Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel bimbel masuk ptn, Artikel ilmu, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt
link : Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt

Pengertian iman kepada kitab-kitab Allah yakni mempercayai dan meyakini sepenuh hati bahwa Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para nabi atau rasul yg berisi wahyu Allah utk disampaikan kepada seluruh umat manusia. 

Iman kepada Kitab-kitab Allah Swt yakni sebagai petunjuk hidup. Manusia hidup di dunia memerlukan petunjuk biar hidupnya terarah. Petunjuk yg dibutuhkan harus mempunyai kualitas yg tinggi melebihi petunjuk yg sanggup membimbing insan kearah tujuan hidup hanyalah kitab suci yg telah diwahyukan Allah Swt kepada para rasul-Nya. Oleh sebab itu dgn beriman kepada Allah kita akan mendapat banyak sekali manfaat.  Manfaat beriman lepada kitab-kitab Allah swt antara lain : 1) Mempertebal keimanan kepada Allah swt. 2) Memperkuat keyakinan seseorang terhadap kiprah Nabi Muhammad saw. 3) Menambah ilmu pengetahuan; 4) Menanamkan perilaku toleransi terhadap pengikut agama lain. 5) Perilaku orang yg beriman kepada kitab-kitab Allah Swt, dan 6) Memiliki rasa hormat dan menghargai kitab suci sebagai kitab yg mempunyai kedudukan di atas segala kitab yg lain, 7) Berusaha menjaga kesucian kitab suci dan membelanya apabila ada pihak lain yg meremehkannya. 8) Mau mempelajari dgn sungguh-sungguh petunjuk yg ada di dalam, baik dgn membaca sendiri maupun menghadiri majlis taklim. 9) Berusaha utk mengamalkan petunjuk-petunjuknya sesuai dgn kemampuan yg dimiliki. 10) Berusaha utk menyebarluaskan petunjuk-petunjuknya kepada orang lain, baik di lingkungan keluarga sendiri maupun masyarakat, 11) Berusaha utk memperbaiki bacaannya dgn mempelajari ilmu tajwid. 12) Tunduk kepada aturan yg ada di dalam kitab suci dalam menuntaskan suatu  permasalahan.

Dalam Al Qur’an disebutkan bahwa ada 4 kitab Allah. Taurat diturunkan kepada nabi Musa a.s, Zabur kepada nabi Daud a.s, Alkitab kepada nabi Isa a.s, dan Al Qur’an kepada nabi Muhammad SAW. Al Qur’an sebagai kitab suci terakhir mempunyai keistimewaan yakni senantiasa terjaga keasliannya dari perubahan atau pemalsuan sebagaimana firman Allah berikut.



Artinya : “Sesungguhnya Kami yg menurunkan Al Qur’an dan Sesungguhnya Kami yg memeliharanya.” (Al Hijr [15]: 9)


A. Pengertian Kitab dan Suhuf

Kitab yaitu kumpulan wahyu Allah yg disampaikan kepada para rasul utk diajarkan kepada insan sebagai petunjuk dan pedoman hidup. Suhuf yaitu wahyu Allah yg disampaikan kepada rasul, tetapi masih berupa lembaran-lembaran yg terpisah.

Ada persamaan dan perbedaan antara kitab dan suhuf

Persamaan : Kitab dan suhuf sama-sama wahyu dari Allah.

Perbedaan :

1. Isi kitab lebih lengkap daripada isi suhuf

2. Kitab dibukukan sedangkan suhuf tidak dibukukan.

Allah menyatakan bahwa orang mukmin harus meyakini adanya kitab-kitab suci yg turun sebelum Al Qur’an menyerupai disebutkan dalam firman Allah berikut ini.



Artinya : “Wahai orang-orang yg beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yg Allah turunkan kepada rasul-Nya, serta kitab yg Allah turunkan sebelumnya”. (QS An Nisa : 136) 

Selain menurunkan kitab suci, Allah juga menurunkan suhuf yg berupa lembaran-lembaran yg telah diturunkan kepada para nabi menyerupai Nabi Ibrahim a.s dan nabi Musa a.s. Firman Allah SWT .


Artinya : “(yaitu) suhuf-suhuf (kitab-kitab) yg diturunkan kepada Ibrahim dan Musa” (QS. Al A’la [87]: 19)
Kitab-kitab Allah berfungsi utk menuntun insan dalam meyakini Allah SWT dan apa yg telah diturunkan kepada rasul-rasul-Nya sebagaimana digambarkan dalam firman Allah SWT berikut.

Artinya : “Katakanlah (hai orang-orang mukmin), kami beriman kepada Allah dan apa yg diturunkan kepada kami dan apa yg diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak cucunya dan apa yg kami berikan kepada Musa dan Isa menyerupai apa yg diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun diantara mereka dan kami hanya patuh kepada-Nya.” (QS Al Baqarah [2]: 136) 


B. Kitab-Kitab Allah

1. Kitab Taurat

Kitab ini diturunkan kepada Nabi Musa as sebagai pedoman dan petunjuk bagi Bani Israel. Sesuai firman Allah swt yg artinya: “Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dgn firman): "Janganlah kau mengambil penolong selain Aku” (QS. Al-Isra’ [17]: 2)

Adapun isi kandungan kitab Taurat mencakup hal-hal berikut :

1. Kewajiban meyakini keesaan Allah

2. Larangan menyembah berhala

3. Larangan menyebut nama Allah dgn sia-sia

4. Supaya mensucikan hari sabtu (sabat)

5. Menghormati kedua orang tua

6. Larangan membunuh sesama insan tanpa alasan yg benar

7. Larangan berbuat zina
8. Larangan mencuri
9. Larangan menjadi saksi palsu
10. Larangan mengambil hak orang lain


2. Kitab Zabur
Kitab ini diturunkan kepada Nabi Daud as sebagai pedoman dan petunjuk bagi umatnya. Firman Allah

Artinya: “Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.” (QS. Al-Isra’ [17]: 55)

Kitab Zabur (Mazmur) berisi kumpulan nyanyian dan puji kepada Allah atas segala nikmat yg telah dikaruniakan-Nya. Selain itu berisi zikir, doa, nasihat, dan kata-kata hikmah. Menurut orang-orang Yahudi dan Nasrani, kitab Zabur kini ada pada Perjanjian Lama yg terdiri atas 150 pasal.

3. Kitab Injil
Kitab ini diturunkan kepada Nabi Isa as sebagai petunjuk dan tuntunan bagi Bani Israel. Allah swt berfirman

Artinya: “Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi Nabi Bani Israil) dgn Isa putera Maryam, membenarkan kitab yg sebelumnya, Yaitu: Taurat. dan Kami telah menunjukkan kepadanya kitab Alkitab sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yg menerangi), dan membenarkan kitab yg sebelumnya, Yaitu kitab Taurat. dan menjadi petunjuk serta pengajaran utk orang-orang yg bertakwa.” (QS. Al-Maidah [5]: 46

Kitab Alkitab memuat beberapa pedoman pokok, antara lain:
a. Perintah biar kembali kepada tauhid yg murni
b. Ajaran yg menyempurnakan kitab Taurat
c. Ajaran biar hidup sederhana dan menjauhi sifat tamak (rakus)
d. Pembenaran terhadap kitab-kitab yg tiba sebelumnya

4. Kitab al-Qur’an
Kitab suci al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw utk dijadikan petunjuk dan pedoman bagi seluruh umat manusia, bukan hanya utk bangsa Arab. Sebagaimana firman Allah

Artinya: “Maha suci Allah yg telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, biar Dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam.” (QS. Al-Furqan [25]: 1)
Secara keseluruhan, isi al-Qur’an mencakup hal-hal berikut:
a. Pembahasan mengenai prinsip-prinsip iman (keimanan)
b. Pembahasan yg mengangkat prinsip-prinsip ibadah
c. Pembahasan yg berkenaan dgn prinsip-prinsip syariat
Kedudukan-kedudukan al-Qur’an antara lain:
a. Sebagai wahyu Allah swt yg diturunkan kepada Nabi Muhammad saw
b. Sebagai mukjizat Nabi Muhammad saw
c. Sebagai pedoman hidup insan biar tercapai kebahagiaan di dunia dan akhirat
d. Sebagai sumber dari segala sumber aturan Islam
C. Fungsi dan Hikmah Iman Kepada Kitab Allah
1. Fungsi Iman kepada Kitab-kitab Allah
a. Untuk meningkatkan kualitas kehidupan pribadi
b. Untuk membangun kehidupan bermasyarakat
c. Untuk menjalin kerukunan dalam hidup berbangsa dan bernegara

2. Hikmah Iman kepada Kitab-kitab Allah
a. Meningkatkan keimanan kepada Allah swt yg telah mengutus para rasul utk memberikan risalahnya.
b. Hidup insan menjadi tertata sebab adanya aturan yg bersumber pada kitab suci
c. Termotivasi utk beribadah dan menjalankan kewajiban-kewajiban agama, menyerupai yg tertuang dalam kitab suci
d. Menumbuhkan perilaku optimis dikarenakan telah dikaruniai pedoman hidup dari Allah utk meraih kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat
e. Terjaga ketakwaannya dgn selalu menjalankan perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya


D. Penerapan Hikmah Iman terhadap Kitab-kitab Suci
1. Beriman kepada kitab-kitab sebelum al-Qur’an. Caranya adalah:
a. Meyakini kebenaran yg terkandung dalam kitab-kitab Allah
b. Meyakini bahwa kitab-kitab itu benar-benar wahyu Allah bukan karangan para nabi dan rasul
2. Beriman kepada al-Qur’an. Caranya adalah:
a. Meyakini bahwa al-Qur’an benar-benar wahyu Allah, bukan karangan Nabi Muhammad saw
b. Meyakini bahwa isi al-Qur’an dijamin kebenarannya, tanpa ada keraguan sedikit pun
c. Mempelajari, memahami, dan menghayati isi kandungan al-Qur’an
d. Mengamalkan pedoman al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari 



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/01/pengertian-kepercayaan-kepada-kitab.html

0 Response to "Pengertian Kepercayaan Kepada Kitab Allah Swt"

Posting Komentar