Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel PTK PJOK SMP, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9
link : Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9

Ilmuguru.org - Dalam kesempatan kali ini IG (lmuguru) akan mencoba memperlihatkan sedikit sebaran materi ihwal Contoh Judul dan Laporan Penelitian Tingkat SMP/MTs Kelas 9/IX.

Besar impian kami dgn adanya sebaran Contoh File PTK PJOK Tingkat SMP/MTs Kelas 9/IX bisa memberi manfaat utk anda yg ingin segera menyusun laporan PTK tersebut.

 akan mencoba memperlihatkan sedikit sebaran materi ihwal Contoh Judul dan Laporan Penelitia Contoh Judul dan Laporan PTK PJOK Tingkat SMP/MTs Kelas 9


Download Contoh Judul dan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Tingkat SMP/MTs Kelas 9 Mapel PJOK




Berikut ini kami sajikan utk anda supaya bisa mengundul conto Judul dan Laporan PTK PJOK Tingkat SMP/MTs Kelas 9

01. PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING MENGGUNAKAN MEDIA ROKET PADA SISWA KELAS IX SMP Negeri 2 PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Download | LEO RIZKY

SARI
Leo Rizky. 2013. Pengembangan Pembelajaran Lempar Lembing Menggunakan Media Roket Pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 2 Pemalang Tahun Pelajaran 2012/2013.Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang. Rumini, S.Pd., M.Pd, Ipang Setiawan, S.Pd., M.Pd

Kata Kunci: Pengembangan pembelajaran, lempar lembing, media roket.

Salah satu permasalahan kurang berkembangnya proses pembelajaran penjasorkes di sekolah antara lain, terbatasnya sarana dan prasarana pembelajaran yg tersedia di sekolah, kekurangan dana utk menyelenggarakan aktivitas yg akan menghasilkan perubahan bermakna, hasil berguru yg diharapkan. Permasalahan tersebut semakin mendalam dan kuat secara signifikan terhadap proses pembelajaran penjasorkes, dari permasalahan diatas sanggup ditarik rumusan persoalan : bagaimana membuatkan pembelajaran penjasorkes memakai media roket pada pembelajaran lempar lembing siswa kelas IX SMP Negeri 2 Pemalang. Tujuan penelitian ini ialah menghasilan media pembelajaran roket pada kelas IX SMP Negeri 2 Pemalang dalam meningkatkan pembelajaran penjasorkes.

Jenis penelitian ini ialah penelitian pengembangan yg mengacu pada model pengembangan dari Suharsimi Arikunto. (1) melaksanakan analisis produk yg akan dikembangkan dari hasil observasi lapangan dan kajian pustaka, (2) membuatkan bentuk produk awal, (3) penilaian jago yaitu memakai satu jago penjas dan satu jago pembelajaran penjas SMP, serta uji coba skala kecil (10 siswa), memakai angket kuesioner kemudian dianalisis, (4) revisi produk awal, (5) uji coba skala besar (32 siswa), (6) revisi produk selesai sesudah melaksanakan uji coba lapangan skala besar, (7) hasil selesai media roket bagi siswa SMP kelas IX F yg dihasilkan melalui revisi uji coba lapangan skala besar. Instrumen yg dipakai ialah angket kuesioner. Teknik analisis data ialah deskriptif persentase.

Kesimpulan penelitian ini ialah hasil penilaian dari para jago yaitu, jago Penjas 92% (sangat baik) dan jago pembelajaran 98% (sangat baik), dari uji coba skala luas didapat hasil kuesioner rata-rata persentase pilihan tanggapan sebesar 90 % (sangat baik). Hasil berguru kognitif siswa sebesar = 88%. Dari data yg ada sanggup dikatakan bahwa media pengembangan roket ini efektif utk siswa kelas IX F SMP Negeri 2 Pemalang. Saran: 1) media roket ini sanggup menjadi alternatif penyampaian materi, 2) media roket sanggup dipakai utk mencapai tujuan penjasorkes, 3) penggunaan media ini harus memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan siswa terutama bagi siswa yg bermain.

02. PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN BOLA BASKET DALAM PENJASORKES PADA SISWA SMP NegeriEGERI 1 PATEAN KABUPATEN KENDAL TAHUN AJARAN 2010/2011
Download | Vembi Irwanto

SARI
Vembi Irwanto. 2012. Pengembangan Model Pembelajaran Permainan Bola Basket Dalam Penjasorkes Pada Siswa SMP Negeriegeri I Patean Kabupaten Kendal Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi. Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang.

Pembimbing : (1) Dra. Heny Setyawati, M.Si (2) Drs. Tri Rustiadi, M.Kes.

Permasalahan yg diangkat dalam penelitian ini ialah bagaimana model pembelajaran permainan bola basket yg sesuai dgn karakteristik siswa sekolah menengah pertama dalam meningkatkan efektifitas pembelajaran Pendidikan jasmani di SMP Negeri 1 Patean? Tujuan penelitian ini ialah utk mengetahui model pembelajaran permainan bola basket yg sesuai dgn karakteristik siswa sekolah menengah pertama dalam meningkatkan efektifitas Pendidikan Jasmani di SMP Negeri 1 Patean Kecamatan Patean Kabupaten Kendal tahun 2010/2011.

Penelitian ini memakai metode penelitian pengembangan yg mengacu pada model pengembangan yg dimodifikasi, yaitu: (1) melaksanakan penelitian pendahuluan, pengumpulan gosip dan analisis kebutuhan, termasuk observasi lapangan dan kajian pustaka, (2) membuatkan bentuk produk awal (berupa model pembelajaran permainan bola basket ring bergerak), (3) penilaian para jago dgn memakai satu jago penjasorkes dan satu jago pembelajaran, serta uji coba kelompok kecil dgn memakai kuisoner yg kemudian dianalisis, (4) revisi produk pertama menurut hasil dari penilaian jago dan uji coba kelompok kecil (melibatkan 14 siswa) sebagai materi perbaikan terhadap produk awal yg dibentuk oleh peneliti, (5) uji lapangan (melibatkan 146 siswa), (6) revisi produk selesai yg dilakukan menurut uji lapangan, (7) hasil selesai model permainan bola basket ring bergerak yg dihasilkan melalui revisi uji lapangan.

Data berupa hasil penilaian mengenai kualitas produk, saran utk perbaikan produk, dan hasil pengisian oleh siswa. Teknis analisis data yg dipakai ialah deskriptif persentase utk mengungkap aspek psikomotorik, kognitif, dan afektif siswa sesudah memakai produk. Dari hasil uji coba diperoleh data penilaian jago penjas 81,6%, penilaian jago pembelajaran 84%, persentase hasil uji coba kelompok kecil 84,52%, dan persentase uji lapangan 90,02%. Berdasarkan data tersebut maka pengembangan model pembelajaran bola basket sanggup dipakai utk siswa SMP Negeriegeri 1 Patean.

Berdasarkan hasil penelitian di atas, dibutuhkan bagi guru Pendidikan Jasmani di SMP utk memakai produk model pembelajaran permainan bola basket melalui ring bergerak ini pada siswa pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan.

03. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN SEPAKBOLA MELALUI PERMAINAN SEPAKBOLA 4 GAWANG PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NegeriEGERI I LEBAKSIU
KABUPATEN TEGAL TAHUN AJARAN 2010/ 2011

Download | Arief Eko Nugroho

SARI
ARIEF EKO NUGROHO. 2011. Pengembangan Model Pembelajaran Sepakbola Melalui Permainan Sepakbola Dengan Empat Gawang Bagi Siswa Putra SMP Negeri I Lebaksiu Kabupaten Tegal Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa di SMP Negeri I Lebaksiu tidak tersedianya lapangan sepakbola, alat dan kemudahan yg dipakai tidak sesuai dgn tahap pertumbuhan, dan perkembangan siswa, peraturan yg dipakai sesuai dgn peraturan yg sebenarnya. Sehingga diketahui ada beberapa siswa putra yg masih pasif dalam mengikuti pembelajaran sepakbola. Permasalahan yg diangkat dalam penelitian ini ialah bagaimana bentuk modifikasi permainan sepakbola yg sesuai dgn karakteristik siswa SMP Negeri I Lebaksiu. Penelitian ini bertujuan utk menghasilkan produk berupa model pembelajaran sepakbola melalui permainan sepakbola empat gawang bagi siswa SMP dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.

Metode penelitian ini ialah penelitian pengembangan yg mengacu pada model pengembangan dari Borg & Gall yg telah dimodifikasi, yaitu (1) melaksanakan penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi, termasuk observasi lapangan dan kajian pustaka, (2) membuatkan bentuk produk awal (berupa model permainan sepakbola empat gawang), (3) penilaian para jago dgn memakai satu jago penjas dan dua jago pembelajaran, serta uji coba kelompok kecil, dgn memakai kuesioner dan konsultasi yg kemudian dianalisis, (4) revisi produk pertama, revisi produk menurut hasil dari penilaian jago dan uji kelompok kecil (20 siswa). Revisi ini dipakai utk perbaikan terhadap produk awal yg dibentuk oleh peneliti, (5) uji lapangan (160 siswa), (6) revisi produk selesai yg dilakukan menurut hasil uji lapangan, (7) hasil selesai model pembelajaran sepakbola melalui permainan sepakbola empat gawang bagi siswa putra SMP Negeri I Lebaksiu yg dihasilkan melalui revisi uji lapangan.

Pengumpulan data dilakukan dgn memakai kuesioner yg diperoleh dari penilaian jago (satu jago penjas dan dua jago pembelajaran), uji coba kelompok kecil (20 siswa putra SMP Al Uswah Gunungpati), dan uji lapangan (159 siswa putra SMP Negeri I Lebaksiu). Data berupa hasil penilaian mengenai kualitas produk, saran utk perbaikan produk, dan hasil pengisian kuesioner oleh siswa. Tehnik analisis data yg dipakai ialah deskriptif presentase utk mengungkap aspek kognitif, psikomotor, dan afektif sesudah memakai produk.

Dari hasil uji coba diperoleh data dari penilaian jago penjas yaitu, jago penjas 91,6 % (sangat baik), jago pembelajaran I 85 % (baik), jago pembelajaran II 86,6 % (baik), uji coba kelompok kecil 84,80 % (baik), uji lapangan 82,55 % (baik). Dari data yg ada maka disimpulkan bahwa model pembelajaran sepakbola melalui permainan sepakbola empat gawang sanggup dipakai pada siswa putra SMP Negeri I Lebaksiu Kabupaten Tegal.

Berdasarkan hasil penelitian diatas, dibutuhkan bagi guru Penjas di SMP utk memakai produk model pembelajaran sepakbola melalui permainan sepakbola empat gawang pada siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan.

04. PENGARUH BELAJAR PASSING BAWAH ANTARA MODIFIKASI PERMAINAN DENGAN KONVENSIONAL TERHADAP KEMAPUAN PASSING BAWAH PESSRTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI PUTRA SMP Negeri 2 PURWANEGARA
Download | RAKHMAT SAFI'I

SARI
Rakhmat Safi’i, Pengaruh Belajar Passing Bawah Antara Modifikasi Permainan dgn Konvensional terhadap Kemampuan Passing Bawah Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli Putra SMP Negeri 2 Purwanegara. Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I. Drs Bambang Priyono, M.Pd, Pembimbing II. Drs, Mugiyo Hartono, M.Pd.

Permasalahan skripsi ini yaitu 1). Apakah terdapat efek latihan passing bawah melalui modifikasi permainan bolavoli terhadap kemampuan passing bawah pada akseptor ekstrakurikuler bolavoli putra SMP Negeri 2 Purwanegara? 2). Apakah terdapat efek latihan passing bawah dgn konvensional terhadap kemampuan passing bawah pada akseptor ekstrakurikuler bolavoli putra SMP Negeri 2 Purwanegara? 3). Apakah latihan passing bawah melalui modifikasi permainan bolavoli lebih baik dari pada latihan passing bawah dgn konvensional atau sebaliknya terhadap hasil latihan passing bawah pada akseptor ekstrakurikuler bolavoli putra SMP Negeri 2 Purwanegara? Tujuannya yaitu 1). Untuk mengetahui apakah terdapat efek latihan passing bawah melalui modifikasi permainan bolavoli terhadap kemampuan passing bawah pada akseptor ekstrakurikuler bolavoli putra SMP Negeri 2 Purwanegara? 2). Untuk mengetahui apakah terdapat efek latihan passing bawah dgn konvensional terhadap kemampuan passing bawah pada akseptor ekstrakurikuler bolavoli putra SMP Negeri 2 Purwanegara? 3). Untuk mengetahui apakah latihan passing bawah melalui modifikasi permainan bolavoli lebih baik dari pada latihan passing bawah dgn konvensional atau sebaliknya terhadap hasil latihan passing
bawah pada akseptor ekstrakurikuler bolavoli putra SMP Negeri 2 Purwanegara?

Penarikan sampel memakai teknik total sampling dgn populasi berjumlah 20 siswa. Penulis memakai metode penelitian contoh M-S. Penelitian ini memakai dua variable, variabel bebas ialah latihan passing bawah melalui modifikasi permainan bolavoli dan konvensional. Sedangkan variabel terikat ialah hasil passing bawah. Hasil penelitian memakai rumus t-test diperoleh hasil nilai latihan passing bawah melalui modifikasi permainan bolavoli terhadap hasil passing bawah t-hitung 4,886 > t-tabel 2,262 dgn taraf signifikan 5%, berarti ada efek hasil latihan yg signifikan. Hasil nilai latihan passing bawah secara konvensional terhadap hasil passing bawah t-hitung 2,545 < t-tabel 2,262 dgn taraf signifikan 5% berarti ada efek hasil latihan yg signifikan. Hasil nilai uji post-test kelompok latihan passing bawah melalui modifikasi dgn konvensional menyatakan bahwa nilai t-hitung 1,258 < t tabel 2,262 utk α 5%, hal ini berarti tidak ada efek yg signifikan. 05. PENGUASAAN KEMAMPUAN TEKNIK DASAR SMASH PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMP Negeri 1 SELOMERTO (Survei Terhadap Kemampuan Teknik Dasar Smash Voli Dilihat Dari Status Kebugaran Jasmani Dan Kemampuan Motorik)
Download | Ardian Wicaksono

ABSTRAK
Ardian Wicaksono. 2016. Penguasaan Kemampuan Teknik Dasar Smash Pada Peserta Ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Selomerto (Survei Terhadap Kemampuan Teknik Dasar Smash Dilihat dari Status Kebugaran Jasmani dan Kemampuan Motorik). Skripsi, Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Drs. Bambang Priyono, M.Pd. Pembimbing II Andry Akhiruyanto, S.Pd.,M.Pd.

Kata Kunci: Kemampuan Teknik Dasar Smash, Kebugaran Jasmani, Kemampuan Motorik.

Latar belakang persoalan dari penelitian ini ialah dalam pelatihan prestasi pada cabang olahraga bola voli ada dua faktor yg mempengaruhi pencapaian prestasi bola voli SMP Negeri 1 Selomerto. Kedua faktor ini ialah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya berupa kebugaran jasmani dan kemampuan motorik sedangkan faktor eksternalnya yaitu lingkungan, metode latihan, dan sarana prasarana. Pada proses penguasaan kemampuan teknik dasar smash setiap siswa mempunyai kemampuan yg berbeda-beda, ada yg memperlihatkan potensi baik dan ada yg kesulitan dalam melaksanakan teknik dasar smash bola voli. Kenyataan ini menunjukan bahwa ada faktor-faktor yg mempengaruhinya. Faktor-faktor yg mempengaruhi yaitu kebugaran jasmani dan kemampuan motorik masingmasing siswa. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana proses penguasaan kemampuan teknik dasar smash bola voli dilihat dari status kebugaran jasmani dan kemampuan motorik akseptor ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Selomerto tahun 2016. Tujuan dari penelitian ini ialah utk mengetahui proses penguasaan kemampuan teknik dasar smash bola voli dilihat dari status kebugaran jasmani dan kemampuan motorik akseptor ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Selomerto tahun 2016.

Metode penelitian ini ialah metode penelitian kuantitatif. Populasi dari penelitian ini ialah seluruh akseptor ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 1 Selomerto. Sampel dari penelitian ini berjumlah 30 siswa atau disebut juga penelitian populasi. Teknik pengumpulan data yg dipakai berupa tes dan observasi. Teknik analisis data yg dipakai ialah analisis deskriptif presentase.

Hasil dari penelitian ini ialah penguasaan kemampuan teknik dasar smash akseptor ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Selomerto dilihat dari status kebugaran jasmani dan kemampuan motorik masuk dalam kategori sedang sebesar 53,33% , masuk dalam kategori baik sebesar 33,33%, dan masuk dalam kategori kurang 13,33%.

Berdasarkan penelitian, sanggup disimpulkan bahwa sebagian besar akseptor ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 1 Selomerto mempunyai penguasaan kemampuan teknik dasar smash dilihat dari status kebugaran jasmani dan kemampuan motorik dalam kategori sedang. Dalam hal ini faktor internal kebugaran jasmani dan kemampuan motorik sangat berpengaruh. Oleh alasannya ialah itu saran: 1) Bagi siswa dibutuhkan supaya siswa rutin utk melaksanakan kegiatan aktifitas fisik yg mengandung unsur daya ledak otot dan power utk menjaga kondisi fisik badan supaya tetap bugar dan prima. Dan supaya kemampuan smashnya meningkat. 2) Dalam memperlihatkan latihan teknik dasar seorang guru penjas harus memperhatikan faktor-faktor internal dan eksternal dalam proses pelatihan yaitu berupa kemampuan motorik, kebugaran jasmani, tipe tubuh, usia, dan metode latihan supaya prestasi tercapai dgn maksimal.

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9 dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/03/contoh-judul-dan-laporan-ptk-pjok.html

0 Response to "Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pjok Tingkat Smp/Mts Kelas 9"

Posting Komentar