Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel bimbel masuk ptn, Artikel bimbinganshalat, Artikel ilmu, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel Wawasan-Islam, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat
link : Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat

Sebelum Membahas wacana Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat mari kita bahas wacana pengertian shalat. Secara Etimologi. Secara bahasa salat berasal dari bahasa Arab yg mempunyai arti, doa. Sedangkan, berdasarkan istilah, salat bermakna serangkaian acara ibadah khusus atau tertentu yg dimulai dgn takbiratul ihram dan diakhiri dgn salam.

Adapun mengenai shalat yg akan kita bahas di bawah ini ialah yg sebagaimana difirmankan Allah SWT yg bunyi-Nya :
… إِنَّ الصَّلاَةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ…(45)
“….Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan munkar….” (Q.S. Al-Ankabuut : 45).

Shalat itu berfungsi bagi diri supaya mencegah kekejian dan kemunkaran. Jadi, terhadap yg melakukannya, tetapi bermasa bodo terhadap berlakunya kemunkaran, maka berarti shalatnya itu tidak sejalan dgn yg dimaksud oleh ayat tersebut di atas itu. Selain itu shalat itu harus sedapat mungkin berusaha mencegah perbuatan yg bertentangan dgn hukum-hukum Allah. Artinya ; bagi setiap yg sudah melaksanakan shalat dan sesuai dgn esensi yg dikandung dalam shalat, maka dirinya akan terus bergerak melawan kemunkaran

Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di darul abadi nanti, tetapi gerakan-gerakan Shalat paling proporsional bagi anatomi badan manusia. Bahkan dari sudut medis, shalat yaitu gudang obat dari banyak sekali jenis penyakit. 

Allah, Sang Maha Pencipta, tahu persis apa yg sangat diharapkan oleh ciptaanNya, khususnya manusia. Semua perintah-Nya tidak hanya bernilai ketakwaan, tetapi juga mempunyai Manfaat besar bagi badan insan itu sendiri. Misalnya, Puasa, perintah Allah ini sangat diakui keuntungannya oleh para medis dan ilmuwan dunia barat. Mereka pun serta merta ikut berpuasa utk kesehatan diri dan pasien mereka. 

Begitu pula dgn shalat. Ibadah shalat merupakan ibadah yg paling tepat utk metabolisme dan tekstur badan manusia. Gerakan-gerakan di dalam shalat pun mempunyai Manfaat masing-masing. Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di darul abadi nanti, tetapi ternyata gerakan–gerakan shalat yaitu gerakan paling proporsional bagi anatomi badan manusia. Bahkan dari sisi medis, shalat yaitu gudangnya obat dari banyak sekali macam penyakit.

Ada juga yg menyampaikan bahwa shalat itu sebagai media olah raga yg bersifat jasmani dan rohani. Pendapat ini sanggup diterima alasannya semua gerakan shalat itu mengandung unsur kesehatan. Dan jikalau seseorang mengalami gangguan penyakit atau kondisinya kurang sehat, maka tidak sanggup melaksanakan shalat dgn baik dan benar.

Seseorang mengangkat kedua tangannya dan mengucapkan ‘Allahu Akbar‘ dikala memulai shalat, ini dinamakan takbiratul ihram. Takbiratul ihram termasuk rukun shalat, shalat tidak sah tanpanya.


Dalil bahwa takbiratul ihram yaitu rukun shalat yaitu hadits yg dikenal sebagai hadits al musi’ shalatuhu, yaitu wacana seorang shahabat yg belum paham cara shalat, sampai sehabis ia shalat Nabi bersabda kepadanya:
ارجِعْ فَصَلِّ فإنك لم تُصلِّ
Ulangi lagi, alasannya engkau belum shalat
Menunjukkan shalat yg ia lakukan tidak sah sehingga tidak teranggap sudah menunaikan shalat. Kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengajarkan shalat yg benar kepadanya dgn bersabda:
إذا قُمتَ إلى الصَّلاةِ فأسْبِغ الوُضُوءَ، ثم اسْتقبل القِبْلةَ فكبِّر…
Jika engkau hendak shalat, ambilah wudhu kemudian menghadap kiblat dan bertakbirlah…” (HR. Bukhari 757, Muslim 397)
Menujukkan tata cara yg disebutkan Nabi tersebut yaitu hal-hal yg menciptakan shalat menjadi sah, diantaranya takbiratul ihram.
Para ulama mengatakan, dinamakan dgn takbiratul ihram alasannya dgn melakukannya, seseorang diharamkan melaksanakan hal-hal yg sebelumnya halal, sampai shalat selesai. Sebagaimana hadits,
مفتاح الصلاة الطهور وتحريمها التكبير وتحليلها التسليم
Pembuka shalat yaitu bersuci (wudhu), yg mengharamkan yaitu takbir dan yg menghalalkan yaitu salam” (HR. Abu Daud 618, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud)
Selengkapnya berikut ini video Tata Cara Takbiratul Ihram dalam Shalat. 



Bershalat lah? Karena selain sanggup meningkatkan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Salah satu faedah penting shalat dan menjaga kesehatan tulang dan persendian, dgn melaksanakan shalat, seseorang yg telah menggerakkan tubuhnya secara rutin sebanyak lima kali sehari, sehingga pedoman listrik didalam tulang tidak akan terhenti atau berkurang, serta sel sel yg membentuk dan menguatkan tulang senantiasa diperbaharui.

Berdasarkan penelitian lainnya, Dr. Abdus Syukur Abdul Latif dalam Al- Shalat Tahfazh al Ri’ah min al-Amradh, menyatakan “Ketika badan dibungkukkan dalam gerakan ruku, sekat sekat paru-paru membuka sehingga darah mengalir secara tepat ke sana. Sementara dalam posisi sujud, darah mengalir lancar menuju bilik pertama paru paru yg membutuhkan asupan darah. Dalam keadaan ruku’ dan sujud’ darah mengalir ke semua bab paru paru, yg kemudian kemudian memasukkan oksigen menggantikan karbondioksida.


Para mahir medis menyebutkan bahwa distributor kanker sanggup mencapai paru paru diakibatan oleh kurangnya oksigen yg memasuki paru paru. Keadaan itu juga sanggup mengakibatkan penyakit lain. Sama halnya dalam keadaan sujud pun berlangsung proses serupa. Kadar udara dalam paru paru berkurang digantikan oleh udara yg masuk dikala sujud. Posisi dua tangan di sisi dada memudahkan proses pengosongan udara, sehjingga paru paru sanggup mendapat pasokan oksigen yg lebih banyak utk dialirkan ke seluruh bab badan bersama darah.


Dr. Jamal Elzaky mengungapkan “ Menundukkan kepala sehingga posisinya lebih rendah dari paru paru berdampak besar terhadap peningkatan fungsi otak. Posisi menyerupai itu, yg dilakukan beberapa kali sesuai dgn jumlah rakaat shalat, akan memelihara jaringan pembuluh darah ke otak. Fungsi jaringan pembuluh itu akan terjaga kesehatannya meskipun usia seseorang bertambah tua. Di sinilah kita sanggup memahami hikmah Illahiah  yg dianugerahkan kepada manusia.


Dr. Fidelma seorang Dokter Neurologi di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat, terpukau dikala melaksanakan kajian terhadap syaraf syaraf di otak manusia, yg menciptakan beliau terpukau yaitu terdapat beberapa urat syaraf insan yg tidak dimasuki darah. Padahal setiap inci otak insan memerlukan suplai darah semoga sanggup berfungsi secara normal. 


DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/01/tata-cara-takbiratul-ihram-dalam-shalat.html

0 Response to "Tata Cara Takbiratul Ihram Dalam Shalat"

Posting Komentar