Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel FGI, Artikel Guru, Artikel Kisi Kisi, Artikel soal ujian nasional, Artikel ujian sbmptn, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018
link : Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018

 REKRUTMEN CPNS GGD TAHUN 2018 DIRENCANAKAN SEBANYAK 17.000 ORANG

Apa agenda yg akan dilakukan Kemendikbud utk memenuhi kebutuhan guru di tempat ? Untuk memenuhi kebutuhan guru yg ada di daerah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperlihatkan layanan Lima agenda Afirmasi. Program tersebut dilakukan utk mengatasi permasalahan kekurangan guru, terutama pada tempat yg tergolong  terdepan, terluar, dam tertinggal (3T).

“Penyediaan guru di daerah, khususnya di tempat 3T menjadi perhatian pemerintah utk meningkatkan layanan pendidikan,” demikian disampaikan Plt. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Hamid Muhammad, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (25/11/2017).

Program Afirmasi yg bertujuan utk memenuhi kebutuhan guru di daerah meliputi: 1) Program Sarjana Mendidik di Daerah 3T (SM3T); 2) Program Guru Garis Depan (GGD), dan Guru yg bertugas di tempat khusus; 3) Program Sertifikasi Keahlian dan Sertifikasi Pendidik bagi Guru SMA/SMK (Program Keahlian Ganda); 4) Program Pemberian Subsidi Bantuan Pendidikan Konversi GTK PAUD dan DIKMAS; 5) Program Diklat Berjenjang bagi Pendidik PAUD.

Program SM3T yaitu agenda dedikasi sarjana pendidikan utk berpartisipasi dalam percepatan pembangunan pendidikan di tempat 3T selama satu tahun. Program tersebut dilakukan sebagai penyiapan pendidik professional yg akan dilanjutkan dgn agenda Pendidikan Profesi Guru.

Selanjutnya Program GGD dilakukan sebagai upaya utk memeratakan kanal pendidikan dgn meningkatkan ketersediaan tenaga pendidik di tempat 3T. Program GGD angkatan pertama telah mengirimkan 798 guru profesional ke 28 kabupaten di tempat 3T yg tersebar di empat provinsi. Keempat provinsi tujuan agenda GGD tersebut yaitu Provinsi Aceh, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.

“Kemendikbud akan merekrut 17.000 guru garis depan atau GGD utk ditempatkan di 15.000 desa, tempat tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Guru tersebut akan menyandang status calon pegawai negeri sipil (CPNS) sehabis lulus agenda GGD. Program tersebut dicanangkan akan bergulir hingga tahun depan,” tutur Plt. Dirjen GTK.

Tahun ini, Kemendikbud merekrut 6.296 guru hasil dari seleksi agenda GGD 2016. dan agenda GGD 2018 akan melibatkan guru honorer bergelar sarjana yg sudah mengabdi di sekolah-sekolah 3T. Dengan rencana merekrut 17.000 GGD itu sedang dibahas intensif dgn kementerian dan forum terkait, yaitu Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Badan Kepegawaian Negara. Program GGD mendapat dukungan dan akad dari pemerintah daerah. dimana honor utk para GGD berasal dari APBD masing-masing kabupaten.

Guru honorer yg ikut agenda GGD juga harus lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG). Dan ikut seleksi GGD, mereka harus PPG. Penempatan GGD juga sanggup di luar tempat 3T. ada beberapa desa di Pulau Jawa pun masih banyak yg berada jauh dari sentra pemerintah kabupaten. Kendati demikian, penempatan di tempat 3T jadi prioritas.

Selanjutnya, Program Keahlian Ganda diinisiasi sebab kurangnya guru produktif di SMK. Berdasarkan data per tahun 2016, Indonesia mempunyai kekurangan guru Sekolah Menengah kejuruan produktif sebanyak 91.861 guru. Program Keahlian Ganda tahap pertama kemudian berhasil menyeleksi 12.741 guru, dan akan bertambah 15.000 di tahap kedua pada tahun ini. Untuk Program Keahlian Ganda tahap II, ada 53 bidang keahlian yg sanggup dipilih calon penerima Program Keahlian Ganda.

Dengan adanya Program Keahlian Ganda, guru normatif sanggup mendapat akta keahlian sebagai guru produktif. Mereka akan mengikuti pembinaan yg dibagi menjadi lima tahap, sebelum mendapat akta keahlian. Sertifikat tersebut dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yg telah mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Perlu adanya kiprah pemerintah tempat utk ikut serta melaksanakan redistribusi guru, meningkatkan kompetensi, dan memenuhi kesejahteraan guru yg masih di bawah standar minimum. Kadisdik tolong lakukan redistribusi guru, sehingga sekolah yg kekurangan guru sanggup cepat tertangani,” pesan Hamid.

Terkait dgn Program Pemberian Subsidi Bantuan Pendidikan Konversi GTK PAUD dan DIKMAS, tahun 2017 pemerintah memberi dana pinjaman Pendidikan melalui Konversi kepada 1.819 orang yg tersebar di 36 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia dgn jurusan yg sesuai dgn bidang PAUD dan Dikmas yaitu Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Luar Sekolah (PLS), dan Bimbingan Konseling (BK).

Terakhir, utk Program Diklat Berjenjang bagi Pendidik PAUD, tahun 2017 pemerintah menyelenggarkan agenda Diklat dasar yg dilakukan oleh PKG sebagai Organisasi Mitra dan Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Dasar yg dilakukan oleh HIMPAUDI dan IGTKI tingkat Provinsi. Kedua agenda tersebut di bawah pembinaan Kemendikbud.


Sasaran Diklat tersebut berjenjang tingkat dasar yaitu Guru PAUD non formal yg berkualifikasi SLTA dan SLTP dan belum mendapat kesempatan mengikuti Diklat berjenjang dan yg sejenis. Untuk memenuhi kebutuhan instruktur dalam agenda tersebut, pemerintah mempunyai agenda Pelatihan Calon Pelatih (PCP) yg dilakukan oleh 40 organisasi kawan diseluruh Indonesia dgn jumlah penerima sebanyak 2000 orang. (kemendikbud)




DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018 dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/01/ini-agenda-yang-akan-dilakukan.html

0 Response to "Ini Agenda Yang Akan Dilakukan Kemendikbud Untuk Memenuhi Kebutuhan Guru Di Daerah, Salah Satunya Rekrutmen Ggd 2018"

Posting Komentar