Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel bimbel masuk ptn, Artikel ilmu, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam
link : Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam

Sebagai muslim yg baik, kita dilarang melaksanakan perbuatan apapun yg sifatnya merendahkan, mengejek dan menghina orang lain baik dari segi kepribadiannya, karyanya, postur tubuhnya maupun keadaan sosialnya. Karena penghinaan, celaan, apalagi merendahkan akan memunculkan perasaan sakit hati dan dendam. Oleh alasannya itu, setiap individu muslim hendaknya berusaha sekuat kemampuan utk menahan dari dari sikap yg menciptakan orang lain merasa direndahkan. Manusia yg baik ialah mereka yg selalu memperhatikan dan memperlihatkan pinjaman kepada orang-orang yg tidak bisa atau lemah disekitarnya. Inilah pedoman yg telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW

ﺧﻴﺭﺍﻟﻨﺎﺲ ﻤﻦ ﻳﻨﻔﻊ ﻠﻠﻨﺎ (ﺮﻮﺍﻩ ﻤﺗﻔﻕ ﻋﻠﻴﻪ)

Artinya : “Sebaik-baik insan ialah orang yg selalu memberi manfaat kepada insan lain.” (HR Muttafaqun Alaih)



A. Peduli Terhadap Orang Lain.

Dalam Al Qur’an surat Al Fath ayat 29, Allah menunjukan kepada kita bahwa Muhammad ialah utusan Allah dan orang-orang yg bersamanya dan beliau ialah keras terhadap orang kafir, tetapi berkasih sayg bersama mereka. Ayat ini menjelaskan bahwa nabi diutus kepada semua umat insan dalam rangka memberi peringatan dan kabar gembira, menerangi kehidupan insan yg dulunya berada dalam kebodohan semoga mereka tidak lagi berbuat otoriter terhadap orang lain. Sebagai conto, pada zaman jahiliyah, kaum Quraisy dianggap penguasa, sedangkan orang miskin dan lemah dianggap sebagai budak. Hukum dikala itu bersifat langsung dan melindungi orang-orang tertentu saja sehingga orang-orang besar lengan berkuasa menindas orang-orang lemah.

Allah mengutus Rasulullah SAW utk mengembalikan hak-hak dan martabat insan yg rusak. Rasulullah memulai kembali dgn menata sikap seluruh umatnya yg selama ini terjebak dalam kejahiliyahan dan mengangkat derajat mereka sebagai insan yg mulia. Orang-orang yg besar lengan berkuasa selalu diarahkan utk berlemah lembut dan menyayangi orang yg lemah, membantu dan melindungi mereka. Manusia dianggap sama keberadaannya di hadapan Allah, yg membedakannya hanyalah ketakwaannya. Dengan demikian, kita sebagai generasi penerus muslim hendaknya turut mengasah kepekaan terhadap orang yg lemah atau duafa dgn mengikuti sifat kasih sayg dan lemah lembut yg telah diteladankan oleh Rasulullah SAW

ﻮﺍﷲ ﻔﻲ ﻋﻮﻥ ﺍﻟﻌﺒﺩ ﻤﺎ ﻜﺎﻥ ﺍﻠﻌﺒﺩ ﻔﻲ ﻋﻮﻥ ﺃﺧﻳﻪ(ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻠﺷﻴﺧﺎﻦ)

Artinya : “Allah itu senantiasa menolong hamba-Nya, selagi hamba-Nya itu menolong saudaranya.” (HR Asy Syaikhan).

ﻤﺛﻞ ﺍﻟﺨﺴﺪ ﺍﺬ ﺍﺷﺘﻜﻰ ﻤﻨﻪ ﻋﻀﻭ ﺘﺪﺍﻋﻰ ﻟﻪ ﺴﺎﺋﺮﺍﻠﺨﺴﺪ ﺒﺎ ﻠﺴﻬﺮ ﺍﻠﺤﻤﻰ(ﺮﻮﺍﻩ ﺍﻠﺒﺨﺎﺭﻯ)

Artinya : “Perumpamaan seorang mukmin itu (dalam kasih sayg mereka, lemah lembutnya, dan rasa cinta mereka) bagaikan satu jasad atau tubuh yg apabila sakit salah satu anggota tubuhnya maka seluruh tubuhnya mencicipi sakitnya.” (HR Bukhari)

B. Menghargai Karya Orang Lain

Menghargai hasil karya orang lain merupakan salah satu upaya membina keserasian dan kerukunan hidup antar insan semoga terwujud kehidupan masyarakat yg saling menghormati dan menghargai sesuai dgn harkat dan derajat seseorang sebagai manusia. Menumbuhkan sikap menghargai hasil karya orang lain merupakan sikap yg terpuji alasannya hasil karya tersebut merupakan pencerminan pribadi penciptanya sebagai insan yg ingin diharagai.

Hadits Nabi Muhammad saw yg artinya :“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yg bekerja dan menekuni kerjanya.” (HR Baihaqi)

Menghormati dan menghargai karya orang lain harus dilakukan tanpa memandang derajat, status, warna kulit, atau pekerjaan orang tersebut alasannya hasil karya merupakan pencerminan pribadi seseorang. Berkarya artinya melaksanakan atau mengerjakan sesuatu hingga menghasilkan sesuatu yg menimbulkan kegunaan atau manfaat dan berarti bagi semua orang. Karya tersebut sanggup berupa benda, jasa atau hal lainnya

Islam sangat menganjurkan umatnya semoga saling menghargai satu sama lain. Sikap menghargai terhadap orang lain tentu didasari oleh jiwa yg santun atau al hilmu yg sanggup menumbuhkan sikap menghargai orang di luar dirinya. Kemampuan tersebut harus dilatih terlebih dahulu utk mendidik jiwa insan sehingga bisa bersikap penyantun. Seperti conto, dikala gotong royong menghadapi persoallan tertentu, seseorang harus berusaha saling memberi dan mendapatkan saran, pendapat atau nasehat dari orang lain yg pada awalnya niscaya akan terasa sulit. Sikap dan sikap ini akan terwujud jikalau pribadi seseorang telah bisa menekan ego pribadinya melalui adaptasi dan pengasahan rasa tenggang rasa melalui pendidikan akhlak.

ﺘﺑﺴﻤﻚ ﻔﻲ ﻮﺠﻪ ﺍﺨﻳﻚ ﻠﻙ ﺻﺪﻗﺔ ﴿ﺮﻮﺍﻩﺍﻠﺷﻳﺧﺎﻦ﴾

Artinya : “Senyummu di hadapan saudaramu ialah sedekah” (HR Asy Syaikhan)

Keberhasilan seseorang tidak sanggup dicapai dgn gampang dan santai tapi dgn usaha yg gigih, ulet, rajin dan tekun serta dgn resiko yg menyertainya. Oleh alasannya itu, kita patut memperlihatkan penghargaan atas jerih payah tersebut. Isyarat mengenai keharusan seseorang bersungguh-sungguh dalam berkarya dijelaskan dalam Al Qur’an sebagai berikut.

Artinya : “…Karena sebetulnya sehabis kesulitan ada kemudahan, sebetulnya sehabis kesulitan ada kemudahan. Maka apabila kau telah final (dari satu urusan), kerjakanlah dgn sungguh-sungguh kerjaan yg lain.” (QS Al Insyirah : 5-7) 

Cara yg bisa diwujudkan utk menghargai hasil karya orang lain ialah dgn tidak mencela hasil karya orang tersebut meskipun hasil karya itu berdasarkan kita jelek. Memberikan penghargaan terhadap hasil karya orang lain sama dgn menghargai penciptanya sebagai insan yg ingin dan harus dihargai. Bisa menghargai hasil karya orang lain merupakan sikap yg luhur dan mulia yg menggambarkan keadilan seseorang alasannya bisa menghargai hasil karya yg merupakan saksi hidup dan bab dari diri orang lain tanpa melihat kedudukan, derajat, martabat, status, warna kulit dan pekerjaan orang tersebut.

Beberapa sikap yg memperlihatkan sikap menghargai karya orang lain adalah:

1. Menggunakan hasil karya tersebut dgn cara yg baik dan semestinya.

2. Memberi penghargaan, semangat, dan dorongan semoga orang lain terus berkarya.

3. Tidak merusak, meniru, dan menggandakan karya orang lain tanpa izin dari pemiliknya.

4. Menghindarkan perasaan dengki atas prestasi atau hasil karya orang lain.

5. Meneladani prestasi yg telah dicapai.

Bahaya tidak menghargai karya orang lain adalah:
1. Membahayakan keimanan
Tidak menghargai karya orang lain sanggup membawa pada sikap iri hati, dengki, hingga suuzan pada orang lain.
2. Membahayakan akhlak
Seseorang yg terbelit oleh perasaan tamak dan tidak peduli lagi dgn hasil karya orang lain akan melaksanakan tindak pelanggaran dan kejahatan, menyerupai pembajakan hak cipta, pembunuhan karakter, dan bermacam-macam kejahatan lainnya.
3. Membahayakan masyarakat
Beberapa orang yg tidak bermoral tertarik utk menjiplak hasil karya tertentu, mencetaknya, dan menjualnya dgn harga yg jauh lebih murah.




DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/01/makna-menghargai-karya-orang-lain-dalam.html

0 Response to "Makna Menghargai Karya Orang Lain Dalam Islam"

Posting Komentar