Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel bimbel masuk tpn, Artikel Buku, Artikel News, Artikel Pedoman, Artikel simak ui, Artikel ujian nasional, Artikel ujian sbmptn, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng
link : Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng

Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin memperlihatkan gosip mengenai buku pedoman yg dikeluarkan oleh pemerintah propinsi jawa tengah dan dinas pendidikan dan Kebudayaan wacana Buku Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun 2018/s019 Propinsi Jawa Tengah.

 ingin memperlihatkan gosip mengenai buku pedoman yg dikeluarkan oleh pemerintah propins Download Buku Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng


Download Buku Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun 2018/s019 Propinsi Jawa Tengah




Peraturan Kepala Dinas Propinsi Jawa Tengah Dengan Nomor 421/06729 menimbang bahwa dalam rangka memperlihatkan pedoman kepada Satuan Pendidikan baik negeri maupun swasta di Jawa Tengah dalam mengatur waktu utk acara pembelajaran selama Tahun Pelajaran 2018/2019 serta utk mewujudkan efektivitas proses pembelajaran seluruh satuan pendidikan di Jawa Tengah, dipandang perlu memutuskan Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019.

Untuk lebih Lengkapnya Silahkan Download Buku Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun 2018/s019 Propinsi Jawa Tengah Berikut ini



Berikut ini ulasan mengenai Buku Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun 2018/s019 Propinsi Jawa Tengah




PERATURAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI JAWA TENGAH TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019



Dalam peraturan ini yg dimaksud dgn:
1. Kementerian yaitu Kementerian yg menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan dan kebudayaan.

2. Dinas Provinsi yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

3. Kepala Dinas Provinsi yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

4. Kementerian Agama Provinsi yaitu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.

5. Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi JawaTengah.

6. Dinas Kabupaten/Kota yaitu Dinas yg membidangi penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

7. Kepala Dinas Kabupaten/Kota yaitu Kepala Dinas yg bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
8. Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota yaitu Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota di JawaTengah.

9. Kepala Kantor Kemenerian Agama Kabupaten/Kota yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.

10. Kalender Pendidikan yg selanjutnya disingkat Kaldik yaitu pengaturan waktu utk acara pembelajaran penerima didik selama satu tahun aliran yg meliputi permulaan tahun ajaran, ahad efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur.

11. Perencanaan Pengaturan Kelas yaitu pengaturan kelas utk keperluan manajemen satuan pendidikan;

12. Permulaan tahun aliran yaitu waktu dimulainya acara pembelajaran pada awal tahun aliran pada setiap satuan pendidikan.

13. Penerimaan Peserta Didik Baru yg selanjutnya disingkat PPDB yaitu serangkaian acara yg dilaksanakan utk memutuskan jumlah penerima didik pada setiap jenjang pendidikan;

14. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yg selanjutnya disingkat MPLS yaitu acara pertama masuk sekolah utk pengenalan program, sarana dan prasarana sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan training awal kultur Sekolah

15. Hari-hari pertama masuk satuan pendidikan yaitu serangkaian acara satuan pendidikan pada permulaan tahun aliran yg berlangsung selama 3 (tiga) hari kerja.

16. Minggu efektif pembelajaran yaitu jumlah ahad yg dipakai utk proses pembelajaran pada setiap satuan pendidikan dalam waktu satu tahun ajaran.

17. Waktu pembelajaran efektif yaitu jumlah jam pembelajaran setiap minggu, yg meliputi jumlah jam pembelajaran utk seluruh mata aliran termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam utk acara pengembangan diri.

18. Hari libur yaitu hari yg ditetapkan utk tidak diadakan acara pembelajaran terencana pada satuan pendidikan. Hari libur sanggup berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur final tahun ajaran, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.

19. Penilaian yaitu proses pengumpulan dan pengolahan gosip utk mengukur pencapaian kompetensi hasil berguru penerima didik.

20. Ulangan yaitu proses yg dilakukan utk mengukur pencapaian kompetensi penerima didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, utk memantau kemajuan, melaksanakan perbaikan pembelajaran dan memilih keberhasilan berguru penerima didik.

21. Jenis Ulangan/Penilaian meliputi Ulangan Harian/Penilaian Harian, Ulangan Tengah Semester/Penilaian Tengah Semester, Ulangan Akhir Semester/Penilaian Akhir Semester, Ulangan Kenaikan Kelas/Penilaian Akhir Tahun, Uji Kompetensi, Ujian Sekolah/Madrasah, Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar Nasional, dan Ujian Nasional.

22. Ulangan Harian/Penilaian Harian yaitu ulangan/penilaian yg dilakukan oleh pendidik secara periodik utk mengukur pencapaian kompetensi penerima didik sesudah menuntaskan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih.

23. Ulangan Tengah Semester/Penilaian Tengah Semester yaitu ulangan/penilaian yg dilakukan oleh pendidik secara periodik utk mengukur pencapaian kompetensi penerima didik sesudah melaksanakan 8-9 ahad acara pembelajaran.

24. Ulangan Akhir Semester/Penilaian Akhir Semester yaitu ulangan/penilaian yg dilakukan oleh satuan pendidikan utk mengukur pencapaian kompetensi penerima didik di final semester gasal.

25. Ulangan Kenaikan Kelas/Penilaian Akhir Tahun yaitu acara yg dilakukan oleh satuan pendidikan utk mengukur pencapaian kompetensi penerima didik di final semester genap.

26. Uji Kompetensi Kejuruan yg selanjutnya disingkat UKK merupakan acara pengukuran yg dilakukan oleh satuan pendidikan kejuruan, utk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi pada final masa pembelajaran.

27. Ujian Sekolah/Madrasah Berstandar Nasional yg selanjutnya disingkat USBN/UMBN yaitu acara pengukuran pencapaian kompetensi penerima didik yg dilakukan oleh satuan pendidikan utk mata aliran tertentu.

28. Ujian Nasional yg selanjutnya disingkat UN yaitu acara pengukuran pencapaian kompetensi penerima didik yg dilakukan oleh pemerintah secara nasional pada jenjang pendidikan tertentu.

29. Akhir tahun aliran yaitu hari yg ditetapkan sebagai final tahun ajaran, yg ditandai dgn penyerahan buku laporan hasil belajar.

30. Semester yaitu potongan paruh waktu yg ada pada setiap tahun ajaran.

31. Jeda Tengah Semester yaitu potongan paruh waktu yg ada pada setiap semester.

32. Libur Semester yaitu hari libur yg berlangsung pada final setiap semester.

33. Libur Akhir Tahun Pelajaran yaitu hari libur ygberlangsung pada final tahun ajaran.

34. Libur Umum yaitu hari libur utk memperingati insiden nasional atau keagamaan, yg waktunya ditetapkan oleh pemerintah.

35. Kegiatan Ekstrakurikuler yaitu acara yg dilakukan oleh perserta didik di luar jam pembelajaran utama.

36. Peserta Didik yaitu anggota masyarakat yg berusaha membuatkan potensi diri melalui proses pembelajaran yg tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.

37. Tenaga Kependidikan yaitu anggota masyarakat yg mengabdikan diri dan diangkat utk menunjang penyelenggaraan pendidikan.

38. Pendidik yaitu tenaga kependidikan yg berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yg sesuai dgn kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan.

39. Satuan Pendidikan yaitu kelompok layanan pendidikan yg menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, non formal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan.

40. Pendidikan Formal yaitu jalur pendidikan yg terstruktur dan berjenjang yg terdiridari pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

41. Pendidikan Dasar yaitu jenjang pendidikan pada jalur pendidikan formal yg melandasi jenjang pendidikan menengah, yg diselenggarakan pada satuan pendidikan berbentuk SD dan Madrasah Ibtidaiyah atau bentuk lain yg sederajat serta menjadi satu kesatuan kelanjutan pendidikan pada satuan pendidikan yg berbentuk SMP dan Madrasah Tsanawiyah, atau bentuk lain yg sederajat.

42. Sekolah Dasar, yg selanjutnya disingkat SD, yaitu salah satu bentuk satuan pendidikan formal yg menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar.

43. Madrasah Ibtidaiyah, yg selanjutnya disingkat MI, yaitu salah satu bentuk satuan pendidikan formal dalam binaan Kementerian Agama yg menyelenggarakan pendidikan umum dgn kekhasan agama Islam pada jenjang pendidikan dasar.

44. SD Luar Biasa yg selanjutnya disebut SDLB, yaitu salah satu bentuk satuan pendidikan formal setingkat sekolah dasar yg memperlihatkan layanan kepada anak berkebutuhan khusus.

45. Sekolah Menengah Pertama, yg selanjutnya disingkat SMP, yaitu salah satu bentuk satuan pendidikan formal yg menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan dasar sebagai lanjutan dari SD, MI, atau bentuk lain yg sederajat atau lanjutan dari hasil berguru yg diakui sama atau setara SD atau MI.

46. Madrasah Tsanawiyah, yg selanjutnya disingkat MTs, yaitu salah satu bentuk satuan pendidikan formal dalam binaan Kementerian Agama yg menyelenggarakan pendidikan umum dgn kekhasan agama Islam pada jenjang pendidikan dasar sebagai lanjutan dari SD, MI, atau bentuk lain yg sederajat atau lanjutan dari hasil berguru yg diakui sama atau setara SD atau MI.

47. SMP Luar Biasa selanjutnya disebut SMPLB yaitu salah satu bentuk pendidikan formal setingkat SMP sebagai lanjutan dari SDLB yg memperlihatkan layanan kepada anak berkebutuhan khusus.

48. Pendidikan menengah yaitu jenjang pendidikan pada jalur pendidikan formal yg merupakan lanjutan pendidikan dasar, berbentuk Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Madrasah Aliyah Kejuruan atau bentuk lain yg sederajat.

49. Sekolah Menengah Atas, yg selanjutnya disingkat SMA, yaitu salah satu bentuk satuan pendidikan formal yg menyelenggarakan pendidikan umum pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yg sederajat atau lanjutan dari hasil berguru yg diakui sama/setara SMP atau MTs.

50. Madrasah Aliyah, yg selanjutnya disingkat MA, yaitu salah satu bentuk satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama yg menyelenggarakan pendidikan umum dgn kekhasan agama Islam pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yg sederajat atau lanjutan dari hasil berguru yg diakui sama atau setara SMP atau MTs.

51. Sekolah Menengah Atas Luar Biasa selanjutnya disebut SMALB yaitu salah satu bentuk pendidikan formal setingkat Sekolah Menengan Atas sebagai lanjutan dari SMPLB yg memperlihatkan layanan kepada anak berkebutuhan khusus.

52. Sekolah Menengah Kejuruan, yg selanjutnya disingkat SMK, yaitu salah satu bentuk satuan pendidikan formal yg menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, atau bentuk lain yg sederajat atau lanjutan dari hasil berguru yg diakui sama atau setara SMP atau MTs.

53. Madrasah Aliyah Kejuruan, yg selanjutnya disingkat MAK, yaitu salah satu bentuk satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama yg menyelenggarakan pendidikan kejuruan dgn kekhasan agama Islam pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari SMP, MTs, ataubentuk lain yg sederajat atau lanjutan dari hasil berguru yg diakui sama atau setara SMP atau MTs.

54. Kurikulum yaitu seperangkat planning dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan materi aliran serta cara yg dipakai sebagai pedoman penyelenggaraan acara pembelajaran utk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

55. Lima hari sekolah atau enam hari sekolah yaitu jumlah hari dalam satu ahad yg dipakai utk acara pembelajaran di satuan pendidikan.

Demikianlah artikel wacana :

Download Buku Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun 2018/s019 Propinsi Jawa Tengah



Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/03/download-buku-fatwa-penyusunan-kalender.html

0 Response to "Download Buku Fatwa Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2017 Propinsi Jateng"

Posting Komentar