Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel PTK PKn SMP, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7
link : Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7

Ilmuguru.org - Dalam kesempatan kali ini IG (lmuguru) akan mencoba memperlihatkan sedikit sebaran materi wacana Contoh Judul dan Laporan Penelitian Tingkat SMP/MTs Kelas 7/VII.

Besar keinginan kami dgn adanya sebaran Contoh File PTK Tingkat SMP/MTs Kelas 7/VII bisa memberi manfaat utk anda yg ingin segera menyusun laporan PTK tersebut.

 akan mencoba memperlihatkan sedikit sebaran materi wacana Contoh Judul dan Laporan Penelitia Contoh Judul dan Laporan PTK PKn SMP/MTs Kelas 7


Download Contoh Judul dan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Tingkat SMP/MTs Kelas 7 Mapel PKn




Berikut ini kami sajikan utk anda semoga bisa mengundul conto Judul dan Laporan PTK PKn Tingkat SMP/MTs Kelas 7

01. PENERAPAN METODE KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE DAN KONVENSIONAL MATERI KEBEBASAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT MAPEL PKn KELAS VII MTs NU Ungaran Semarang
Download | Fajar Adi Wijayar

SARI
Wijayanto, Adi, Fajar. 2015. “Penerapan Metode Kooperatif Tipe Scramble dan Konvensional Materi Kebebasan Mengemukakan Pendapat Mapel PKn Kelas VII MTs NU Ungaran Semarang”Skripsi, Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Prof. Dr. Maman Rachman, M.Sc., II Drs. Tijan, M.Si, 72 halaman.

Kata Kunci: Kooperatif Tipe Scramble, Konvensional, dan Kebebasan Mengemukakan Pendapat

Belajar merupakan suatu proses yg menjadikan terjadinya suatu perubahan atau pembaharuan dalam tingkah laris dan kecakapan. Akan tetapi kenyataannya proses mencar ilmu pada mapel PKn di MTs NU Ungaran, Kabupaten Semarang banyak mengalami hambatan. Seperti penerima didik cenderung pasif dikala pembelajaran. Peserta didik kurang memperhatikan materi yg diajarkan dan dikala diberi latihan soall banyak penerima didik yg belum bisa menjawab. Untuk mengatasi permasalahan tersebut guru menerapkan kooperatif tipe scramble yg
merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif gampang diterapkan dan melibatkan keaktifan penerima didik. Tujuan penelitian ini yaitu utk: (1) Mengetahui seni administrasi belajar-mengajar model scramble dalam materi kebebasan beropini pada penerima didik kelas VII MTs NU Ungaran. (2) Mengetahui perbedaan hasil mencar ilmu antara penerapan model scramble dan konvensional dalam materi kebebasan beropini pada penerima didik kelas VII MTs NU Ungaran.

Desain penelitian ini memakai True Experimental Design dgn bentuk Pretest dan Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu penerima didik kelas VII terdiri dari lima kelas dgn jumlah 176 penerima didik. Terbagi menjadi 5 kelas yaitu kelas VII A berjumlah 32 penerima didik, VII B berjumlah 38 penerima didik, VII C berjumlah 36 penerima didik, VII D berjumlah 37 penerima didik, VII E berjumlah 37 penerima didik. Pengambilan sampel memakai teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yg digunakan meliputi dokumentasi dan tes. Analisis data penelitian memakai derma SPSS 20 dgn uji paired-sample t test dan uji independent-sample t test.

Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) Dalam pelaksanaan seni administrasi mencar ilmu mengajar metode kooperatif tipe scramble, pertama guru menyajikan materi sehabis itu membagi penerima didik mejaadi beberapa kelompok yg beranggotakan 4 hingga 5orang dan menjelaskan peraturan permainan. Selajutnya guru membagikan papan scramble beserta kartunya utk dicocokkan dan menulis balasan yg benar. Setelah melaksanakan diskusi. Setiap kelompok diberi kesempatan utk mempresentasikan hasilnya. Setelah prsentasi kelompok selesai guru meluruskan balasan penerima didik yg kurang tepat. Dengan metode ini guru membatu penerima didik lebih gampang memahami materi dan melatih penerima didik lebih aktif sehingga mendapat hasil mencar ilmu yg memenuhi KKM. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar
pendidikan kewarganegaraan pada materi pokok kebebasan mengemukakan pendapat pada kelas eksperimen dan kontrol. Data yg diperoleh yaitu (thitung = 9.605 > 1.66) pada taraf signifikan 0.05, artinya (thitung > ttabel), maka Ho ditolak dan Ha diterima.

Saran yg diberikan penulis adalah: (1) Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe scramble pada tahap pembagian kelompok harus memperhatikan waktu pembelajaran, semoga waktu pembelajaran berjalan efektif. (2) Sebelum memakai model pembelajaran kooperatif tipe scramble hendaknya guru memahami komponen model pembelajaran kooperatif tipe scramble dan merencanakan pembelajaran ygakan dilaksanakan dgn baik sehingga sanggup berlangsung sesuai harapan.

02. PELAKSANAAN PENILAIAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PPKn KELAS VII Sekolah Menengah Pertama NEGERI 1 LASEM DAN Sekolah Menengah Pertama NEGERI 1 SEDAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013
Download | Ulfa Maghfiroh

SARI
Maghfiroh, Ulfa, 2015, Pelaksanaan Penilaian Pembelajaran Mata Pelajaran PPKn Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Lasem dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sedan Berdasarkan Kurikulum 2013. Skripsi, Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Drs. At. Sugeng Priyanto, M.Si. Andi Suhardiyanto, S.Pd, M.Si, 107 halaman.

Kata kunci: Penilaian pembelajaran, Mata Pelajaran PPKn, Kurikulum 2013.

Kurikulum merupakan komponen yg berperan penting dalam memilih kualitas potensi diri penerima didik. Kurikulum 2013 menekankan pada aksara penerima didik dan kompetensi yg dimiliki sehabis lulus dalam menghadapi globalisasi. Kurikulum 2013 menerapkan 3 evaluasi yaitu evaluasi sikap, evaluasi pengetahuan, dan evaluasi keterampilan. Perbedaan evaluasi kurikulum 2013 dgn kurikulum sebelumnya menarik peneliti utk melaksanakan penelitian mengenai pelaksanaan evaluasi pembelajaran mata anutan PPKn di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Lasem dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sedan menurut kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini: (1) mengetahui pelaksanaan evaluasi pembelajaran PPKn kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Lasem dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sedan menurut kurikulum 2013; (2) mengetahui kendala yg di peroleh dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran PPKn kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Lasem dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sedan menurut kurikulum 2013.

Penelitian yg digunakan yaitu penelitian kualitatif dgn lokasi penelitian di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Lasem dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sedan. Teknik pengumpulan data yg digunakan yaitu dokumentasi, wawancara dan observasi. Triangulasi yaitu teknik yg digunakan utk menguji objektivitas dan keabsahan data dalam penelitian ini. Teknik analisis data memakai teknik analisis interaktif dgn tahapan pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa (1) pelaksanaan evaluasi pembelajaran PPKn di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Lasem dan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sedan belum terealisasi sesuai dgn ketentuan dalam Kurikulum 2013, alasannya yaitu pemahaman guru dalam evaluasi kurikulum 2013 masih minim; (2) aspek evaluasi yg belum terealisasi dgn baik yaitu evaluasi sikap dan evaluasi portofolio; (3) kendala yg ditemui yaitu evaluasi menurut kurikulum belum dipahami guru secara utuh serta guru belum terampil dalam menciptakan rubrik evaluasi dan mengolah hasil penilaian.

Saran dalam penelitian ini sebagai berikut: bagi guru, dalam menciptakan perencanaan evaluasi dilengkapi dgn teknik dan instrumen evaluasi yg akan digunakan. Pelaksanaan evaluasi meliputi seluruh aspek evaluasi dalamkurikulum 2013 dan laporan hasil evaluasi ditulis menurut pelaksanaan penilaian. Guru perlu mendapat training semoga pelaksanaan kurikulum 2013 disekolah sanggup terealisasi baik sesuai dgn ketentuan dalam Kurikulum 2013.

03. PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISKUSI DENGAN MEDIA MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PKn KELAS VII Sekolah Menengah Pertama NEGERI 04 RANDUDONGKAL PEMALANG
Download | Ulfa Maghfiroh

SARI
Rohyati, 2015 . Penerapan Metode Pembelajaran Diskusi dgn media mind map dan utk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Pkn Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 04 Randudongkal Pemalang. Skripsi. Jurusan Politik dan Kewarganegaraan. Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang. Dosen Pembimbing Drs. Slamet Sumarto, M.Pd dan Drs. Suprayogi, M.Pd.

Kata kunci : model pembelajaran mind map, model diskusi, hasil mencar ilmu siswa

Metode yg sering digunakan guru pada mata anutan PKn yaitu memakai metode ceramah yg cenderung berpusat pada guru, sehingga suasana pembelajaran menjadi membosankan. Akhirnya berdampak pada rendahnya hasil mencar ilmu siswa. Oleh karen itu, diharapkan penemuan dalam penggunaan model pembelajaran yg melibatkan siswa secara aktif semoga mencapai hasil mencar ilmu yg optimal. Model pembelajaran mind map dan diskusi sanggup dijadikan alternatif yg sanggup mendorong siswa aktif menyebarkan potensi yg dimiliki. Permasalahan yg diambil adalah: 1) Bagaimanakah acara mencar ilmu siswa dalam proses pembelajaran PKn yg memakai metode pembelajaran diskusi dgn media mind map dan diskusi konvensional di Sekolah Menengah Pertama Negeri 04 Randudongkal, 2) Adakah perbedaan hasil mencar ilmu PKn antara siswa yg mendapat pembelajaran metode diskusi dgn media mind map dan diskusi konvensional di Sekolah Menengah Pertama Negeri 04 Randudongkal. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengetahui bagaimana acara belajara siswa dalam proses pembelajaran PKn yg memakai metode pembelajaran diskusi dgn media mind map dan diskusi konvensional di Sekolah Menengah Pertama Negeri 04 Randudongkal, 2) mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil mencar ilmu PKN antara siswa yg mendapat pembelajaran metode pembelajaran diskusi dgn media mind map dan diskusi konvensional di Sekolah Menengah Pertama Negeri 04 Randudongkal.

Populasi dalam penelitian yaitu siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 04 Randudongkal tahun anutan 2014/2015 berjumlah 65 siswa. Pengambilan sampel memakai teknik cluster random sampling, yaitu pengembilan sampel dari populasi secara acak dalam populasi itu. Variabel dalam penelitian ini yaitu hasil mencar ilmu siswa pada mata anutan PKn. Teknik pengumpulan data diambil melalui tes, dokumentasi dan observasi. Data penelitian dianalisis memakai uji validitas, reabilitas, taraf kesukaran soall, uji kesamaan rata-rata sampel, dan uji T test.

Hasil penelitian membuktikan rata-rata acara mencar ilmu siswa dalam dua kali pertemuan yaitu kelas eksperimen sebesar 77,18 dan kelas kontrol 75,10. Sementara rata-rata nilai hasil postes kelas eksperimen sebesar 81,7, sedangkan kelas kontrol sebesar 72,88. Uji hipotesis memakai acara SPSS 21. Diperoleh t hitung sebesar 4,759 t tabel dgn dk 2n – 2 = 62 pada taraf signifikan 0,05 yaitu 1,670, sehingga t hitung > t tabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Berarti ada perbedaan hasil mencar ilmu antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran diskusi memakai media mind map efektif dalam meningkatkan hasil mencar ilmu siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Negeri 04 Randudongkal Kabupaten Pemalang.

04. PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA PEMBELAJARAN PKn DI Sekolah Menengah Pertama MUHAMMADIYAH 4 SEMARANG
Download | Novia Mekar Rosantiana

SARI
Rosantiana, Novia Mekar. 2016. Penerapan Media Audio Visual utk
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII Pada Pembelajaran PKn
di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 4 Semarang. Jurusan Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang.
Pembimbing I: Dr. Eko Handoyo,M.Si. PembimbingII:AndiSuhardiyanto,S.Pd.,M.Si.

Kata Kunci : Media Audio Visual, Hasil Belajar,PKn.

Berdasarkan observasi awal yg dilakukan penulis pada tanggal 26 februari 2016, Hasil mencar ilmu kelas VII di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 4 Semarang cukup baik namun belum memuaskan. Salah satu faktor penyebab rendahnya hasil mencar ilmu alasannya yaitu kurangnya ketertarikan siswa dalam pembelajaran, terutama dalam anutan Pendidikan Kewarganegaraan. Pemilihan media yg sesuai dgn isi materi anutan diharapkan bisa meningkatkan hasil mencar ilmu siswa. Media yg dipilih yaitu media audio visual berbentuk video pembelajaran. Berdasarkan pemaparan diatas, rumusan persoalan penelitian ini yaitu (1) Bagaimana penerapan media audio visual dalam pembelajaran PKn di kelas VII Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 4 Semarang. (2) Apakah penerapan media audio visual sanggup meningkatkan hasil mencar ilmu siswa kelas VII pada anutan PKn di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 4 Semarang.

Penelitian ini dilaksanakan dua kali pertemuan. Pertemuan I pada tanggal 15 April 2016 dan pertemuan II pada tanggal 22 April 2014 dgn memakai teknik analisis data kuantitatif jenis eksperimen rancangan one-group pretest-posstes desaign. Metode yg digunakan penelitian ini memakai desain penelitian PreEksperimen Desighn. Pengumpulan data dalam penelitian ini memakai teknik tes dan nontes. Teknik tes berupa hasil mencar ilmu kognitif siswa. Teknik nontes berupa hasil mencar ilmu afektif dan psikomotorik berupa data sikap siswa dari hasil observasi. Penerapan media audio visual dilaksanakan melalui tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Tahap perencanaan yaitu mempersiapkan sarana dan prasaranadalam proses pembelajaran. Tahap pelaksanaan berupa kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Penerapan media audio visual dalam proses pembelajaran membuktikan adanya peningkatan hasil belajar. Hasil mencar ilmu aspek kognitif mengalami peningkatan sebesar 35,98, dilihat dari rata-rata pretest sebesar 39,30 dan rata-rata posttest sebesar 85,28, hasil uji t yg diperoleh bahwa thitung > ttabel yaitu 3,269 > 1,688. Hasil mencar ilmu aspek afektif mengalami penngkatan sebesar 13,1 pada pertemuan pertama mempunyai rata-rata sebesar 74,4 dan pertemuan kedua sebesar 87,5. Hasil mencar ilmu aspek psikomotorik mengalami peningkatan sebesar 4,5 pada pertemuan pertama mempunyai rata-rata sebesar 76,1 dan pertemuan kedua sebesar 80,6, Setelah adanya penerapan media audio visual maka sanggup disimpulkan terjadi perubahan tingkah laris siswa sehingga sanggup meningkatkan hasil mencar ilmu siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dalam proses pembelajaran dgn penerapan media audio visual, guru hendaknya lebih teliti dgn ketepatan waktu pembelajaran berlangsung. Waktu yg kurang efisien sanggup memicu keributan siswa.

05. PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN WEBPAGE MAKER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PPKn SISWA KELAS VII DI SMPN 40 SEMARANG
Download | Lukman Hakim

SARI
Hakim, Luqman. 2016. “Penerapan Media Pembelajaran Menggunakan Webpage Maker Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran PPkn Siswa Kelas Vii Di Smpn 40 Semarang”. Skripsi. Jurusan Politik dan Kewarganegaraan”. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Drs. Slamet Sumarto, M.Pd dan Moh. Aris Munandar, S.os, MM.

Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Pembelajaran, Webpage Maker.

Hasil mencar ilmu digunakan oleh guru utk ukuran atau kriteria dalam mencapai suatu tujuan pembelajaran. Hasil mencar ilmu sanggup ditunjukkan ketika siswa sudah memahami mencar ilmu dgn ditandai dgn adanya perubahan tingkah laris yg lebih baik. Peningkatan hasil bejalar sanggup ditunjang oleh media pembelajaran yg menarik bagi siswa, salah satunya yaitu media pembelajaran memakai webpage maker. Hasil obseravasi awal yg dilakukan pada SMPN 40 Semarang memperlihatkan hasil mencar ilmu siswa kelas VII pada mata anutan PPKn masih rendah. Permasalahan yg diungkap adalah: (1) bagaimanakah acara mencar ilmu siswa dgn memakai media pembelajaran webpage maker Mata Pelajaran PPKn Siswa Kelas VII SMPN 40 Semarang? (2) adakah peningkatan hasil mencar ilmu dgn memakai media pembelajaran webpage maker Mata Pelajaran PPKn Siswa Kelas VII SMPN 40 Semarang. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui acara mencar ilmu siswa dgn memakai media pembelajaran webpage maker Mata Pelajaran PPKn Siswa Kelas VII SMPN 40 Semarang, (2) meningkatan hasil mencar ilmu dgn memakai media pembelajaran webpage maker Mata Pelajaran PPKn Siswa Kelas VII SMPN 40 Semarang.

Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMPN 40 Semarang. Teknik pengambilan sampel yg digunakan yaitu teknik purposive sampling. Penelitian ini menerapkan media pembelajaran memakai webpage maker dgn materi kebebasan memberikan pendapat. Berkaitan dgn hal tersebut peneliti harus mendapat sampel kelas yg telah mencapai pada materi tersebut. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII G sejumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data memakai observasi dan tes. Analisis data memakai analisis kualitatif dan analisis kuantitatif berupa teknis analisis ttest.

Hasil analisis kualitatif menurut observasi memperlihatkan bahwa acara siswa meningkat sehabis memakai media pembelajaran berbasis media webpage maker, siswa lebih memahami materi pembelajaran melalui audio dan video yg memperlihatkan conto eksklusif megenai kemerdekaan memberikan pendapat. Hasil analisis t-test memperlihatkan bahwa nilai t sebesar 4,367 pada taraf signifikansi 0,05 dgn df =(df) = n – 2 = 32 – 2 = 30 diperoleh nilai t tabel 1,697 sehingga t hitung >t tabel (4,367>1,697). Hasil penelitian ini sanggup disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran memakai webpage make sanggup meningkatkan hasil mencar ilmu sebesar 43,67% siswa kelas VII SMPN 40 Semarang mata anutan PPKn materi kemerdekaan memberikan pendapat dgn nilai rata-rata sebelum penerapan media webpage maker yaitu 59,53 menjadi 80,31.

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7 dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/03/contoh-judul-dan-laporan-ptk-pkn-smpmts.html

0 Response to "Contoh Judul Dan Laporan Ptk Pkn Smp/Mts Kelas 7"

Posting Komentar