeh.
Malam ke 21 : Allah SWT menyebarkan baginya sebuah istana di nirwana dari cahaya.
Malam ke 22 : Pada hari tamat zaman nanti, selamat dari kesulitan dan kesusahan.
Malam ke 23 : Allah SWT membangunkan baginya sebuah kota di surga. Malam ke 24 : Dua puluh empat (24) permintaanya di kabulkan oleh Allah SWT.
Malam ke 25 : Allah SWT mengangkatnya dari siksaan kubur.
Malam ke 26 : Allah SWT mengangkatnya baginya pahala empat puluh tahun (40 thn).
Malam ke 27 : Ia akan melewti jembatan Shirotul Mustaqim pada hari tamat zaman kelak menyerupai kilat menyambar.
Malam ke 28 : Allah SWT mengangkat baginya seribu (1000) derajat di surga.
Malam ke 29 : Allah SWT menunjukkan pahala seribu (1000) haji yg makbul.
Malam ke 30 : Allah SWT berfirman : Hai Hambaku, makanlah buah-buahan di dalam nirwana dan mandilah engkau dgn air Salsabil dan minumlah dari telaga kautsar, Aku tuhanmu dan engkau hamba-Ku.

Semoga dibulan puasa Ramadhan yg penuh berkah ini, kita bisa melaksanakan shalat Tarawih dgn tepat hingga tamat ramadhan. Salam dan selamat membaca tata cara shalat Tarawih.


DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/01/jumlah-rakaat-dan-manfaat-shalat-tarawih.html

0 Response to "Jumlah Rakaat Dan Manfaat Shalat Tarawih"

Posting Komentar