Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel bimbel masuk tpn, Artikel Kemendikbud, Artikel News, Artikel simak ui, Artikel Surat Edaran, Artikel ujian nasional, Artikel ujian sbmptn, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah
link : Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah

 ingin menunjukkan isu mengenai Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor  Surat Edaran Tentang Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah


Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor 0993/D/PR/2018 Tentang Kualitas Data Pokok Jenjang SD, SMP, Sekolah Menengan Atas dan Sekolah Menengah kejuruan Seluruh Indonesia Tahun 2019




Ilmuguru.org - Pada kesempatan kali ini IG (IlmuGuru) ingin menunjukkan isu mengenai Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor 0993/D/PR/2018 Tentang Kualitas Data Pokok Jenjang SD, SMP, Sekolah Menengan Atas dan Sekolah Menengah kejuruan Seluruh Indonesia Tahun 2019.


Dalam rangka utk terus meningkatkan kualitas data Dapodik, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 0993/D/PR/2018 wacana Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah. Adapun isi Surat Edaran tersebut secara garis besar yakni sebagai berikut:

  1. Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota secara aktif memantau progress pengiriman dapodik melalui laman http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/progres.
  2. Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota melaksanakan verifikasi atas kelengkapan data yg di inputkan pada Dapodik, dan jikalau hasil verifikasi terdapat sekolah sudah tidak beroperasi dan tidak sinkronisasi 3 semester berturut-turut maka dilakukan pembatalan dari sistem Dapodik.
  3. Apabila dalam pelaksanaan BOS terdapat pelanggaran yg sanggup merugikan negara, sekolah dan/atau akseptor didik, maka oknum yg bersangkutan diberikan hukuman oleh aparat/pejabat yg berwenang.
  4. Dinas Pendidikan Provinsi/Kab/Kota sanggup melaksanakan pelatihan, bimbingan teknis, sosialisasi dan layanan teknis Aplikasi Dapodikdasmen.
  5. Dalam hal sekolah selama 3 (tiga) tahun berturut-turut mempunyai siswa kurang dari 60 (enam puluh), sanggup dilakukan penggabungan dgn sekolah sederajat terdekat. Ketentuan lebih lanjut tertera pada surat edaran.
  6. Untuk menjamin kualitas layanan pendidikan dasar dan menengah, mulai Tahun Anggaran 2020 dana BOS hanya akan dialokasikan bagi Satuan Pendidikan yg sudah terakreditasi.



Berikut ini isi Surat Edaran dari Dapodikdasmen Kemendikbud yg sanggup anda lihat di bawah ini.

Dalam rangka peningkatan kualitas data pokok pendidikan pada satuan pendidikan dasar dan
menengah, dgn hormat kami mohon sumbangan Saudara atas hal-hal sebagai berikut:

1. Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota semoga secara aktif memantau progres pengiriman data pokok pendidikan melalui laman http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/ progres hingga jumlah Sekolah yg melaksanakan sinkronisasi mencapai 100% sebelum batas waktu simpulan pendataan (cut off) BOS.

Perlu kami sampaikan bahwa alokasi dana BOS dihitung menurut jumlah akseptor didik di tiap Sekolah yg datanya bersumber dari Dapodik;

2. Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota melaksanakan verifikasi atas kelengkapan dan kebenaran data profit sekolah, rombongan belajar, individu akseptor didik, guru dan tenaga kependidikan, dan sarana dan prasarana yg diinputkan ke dalam aplikasi Dapodik. Apabila ditemukan data yg akurasinya diragukan, segera menginstruksikan sekolah utk melaksanakan perbaikan data melalui Dapodik.

Jika hasil verifikesi, terdapat sekolah yg sudah tidak beroperasi dan tidak melekukan sinkronisasi Dapodik selama 3 semester berturut-turut akan dilakukan pembatalan secara otomatis (softdelete) dari sistem Dapodik;

3. Apabila dalam pelaksanaan BOS terdepat pelanggaran yg sanggup merugikan negara, sekolah, dan/atau peserte didik, oknum yg bersangkutan akan diberikan hukuman oleh aparat/pejebat yg berwenang. Sanksi akan diberikan dalam banyak sekali bentuk, di antamnya:

  • penerapan hukuman kepegawaian sesuai dgn ketentuan peraturan perundang-undangan (pemberhentian, penurunan pangkat, dan/atau mutasi kerja);
  • penerapan tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi, yaitu BOS yg terbukti disalah gunakan semoga dikembalikan ke Kas Negara;
  • penempan proses hukum, yaitu proses penyelidikan, penyidikan, dan proses peradilan bagi pihak yg diduga atau terbukti melaksanakan penyimpangan BOS;
  • apabila menurut hasil monitoring atau audit sekolah terbukti melaksanakan penyimpangan atau tidak menyusun laporan pertanggungjawaban penggunaan BOS (termasuk laporan online ke laman BOS di Www.bos.kemdikbud.go.id), Tim BOS Provinsi Kabupaten/Kota sanggup meminta secara tertulis kepada bank (dgn tembusan ke sekolah) utk menunda pengambilan BOS dari rekening sekolah;
  • pemblokiran dana dan penghentian sementara terhadap seluruh sumbangan pendidikan yg bersumber dari APBN pada tahun berikutnya kepada provinsi/kabupaten/kota, apabila terbukti pelanggaran tersebut dilakukan secara sengaja dan tersistem utk mcmperoleh laba pribadi, kelompok, dan/atau golongan;
  • sanksi lainnya sesuai dgn ketentuan peraturan perundang-undangan.



4. Untuk mendukung peningkatan kualitas data dimaksud, Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota sanggup melaksanakan pelatihan, bimbingan teknis, sosialisasi dan layanan teknis Aplikasi Dapodikdasmen, sekaligus memastikan keberadaan sekolah dalam keadaan aktif beroperasi;

5. Dalam hal sekolah selama 3 (tiga) tahun berturut-turut mempunyai siswa kurang dari 60 (enam puluh), sanggup dilakukan penggabungan dgn sekolah sederajat terdekat. Sampai dgn dilaksanakannya penggabungan, maka sekolah dimaksud tidak sanggup mendapatkan dana BOS reguler.

Hal ini dikecualikan utk:

  • Sekolah Terintegrasi/SMP Satap dan SDLB/SMPLB/ SMALB/SLB, sekolah yg berada pada tempat 3T,
  • Sekolah di tempat kumuh atau tempat pinggiran yg akseptor didiknya tidak sanggup tertampung di sekolah lain di sekitamya, atau
  • sekolah yg diselenggarakan oleh masyarakat, yg telah mempunyai izin operasional minimal 3 (tiga) tahun serta membebaskan iuran bagi seluruh akseptor didik.



6. Untuk menjamin kualitas layanan pendidikan dasar dan menengah, mulai Tahun Anggaran 2020 dana BOS hanya akan dialokasikan bagi Satuan Pendidikan yg sudah terakreditasi.

Untuk lebih jelasnya Silahkan Download Surat Edaran Tentang Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah Berikut ini




Demikianlah artikel wacana :

Surat Edaran Tentang Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar dan Menengah



Selamat Belajar, Salam Sukses...!!!

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2007/03/surat-edaran-perihal-kualitas-data.html

0 Response to "Surat Edaran Perihal Kualitas Data Pokok Pendidikan Dasar Dan Menengah"

Posting Komentar