Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel FGI, Artikel Guru, Artikel Kisi Kisi, Artikel soal ujian nasional, Artikel ujian sbmptn, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk
link : Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk



 membuka lowongan calon pegawai negeri sipil  GURU HONORER YANG TIDAK LOLOS – TIDAK IKUT CPNS 2018 BISA JADI PPPK


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018. Bagi tenaga honorer maupun tenaga pendidik yg belum lolos masih sanggup mendaftar Pegawai Pemerintah dgn Perjanjian Kerja (P3K). 

"Setelah cek rekrutmen CPNS nanti akan segera rekrutmen melalui P3K, Pegawai Pemerintah dgn Perjanjian Kerja," kata Muhadjir di sela-sela peringatan Hari Guru Nasional di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Minggu (25/11/2018).

Dia pun menjelaskan bahwa Kemendikbud akan menyesuaikan honor P3K biar sama dgn PNS.

"Jadi nanti yg P3K itu gajinya sama dgn yg PNS," katanya.

Lebih lanjut beliau juga mengatakan, bagi yg tidak lolos dalam seleksi keduanya, adalah CPNS dan P3K, ada guru honorer sebagai guru pengganti utk guru yg pensiun (guru pengganti pensiun), juga akan mendapat sumbangan minimal setara dgn upah minimum regional (UMR).

"Kemudian, bagi yg belum berhasil lolos di CPNS maupun P3K itu utk guru-guru pengganti pensiun itu akan mendapat sumbangan setara dgn upah minimum regional," jelasnya.

Sementara itu, terkait dgn nasib para guru honorer, sebelumnya Muhadjir menyampaikan Kemendikbud juga sedang mencarikan jalan keluar terkait dgn kendala regulasi bagi guru honorer utk sanggup menjadi pegawanegeri pegawai sipil negara.

Menurutnya, Kemendikbud sekarang sedang berupaya mencarikan jalan biar para guru pengganti pensiun mendapat perlakuan terhormat sebagai seorang guru.

Hingga ketika ini, pihak Kemendikbud masih mendata ulang guru honorer dan data UMR di tiap-tiap daerah. Dia berharap nantinya ada kesepakatan mengenai guru yg termasuk ke kategori guru honorer.

"Ini ada kesepakatan juga oleh pak Dirjen, jadi Pak Dirjen aja yg tahu (spesifikasi guru honorer). Ya menyerupai yg saya bilang, bila ada guru yg mengajar satu mata fatwa seminggu dan tidak pernah berada di sekolah terus-menerus, dan sesudah mengajar pergi dan mengerjakan pekerjaan lain, maka ia bukan guru honorer," terangnya.












DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/01/guru-honorer-yang-tidak-lolos-tidak.html

0 Response to "Guru Honorer Yang Tidak Lolos – Tidak Ikut Cpns 2018 Dapat Jadi Pppk"

Posting Komentar