Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel PTK Seni Budaya, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9
link : Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9

Ilmuguru.org - Dalam kesempatan kali ini IG (lmuguru) akan mencoba memperlihatkan sedikit sebaran materi ihwal Contoh Judul dan Laporan Penelitian Tingkat SMP/MTs Kelas 9/IX.

Besar keinginan kami dgn adanya sebaran Contoh File PTK Seni Budaya Tingkat SMP/MTs Kelas 9/IX sanggup memberi manfaat utk anda yg ingin segera menyusun laporan PTK tersebut.

 akan mencoba memperlihatkan sedikit sebaran materi ihwal Contoh Judul dan Laporan Penelitia Contoh Judul PTK SMP/MTs Mapel Seni Budaya Kelas 9


Download Contoh Judul dan Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Tingkat SMP/MTs Kelas 9 Mapel Seni Budaya





Berikut ini kami sajikan utk anda semoga sanggup mengunduh conto Judul dan Laporan PTK Seni Budaya Tingkat SMP/MTs Kelas 9 secara lengkap dan Utuh.




01.KOLASE: PEMANFAATAN PELEPAH PISANG SEBAGAI MEDIA BERKARYA DUA DIMENSI PADA SISWA KELAS IX G Sekolah Menengah Pertama N 1 KESESI KABUPATEN PEKALONGAN



Download | Teguh Yulianto

ABSTRAK
Yulianto, Teguh. 2013. Kolase: Pemanfaatan Pelepah Pisang sebagai Media Berkarya Dua Dimensi pada Siswa Kelas IX G Sekolah Menengah Pertama N 1 Kesesi Kabupaten Pekalongan. Skripsi. Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Dr. Sri Iswidayati, M.Hum.; Pembimbing II: Drs. H. Nur Rokhmat, B. A. M.Pd.; i-xiv, 125 hal.

Kata kunci: Kolase, Pelepah Pisang, Media Berkarya.

Tanaman pisang banyak ditemukan di lingkungan sekitar Sekolah Menengah Pertama N 1 Kesesi, namun hanya dimanfaatkan buah dan daunnya saja. Berdasarkan hal tersebut, Guru Seni Budaya Sekolah Menengah Pertama N 1 Kesesi memanfaatkan pelepah pisang sebagai media berkarya dua dimensi teknik kolase dalam pembelajaran seni rupa. Kolase merupakan salah satu teknik dalam berkarya seni dgn cara menempelkan bahan-bahan selain cat pada bidang datar. Penelitian ini mengkaji tiga permasalahan, yaitu: (1) bagaimana pelaksanaan pembelajaran seni rupa dgn memanfaatkan pelepah pisang sebagai media berkarya dua dimensi teknik kolase pada siswa kelas IX G Sekolah Menengah Pertama N 1 Kesesi?, (2) bagaimana hasil karya siswa kelas IX G Sekolah Menengah Pertama N 1 Kesesi dalam memanfaatkan pelepah pisang sebagai media berkarya dua dimensi teknik kolase?, dan (3) apa saja kendala-kendala yg dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran seni rupa dgn memanfaatkan pelepah pisang sebagai media berkarya dua dimensi teknik kolase pada siswa kelas IX G Sekolah Menengah Pertama N 1 Kesesi?

Penelitian ini memakai pendekatan penelitian kualitatif yg bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.

Hasil penelitian memperlihatkan hal-hal sebagai berikut: (1) pembelajaran ini sanggup berkhasiat sebagai pengenalan media berkarya dan penguasaan teknik kolase pada siswa dgn memanfaatkan pelepah pisang, namun perlu adanya suatu perencanaan yg sempurna terkait dgn kompetensi dasar yg harus dicapai, (2) hasil karya dua dimensi teknik kolase pada siswa kelas IX G Sekolah Menengah Pertama N 1 Kesesi memperlihatkan bahwa siswa telah sanggup menerapkan teknik kolase dalam berkarya dua dimensi yg ditandai oleh persentase karya dgn kategori baik lebih besar dari persentase karya dgn kategori cukup, dan (3) kendala-kendala yg dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran yakni berkenaan dgn alokasi waktu pembelajaran dan hambatan yg dialami siswa dalam proses pembuatan karya. Saran yg sanggup diberikan yaitu sebagai berikut: (1) guru hendaknya perlu menyusun perencanaan dan melaksanakan pembelajaran yg lebih baik lagi pada masa yg akan tiba utk sanggup mencapai tujuan pembelajaran, (2) guru perlu tetapkan kriteria penilaian yg sempurna dalam melaksanakan penilaian hasil karya siswa, dan (3) guru hendaknya memperlihatkan tema yg lebih luas utk memotivasi, menumbuhkan kreativitas, dan memperlihatkan kebebasan berekspresi bagi siswa jikalau siswa telah mengenal dan menguasai media berkarya dua dimensi teknik kolase.


02.PAPIER MÂCHÉ SEBAGAI MEDIA BERKARYA SENI DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA DI Sekolah Menengah Pertama N 1 SLAWI



Download | Agustin Dwi Arini

ABSTRAK
Agustin Dwi Arini. 2012. Papier Mâché sebagai Media Berkarya Seni dalam Pembelajaran Seni Rupa di Sekolah Menengah Pertama N 1 Slawi. Skripsi Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Drs. Aryo Sunaryo, M.Pd., pembimbing II: Drs. Dewa Made Karthadinata, M.Pd.

Kata Kunci : Papier Mâché, Media Seni Rupa, Karya Seni, Pembelajaran seni rupa.

Pemilihan media berkarya merupakan hal yg sempurna utk membuat hasil karya siswa yg kreatif. Dengan media yg sempurna akan membuat siswa lebih tertarik dan pembelajaran akan berlangsung dgn menyenangkan. Salah satu upaya pengembangan media berkarya yg menyenangkan yaitu dgn memanfaatkan limbah kertas yg akan dibentuk media papier mâché. Permasalahan yg dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) proses pembuatan papier mâché sebagai media dalam berkarya seni rupa, (2) pemanfaatan media papier mâché sebagai media berkarya seni dalam pembelajaran seni rupa di Sekolah Menengah Pertama N 1 Slawi, (3) hasil pembelajaran, kelebihan, serta kendala-kendala dalam memanfaatkan papier mâché sebagai media dalam pembelajaran seni rupa di Sekolah Menengah Pertama N 1 Slawi. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi, menjelaskan dan menganalisis permasalahan tersebut.

Metode penelitian ini memakai pendekatan kualitatif. Prosedur penelitian yg diterapkan meliputi; (1) survei pendahuluan ke sekolah, (2) pengamatan sebelum perlakuan, (3) pengamatan terfokus I, (4) penilaian dan rekomendasi, (5) pengamatan terfokus II, dan (6) penilaian dan rekomendasi atau hasil. Teknik pengumpulan data memakai pengamatan dgn didukung wawancara, dokumentasi foto, serta penilaian hasil berkarya. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan verifikasi.

Dari hasil penelitian sanggup diketahui bahwa media papier mâché berasal dari koran bekas dgn proses merendam kertas koran selama satu malam, kemudian menghancurkan rendaman koran bekas dgn alat penumbuk, sehabis itu dicampurkan dgn lem PVA, dan papier mâché siap digunakan. Pemanfaatan papier mâché dalam pembelajaran dilakukan 4x pertemuan, 2 pertemuan utk membuat karya kriya daerah pensil dari papier mâché dan 2 pertemuan utk membuat topeng. Proses pembelajaran terlihat menyenangkan. Selama proses berkarya siswa membuktikan semangat yg tinggi. Hasil mencar ilmu siswa sebagian besar meningkat, akan tetapi sebagian besar lagi menurun.

Saran yg diberikan peneliti: (1) guru hendaknya memakai papier mâché sebagai media pembelajaran dan juga sanggup difungsikan sebagai media dalam berkarya seni rupa, (2) guru tidak hanya memanfaatkan papier mâché sebagai media dalam berkarya seni kriya, namun sanggup juga dipakai dalam berkarya seni murni, (3) guru hendaknya memakai peralatan pendukung ibarat kain lap, koran sebagai ganjal sehingga kondisi kelas lebih terkendali.


03.STUDI EKSPLORATIF: PEMANFAATAN PEWARNA TEKSTIL DALAM MELUKIS EKSPRESIF PADA KAOS T-SHIRT DI KELAS IX A Sekolah Menengah Pertama N 1 WEDARIJAKSA PATI



Download | Nashruddin Taufiq

SARI
Taufiq, Nashruddin. 2015. Studi Eksploratif: Pemanfaatan Pewarna Tekstil Dalam Melukis Ekspresif Pada Kaos T-shirt Di Kelas IX A Sekolah Menengah Pertama N 1 Wedarijaksa Pati. Skripsi. Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang. Pembimbing: Drs. Triyanto, M.A.

Kata Kunci: Pembelajaran, seni lukis, media, kaos t-shirt

Pada tingkat Sekolah Menengah Pertama guru umumnya hanya mengajarkan melukis pada media kanvas ataupun kertas sehingga bawah umur merasa bosan.Untuk itu dibutuhkan media berkarya yg sanggup mendorong minat siswa utk berkarya dgn eksplorasi media alternatif dalam pembelajaran seni lukis. Masalah yg diteliti adalah: (1) bagaimana kaos t-shirt sanggup dipakai sebagai media berkarya seni lukis, (2) bagaimana hasil melukis memakai media dari kaos t-shirt, (3) faktor-faktor apa saja yg bersifat eksploratif menjadi pendukung dalam melukis memakai media dari kaos t-shirt. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif yg dilaksanakan melalui pengamatan terkendali. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitiannya sebagai berikut: (1) kaos t-shirt sanggup dipakai sebagai media berkarya melukis ekspresif dgn memakai pewarna tekstil melalui tahapan yg telah diajarkan pada waktu pembelajaran dgn memakai rubber, kemudian pewarnaan, gelap terang hingga penyetrikaan dan pelapisan top coat, (2) hasil melukis memakai media dari kaos t-shirt dinyatakan berhasil melalui pengamatan I, II, dan III menurut nilai persentase siswa yg memenuhi KKM dgn total 76,66 % dan menerima nilai rata-rata 75 yg dinyatakan lulus KKM.

Faktor yg menjadi pendukung dalam melukis memakai media kaos t-shirt yaitu dari segi siswa yg sangat antusias dalam melukis kaos t-shirt, dari segi Guru seni budaya yg juga mendukung dgn adanya wangsit gres dan juga telah memperlihatkan waktu yg cukup usang dalam penelitian ini, dari segi Kepala Sekolah yg telah memperlihatkan akomodasi sarana dan prasarana utk menunjang proses penelitian, dari segi TU yg telah memperlihatkan dokumen-dokumen kepada peneliti, dan dari segi guru lain yg sudah mendukung dalam proses pembelajaran ini. Saran yg sanggup dikemukakan yaitu sebagai berikut. Pertama, dalam hal pewarnaan yg masih tembus hingga belakang sebaiknya memakai karton yg lebih tebal atau sanggup memakai triplek yg telah dipotong sesuai ukuran kaos t-shirt. Kedua, pada ketika sumbangan warna yg masih keluar dari motif, disarankan semoga lebih berhati-hati dan lebih teliti pada waktu memperlihatkan warna supaya karenanya lebih rapi. Ketiga, persoallan gelap terang, disarankan utk memperlihatkan pemahaman dan conto pencampuran warna yg nantinya akan diaplikasikan pada motif kaos t-shirt utk memperlihatkan sentuhan gelap terang.


04.PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PERMAINAN CIPTA GERAK DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DI Sekolah Menengah Pertama N 2 BOJA KABUPATEN KENDAL



Download | Adni Liuvivi Oktoviani

SARI
Adni Liuvivi Oktoviani. 2011. Peningkatan Kreativitas Siswa Melalui Permainan Cipta Gerak Dalam Pembelajaran Seni Budaya Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Boja Kabupaten Kendal. Skripsi, Jurusan Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.

Peningkatkan kreativitas siswa melalui permainan cipta gerak dalam pembelajaran seni budaya di Sekolah Menengah Pertama N 2 Boja Kabupaten kendal merupakan model pembelajaran seni budaya khususnya seni tari utk meningkatkan kreativitas siswa dgn memakai metode permainan cipta gerak yakni siswa membuat gerakan dan merangkainya menjadi sebuah tarian sederhana.

Rumusan problem dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimana meningkatkan kreativitas siswa melalui permainan cipta gerak dalam pembelajaran seni budaya di Sekolah Menengah Pertama N 2 Boja Kabupaten kendal? 2) Apakah faktor-faktor pendukung dan penghambat peningkatan kreativitas siswa melalui permainan cipta gerak dalam pembelajaran seni budaya di Sekolah Menengah Pertama N 2 Boja Kabupaten Kendal?. Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1) meningkatkan kreativitas siswa melalui permainan cipta gerak dalam pembelajaran seni budaya di Sekolah Menengah Pertama N 2 Boja Kabupaten kendal 2) faktor-faktor pendukung dan penghambat peningkatan kreativitas siswa melalui permainan cipta gerak dalam pembelajaran seni budaya di Sekolah Menengah Pertama N 2 Boja Kabupaten Kendal.

Metode penelitian yg dipakai yaitu kualitatif, sebab intinya penelitian kualitatif menghasilkan data yg bersifat deskriptif, berupa kata-kata dan gambar yg berasal dari hasil wawancara, dokumen pribadi maupun resmi, sedangkan pengumpulan data diperoleh dgn cara observasi, wawancara dan dokumentasi.

Hasil penelitian membuktikan bahwa peningkatan kreativitas siswa dgn memakai metode permainan cipta gerak terdapat beberapa tahap yakni: 1) Tahap Ide yg mencakup menemukan gagasan dan pengumpulan bahan, 2) Tahap Pelaksanaan yg mencakup pembuatan gerak dan penyajian yg sanggup meningkatkan kreativitas siswa, siswa sanggup membuat gerak dan merangkainya menjadi sebuah tarian sederhana dan sanggup mencapai hasil mencar ilmu yg maksimal. Ada dua faktor yg mensugesti peningkatan kreativitas siswa yaitu faktor pendukung antara lain keterampilan guru memberikan materi, minat siswa, sarana prasarana dan faktor penghambat antara lain faktor dari siswa yg belum mempunyai akomodasi mencar ilmu di rumah.

Saran dari hasil penelitian, yaitu semoga peningkatan kreativitas siswa melalui metode permainan cipta gerak lebih ditingkatkan dalam pembelajaran seni tari di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Boja dan guru dibutuhkan lebih kreatif dan inovatif utk membuatkan metode permainan cipta gerak dgn melalui apresiasi tari dari kaset CD pembelajaran maupun apresiasi tari dgn melihat secara eksklusif sebuah pertunjukan tari semoga sanggup lebih meningkatkan kreativitas siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Boja.

Kata kunci : Kreativitas, Permainan cipta gerak, Pembelajaran, dan Seni tari.

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9 dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/03/contoh-judul-ptk-smpmts-mapel-seni.html

0 Response to "Contoh Judul Ptk Smp/Mts Mapel Seni Budaya Kelas 9"

Posting Komentar