Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel FGI, Artikel Guru, Artikel Kisi Kisi, Artikel soal ujian nasional, Artikel ujian sbmptn, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017
link : Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017

PERMENDIKBUD  NOMOR  17 TAHUN 2017
Bahwa utk menjamin biar penerimaan  peserta  didik  baru  pada  satuan pendidikan  formal  yaitu  taman  kanak-kanak,  sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas,  sekolah  menengah  kejuruan, atau  bentuk  lain yg  sederajat  perlu  dilakukan  secara  objektif, akuntabel,  transparan,  dan tanpa  diskriminasi  guna meningkatkan kanal layanan pendidikan, pemerintah Menerbitkan Permendikbud  No  17 Tahun 2017 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD,  SMP, SMA,  Sekolah Menengah kejuruan  atau yg Sederajat

Pasal 2 Permendikbud  Nomor  17 Tahun 2017 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD,  SMP, SMA,  Sekolah Menengah kejuruan  atau yg Sederajat, menyatakan bahwa PPDB bertujuan utk menjamin penerimaan peserta didik baru  berjalan  secara  objektif,  akuntabel,  transparan,  dan tanpa diskriminasi sehingga mendorong peningkatan kanal layanan pendidikan.

Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru  atau PPDB diatur dalam dalam pasal 3 hingga dgn pasal 17 Permendikbud  Nomor  17 Tahun 2017 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD,  SMP, SMA,  Sekolah Menengah kejuruan atau yg Sederajat.
Dalam Pasal 3 Permendikbud  No.  17 Tahun 2017 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD,  SMP, SMA,  Sekolah Menengah kejuruan  atau yg Sederajat, dinyatakan bahwa
(1)  PPDB dilaksanakan melalui prosedur dalam jejaring (daring/online)  maupun  dgn  mekanisme  luar jejaring  (luring/offline)  dgn  memperhatikan kalender pendidikan.
(2)  Sekolah yg diselenggarakan oleh pemerintah kawasan melaksanakan PPDB  sebagaimana  dimaksud  pada ayat  (1)  pada  bulan  Juni  sampai  dgn  bulan  Juli setiap tahun.
(3)  Sekolah yg diselenggarakan oleh pemerintah kawasan wajib  mengumumkan  secara  terbuka  proses pelaksanaan  dan  informasi  PPDB  antara  lain  terkait persyaratan,  seleksi,  daya  tampung  menurut ketentuan  rombongan  belajar,  biaya,  serta  hasil penerimaan  peserta  didik  baru  melalui  papan pengumuman sekolah maupun media lainnya.

PERMENDIKBUD  NO 17 TAHUN 2017 TENTANG PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PADA TK, SD,  SMP, SMA,  SMK  SEDERAJAT 


Terkait Persyaratan sesuai Permendikbud  No.  17 Tahun 2017 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD,  SMP, SMA,  Sekolah Menengah kejuruan  atau yg Sederajat, adalah sebagai berikut:

Persyaratan calon peserta didik gres pada Taman Kanak-kanak adalah: 
a.  berusia 4 (empat) tahun hingga dengan 5 (lima) tahun utk kelompok A; dan
b.  berusia 5 (lima) tahun hingga dgn 6 (enam) tahun utk kelompok B

Persyaratan calon peserta didik gres kelas 1 (satu) SD atau bentuk lain yg sederajat:
a.  calon  peserta  didik  baru  yg  berusia  7  (tujuh) tahun wajib diterima sebagai peserta didik; dan
b.  calon  peserta  didik  baru  berusia  paling  rendah  6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.
Pengecualian  syarat  usia paling  rendah  6  (enam) tahun diperutkkan bagi calon peserta didik yg mempunyai kecerdasan  istimewa/bakat  istimewa  atau  kesiapan belajar  dibuktikan  dgn  rekomendasi  tertulis  dari psikolog profesional. Dalam hal psikolog profesional tidak  tersedia,  rekomendasi  sanggup dilakukan oleh dewan guru Sekolah. Ketentuan  tersebut  dilaksanakan sesuai  dgn  batas  daya  tampungnya  berdasarkan ketentuan  rombongan  belajar  dalam  Peraturan Menteri.

Persyaratan  calon  peserta  didik  baru  kelas  7  (tujuh)  SMP atau bentuk lain yg sederajat:
a.  berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun; dan
b.  mempunyai ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) SD atau bentuk lain yg sederajat;

Persyaratan  calon  peserta  didik  baru  kelas  10 (sepuluh) SMA, SMK, atau bentuk lain yg sederajat: 
a.  berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun;
b.  mempunyai ijazah/STTB SMP atau bentuk lain yg sederajat; dan
c.  memiliki  SHUN  SMP  atau  bentuk  lain  yg sederajat.
SMK  atau  bentuk  lain  yg  sederajat  bidang keahlian/program  keahlian/kompetensi  keahlian tertentu  dapat  menetapkan  tambahan  persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik gres kelas 10 (sepuluh).   Persyaratan  calon  peserta  didik  baru  kelas  10 (sepuluh) dikecualikan bagi calon peserta didik yg berasal dari Sekolah di luar negeri.

Pasal 8 Permendikbud  No  17 Tahun 2017 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar,  Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas,  Sekolah Menengah Kejuruan, atau  Bentuk Lain Yang Sederajat  menyatakan bahwa Syarat usia sebagaimana dimaksud dibuktikan  dgn  akta  kelahiran atau  surat  keterangan lahir  yg  dikeluarkan oleh pihak  yg  berwenang  dan dilegalisir oleh lurah setempat sesuai dgn domisili calon peserta didik.

Selanjutnya Pasal 9 Permendikbud  No. 17 Tahun 2017 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar,  Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas,  Sekolah Menengah Kejuruan, atau  Bentuk Lain Yang Sederajat  menyatakan Persyaratan  calon  peserta  didik  baru  baik  warga  negara Indonesia  atau  warga  negara  asing  utk  kelas  7  (tujuh) atau  kelas  10  (sepuluh)  yg  berasal  dari Sekolah di  luar negeri  selain  memenuhi  persyaratan, wajib  mendapatkan surat  keterangan  dari Direktur  Jenderal yg  menangani bidang pendidikan dasar dan menengah.

Terkait Seleksi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru  atau PPDB sesuai Permendikbud  Nomor  17 Tahun 2017 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD,  SMP, SMA,  Sekolah Menengah kejuruan  atau yg Sederajat.

Untuk Jenjang SD, dalam Pasal 11 ayat (1) Permendikbud  No.  17 Tahun 2017 dinyatakan  Seleksi calon peserta didik gres kelas 1 (satu) SD atau bentuk lain yg sederajat mempertimbangkan kriteria dgn  urutan  prioritas  sesuai dgn daya  tampung berdasarkan  ketentuan  rombongan  berguru sebagai berikut: a.  usia  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  5 ayat (1); dan b.  jarak  tempat  tinggal  ke  Sekolah  sesuai  dgn ketentuan zonasi. (2)  Dalam  seleksi  calon  peserta  didik  baru  kelas  1  (satu) SD  atau  bentuk  lain  yg  sederajat  sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dilakukan tes membaca, menulis, dan berhitung.

Untuk Jenjang SMP, dalam Pasal 11 ayat (1) Permendikbud  No.  17 Tahun 2017 dinyatakan  Seleksi  calon  peserta  didik  baru  kelas  7  (tujuh)  SMP atau bentuk  lain  yg sederajat mempertimbangkan  kriteria dgn  urutan  prioritas  sesuai dgn daya  tampung menurut ketentuan rombongan berguru sebagai berikut: a)  jarak  tempat  tinggal  ke  sekolah  sesuai  dgn ketentuan zonasi;  b)  usia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 karakter a; c)  nilai  hasil  uji  SD atau  bentuk  lain  yg sederajat; dan d)  prestasi  di  bidang  akademik  dan  non-akademik  yg diakui Sekolah sesuai dgn kewenangan  kawasan masing-masing.

Untuk Jenjang SMP, dalam Pasal 11 ayat (1) Permendikbud  No.  17 Tahun 2017 dinyatakan  (1)  Seleksi  calon  peserta  didik  baru  kelas  10  (sepuluh) SMA,  SMK,  atau  bentuk  lain  yg  sederajat mempertimbangkan  kriteria  dgn  urutan  prioritas sesuai  daya  tampung  berdasarkan  ketentuan rombongan berguru sebagai berikut: a)  jarak  tempat  tinggal  ke  Sekolah  sesuai  dgn ketentuan zonasi;  b)  usia  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  7 ayat (1) karakter a; c)  SHUN SMP atau bentuk lain yg sederajat; dan d)  prestasi  di  bidang  akademik  dan  non-akademik yg diakui Sekolah. Pasal 11 ayat Ayat (2)  Jarak  tempat  tinggal  ke  Sekolah  sesuai  dgn ketentuan zonasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf  a,  dikecualikan  bagi  calon  peserta  didik  gres pada Sekolah Menengah kejuruan atau bentuk lain yg sederajat.  Pasal 11 ayat (3)  Khusus  calon  peserta  didik  pada  SMK  atau  bentuk lain  yg  sederajat,  selain  mengikuti  seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) karakter b, karakter c, dan  huruf  d, Sekolah dapat  melakukan  seleksi  talenta dan  minat  sesuai  dgn  bidang  keahlian/program keahlian/kompetensi keahlian  yg  dipilihnya  dgn menggunakan  kriteria  yg  ditetapkan Sekolah dan institusi pasangan/asosiasi profesi.

Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru  atau PPDB diatur dalam  pasal 15 hingga dgn 17 Permendikbud  Nomor  17 Tahun 2017 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada TK, SD,  SMP, SMA,  Sekolah Menengah kejuruan  atau yg Sederajat.

Pasal 15 Permendikbud  Nomor  17 Tahun 2017 menyatakan bahwa
(1)  Sekolah yg diselenggarakan oleh pemerintah kawasan wajib  menerima  calon  peserta  didik  yg  berdomisili pada  radius  zona  terdekat  dari  sekolah  paling  sedikit sebesar 90% (sembilan puluh persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yg diterima.
(2)  Domisili  calon  peserta  didik  sebagaimana  dimaksud pada ayat (1) menurut alamat pada kartu keluarga yg  diterbitkan  paling  lambat  6  (enam)  bulan sebelum pelaksanaan PPDB.
(3)  Radius  zona  terdekat  sebagaimana dimaksud  pada ayat  (1)  ditetapkan  oleh pemerintah daerah  sesuai dgn kondisi di kawasan tersebut menurut jumlah ketersediaan  daya  tampung  berdasarkan  ketentuan rombongan  belajar  masing-masing  sekolah  dgn ketersediaan anak usia sekolah di kawasan tersebut.
(4)  Bagi  sekolah  yg  berada  di  daerah  perbatasan provinsi/kabupaten/kota,  ketentuan persentase  dan radius  zona  terdekat  sebagaimana  dimaksud  pada ayat  (1)  sanggup diterapkan  melalui kesepakatan  secara tertulis  antarpemerintah  daerah  yg  saling berbatasan.
(5)  Sekolah yg diselenggarakan oleh pemerintah kawasan sanggup mendapatkan calon peserta didik melalui:
a.  jalur prestasi yg berdomisili diluar radius zona terdekat  dari  sekolah  paling  banyak  5%  (lima persen)  dari  total  jumlah  keseluruhan  peserta didik yg diterima;
b.  jalur  bagi  calon  peserta  didik  yg  berdomisili diluar  zona terdekat  dari sekolah  dgn  alasan khusus  meliputi  perpindahan  domisili orangtua/wali peserta  didik atau  terjadi  tragedi alam/sosial,  paling banyak 5% (lima persen) dari total  jumlah  keseluruhan  peserta  didik  yg diterima.

Pasal 16 Permendikbud  No.  17 Tahun 2017 menyatakan bahwa
(1)  SMA,  SMK,  atau  bentuk  lain  yg  sederajat  yg diselenggarakan oleh pemerintah kawasan provinsi wajib menerima  peserta  didik  baru  yg  berasal  dari keluarga  ekonomi  tidak  mampu  yg  berdomisili dalam satu wilayah kawasan provinsi paling sedikit 20% (dua  puluh  persen)  dari  jumlah  keseluruhan  peserta didik yg diterima. 
(2)  Peserta didik gres yg berasal dari keluarga ekonomi tidak  mampu  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1) dibuktikan  dgn  Surat  Keterangan  Tidak  Mampu  (SKTM)  atau  bukti  lainnya  yg  diterbitkan  oleh pemerintah daerah.
(3)  Apabila  peserta didik  memperoleh  SKTM  dgn  cara yg  tidak  sesuai  dgn  ketentuan  perolehannya, akan dikenakan hukuman pengeluaran dari Sekolah.
(4)  Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diberikan berdasarkan  hasil  evaluasi  Sekolah  bersama  dgn komite  sekolah,  dewan  pendidikan,  dan  dinas pendidikan  provinsi  sesuai  dgn  ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 17 Permendikbud  No.  17 Tahun 2017 menyatakan bahwa Ketentuan  zonasi  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  15 tidak berlaku bagi SMK.


Selengkapnya Silahkan Download Permendikbud  Nomor  17 Tahun 2017 (KLIK DISINI)


= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017 dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/01/permendikbud-no-17-tahun-2017-ihwal.html

0 Response to "Permendikbud No 17 Tahun 2017 Ihwal Ppdb Pada Tk, Sd, Smp, Sma, Smk Sederajat Dan Sistem Zona Dalam Ppdb 2017"

Posting Komentar