Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Buku, Artikel Panduan, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana
link : Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana

Ilmuguru.org - Pulau-pulau di Indonesia secara geografs terletak pada pertemuan 3 lempeng tektonik dunia, yaitu lempeng Australasia, lempeng Pasifk, lempeng Eurasia serta Filipina. Hal ini mengakibatkan Indonesia rentan secara geologis. Di samping itu, kurang lebih 5.590 kawasan pedoman sungai (DAS) yg terdapat di Indonesia, yg terletak antara Sabang dan Merauke, menimbulkan Indonesia menjadi salah satu negara yg berisiko tinggi terhadap bahaya peristiwa gempa bumi, tsunami, deretan erupsi gunung api (129 gunung api aktif), dan gerakan tanah.

pulau di Indonesia secara geografs terletak pada pertemuan  Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana


Download Surat Edaran Kemendikbud dan Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Serta Buku Saku Siaga Bencana Tahun 2017




Selain itu, iklim di Indonesia sangat dipengaruhi oleh lokasi dan karakteristik geografs yg membentang antara Samudra Pasifk dan Samudra Hindia. Indonesia mempunyai 3 pola iklim dasar: monsunal, khatulistiwa, dan sistem iklim lokal yg mengakibatkan perbedaan pola curah hujan yg dramatis. Kondisi tersebut semakin kompleks karena tantangan dampak pemanasan global dan efek perubahan iklim, menyerupai kenaikan suhu temperatur dan permukaan air maritim pada wilayah Indonesia yg berada di garis khatulistiwa. Hal ini cenderung menimbulkan tingginya potensi terjadi banyak sekali jenis peristiwa hidrometeorologi, menyerupai banjir, banjir bandang, kekeringan, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, abrasi, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan hasil kajian risiko peristiwa tahun 2015 yg disusun oleh BNPB (inarisk. bnpb.go.id), potensi jumlah jiwa terpapar risiko bencana, jumlah kerugian fsik, ekonomi, dan lingkungan, berkategori sedang-tinggi yg tersebar di 34 provinsi, per jenis bahaya peristiwa yaitu sebagai berikut:

  • Lima jenis peristiwa dgn jiwa terpapar tertinggi adalah: cuaca ekstrem (puting beliung) sebanyak 244 juta jiwa, diikuti kekeringan sebesar 228 juta jiwa, dan banjir sebanyak 100 juta jiwa, kemudian gempa bumi sebesar 86 juta jiwa, dan peristiwa tanah longsor sebesar 14 juta jiwa.
  • Sedangkan utk potensi kerusakan dan kerugian fsik dan ekonomi tertinggi utk bahaya gempa bumi sebesar 648.874 triliun, potensi kerusakan dan kerugian fsik dan ekonomi banjir serta banjir bandang sebesar 376.886 triliun, dan tanah longsor sebesar 78.279 triliun, sedangkan kekeringan sebesar 192.737 triliun.
  • Selain itu, utk potensi dampak lingkungan tertinggi yaitu bahaya peristiwa kekeringan 63 juta hektar, diikuti oleh peristiwa kebakaran hutan dan lahan 42 juta hektar, dan tanah longsor sebesar 41 juta hektar.
  • Di luar peristiwa faktual tesebut, BNPB telah menyiapkan peta risiko peristiwa yg sanggup menjelaskan jiwa terpapar, kerugian fsik, kerugian ekonomi, dan kerugian lingkungan yg mungkin sanggup terjadi.



Maksud dari buku pedoman pelaksanaan latihan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bahaya peristiwa yaitu semoga Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota, NGO/LSM, dunia usaha, dan pihak-pihak terkait yg berkeinginan melaksanakan pembinaan kesiapsiagaan, mempunyai teladan yg sanggup dimengerti dan gampang diaplikasikan dgn kemampuan sumber daya yg dimilikinya.

Secara garis besar maksud diselenggarakannya latihan kesiapsiagaan peristiwa ini semoga para pemangku kepentingan dapat:

  • Merencanakan dan melaksanakan latihan kesiapsiagaan sesuai dgn bahaya di masing-masing daerah, khususnya dalam melaksanakan aktivasi sirine peringatan dini, latihan penyelamatan berdikari di Sekolah/Madrasah, Rumah Sakit, gedung, serta pemukiman dan uji terap tempat pengungsian sementara/akhir (shelter) se Indonesia.
  • Mendorong latihan kesiapsiagaan yg dilakukan oleh pemerintah, baik sentra maupun daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya, menyerupai NGO/LSM, masyarakat, sekolah, perguruan tinggi tinggi, pihak swasta menyerupai hotel, perusahaan, pengelola mall, LSM, yg memerankan sesuai dgn fungsinya masing-masing.



Secara garis besar, tujuan latihan kesiapsiagaan ini adalah:

  • Menilai tindakan respon/reaksi masyarakat, baik individu, keluarga dan komunitas utk melaksanakan penyelamatan yg terencana.
  • Meningkatkan kapasitas sumber daya insan dalam melaksanakan Standart Operasional Prosedur (SOP) yg telah dibuat.
  • Mengkaji kemampuan peralatan penunjang komunikasi sistem peringatan dini, penunjang evakuasi, serta penunjang tanggap darurat.
  • Mengkaji kolaborasi antar institusi/organisasi lokal.
  • Melakukan penilaian dan mengidentifkasi cuilan persiapan dan perencanaan yg perlu diperbaiki dan ditingkatkan.



Silahkan Download Surat Edaran Kemendikbud dan Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Serta Buku Saku Siaga Bencana Tahun 2017 Berikut ini



Berikut Daftar Isi Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana



I PENDAHULUAN
A. Maksud dan Tujuan................13
B. Gambaran Umum Latihan Kesiapsiagaan................15
1. Defnisi Latihan Kesiapsiagaan.15
2. Jenis-Jenis Latihan Kesiapsiagaan........................15
3. Kelompok Rentan dan Disabilitas....................... 16

II. MANAJEMEN KESIAPSIAGAAN BENCANA
A. Tahap Perencanaan................................21
B. Tahap Persiapan............24
C. Tahap Pelaksanaan...........25
D. Tahap Evaluasi dan Rencana Perbaikan..................26

III. LATIHAN EVAKUASI MANDIRI
A. Potensi Bencana di Indonesia.......28
B. Aktivitas Sirine - Peringatan Dini..28
C. Latihan Evakuasi Bencana Gempa Bumi.................35
D. Latihan Evakuasi Bencana Tsunami..........................53
E. Latihan Evakuasi Bencana Kebakaran Gedung / Pemukiman.......61
F. Latihan Evakuasi Bencana Banjir..74
G. Latihan Evakuasi Bencana Gerakan Tanah / Longsor.........................83
H. Latihan Evakuasi Bencana Letusan Gunung Api...............................90

IV. JENIS BENCANA LAINNYA DAN LAYANAN PERINGATAN
A. Kebakaran Hutan dan Lahan........96
B. Cuaca Ekstrem...........102
C. Kekeringan....................108
D. Penyakit Menular...............................114
E. Jenis Rambu dan Papan Informasi Bencana...........117
F. Kearifan Lokal........121

V. INFORMASI PENDUKUNG UNTUK PERSIAPAN KEDARURATAN BENCANA
A. Nomor Panggilan Darurat di Indonesia.................128
B. Pertolongan Darurat Bencana..................................129
C. Relawan Penanggulangan Bencana.......................132

DAFTAR PUSTAKA............................139
LAMPIRAN...............................140

Demikianlah artikel ihwal :

Download Surat Edaran Kemendikbud dan Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Serta Buku Saku Siaga Bencana Tahun 2017



Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/03/buku-panduan-latihan-kesiapsiagaan.html

0 Response to "Buku Panduan Latihan Kesiapsiagaan Bencana"

Posting Komentar