Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk.

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk.

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk., kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel FGI, Artikel Guru, Artikel Kisi Kisi, Artikel soal ujian nasional, Artikel ujian sbmptn, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk.
link : Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk.

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk.

Pemerintah memperlihatkan perhatian serius terhadap nasib honorer di Indonesia. Sampai tahun 2014, pemerintah sudah mengambil langkah-langkah yg cukup masif dan progresif dgn mengangkat secara otomatis 900 ribu lebih tenaga honorer kategori (THK) I dan sekitar 200 ribu tenaga honorer kategori (THK) II menjadi PNS.

“Pemerintah sama sekali tidak menafikan jasa para tenaga honorer yg telah bekerja dan berkeringat selama ini,” tegas Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin di Jakarta, Jumat (02/11).

Secara de jure, permasalahan THK-II sudah selesai dan harus sudah diakhiri pada tahun 2014 sebagaimana  diatur dalam PP Nomor 56 Tahun 2012. Namun demikian dalam realitanya masih ada persoallan khususnya bagi sekitar 439 ribu lebih THK-II yg tidak lulus seleksi di tahun 2013. "Jadi apabila rujukannya aturan alasannya ialah kita ialah negara hukum, maka permasalahan honorer seharusnya sudah selesai tahun 2014 seiring dgn diangkatnya kurang lebih 1,1 juta THK-I dan THK-II menjadi PNS," tegas Syafruddin.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa imbas dari kebijakan tersebut ketika ini komposisi PNS didominasi oleh eks THK-I dan THK-II. Dari 4,3 juta lebih PNS, sebesar 26% terdiri dari eks THK-I dan THK-II yg sebagian besarnya diangkat  secara otomatis tanpa tes.

Dalam penyelesaiannya, pemeritah harus memperhatikan kondisi dan kebutuhan obyektif bangsa serta peraturan perundangan yg berlaku. Untuk itu, Pemerintah telah menyiapkan denah penyelesaian, yakni pertama, pemerintah mengupayakan utk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM ASN secara berkelanjutan yg ketika ini raw input-nya 26% berasal dari tenaga honorer yg diangkat tanpa tes. 

Kedua, Pemerintah memperhatikan peraturan perundangan yg ketika ini berlaku, antara lain UU ASN yg mensyaratkan usia maksimal 35 tahun, serta harus ada perencanaan kebutuhan dan harus melalui seleksi, UU Guru dan Dosen yg mensyaratkan guru minimal harus S1, dan UU Tenaga Kesehatan yg mensyaratkan tenaga kesehatan minimal harus D-III.

Ketiga, dgn pertimbangan hal tersebut, pemerintah bersama delapan Komisi di dewan perwakilan rakyat RI, telah menyepakati denah penyelesaian tenaga honorer eks THK-IIyaitu bagi yg memenuhi persyaratan menjadi PNS, disediakan deretan khusus eks THK-II dalam seleksi pengadaan CPNS 2018. Selanjutnya, bagi yg tidak mememuhi persyaratan utk menjadi PNS, namun memenuhi persyaratan menjadi Pegawai Pemerintah dgn Perjanjian Kerja (PPPK), akan diproses menjadi PPPK.

Untuk yg tidak memenuhi persyaratan menjadi PNS dan PPPK, namun wilayahnya masih membutuhkan, yg bersangkutan tetap bekerja, dan kawasan diwajibkan memperlihatkan gaji yg layak, minimal sama dgn Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK).

Menteri PANRB menambahkan bahwa sesudah selesai pengadaan CPNS 2018, Pemerintah akan segera memproses pengadaan PPPK.

Syafruddin memohon pengertian semua pihak mengingat permasalahan honorer eks THK-II ini rumit dan kompleks. “Penyelesaiannya tidak menyerupai membalikan telapak tangan. Tapi pemerintah akan terus berupaya melaksanakan penyelesaian secara komprehensif tanpa memicu timbulnya permasalahan baru,” tegasnya.

Saat ini, berdasarkan Syafruddin, bangsa Indonesia dihadapkan pada persaingan global di periode industri 4.0 dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. “Strateginya pemerintah harus menyiapkan ASN yg berdaya saing tinggi," pungkas Syafruddin. (sumber: menpan.go.id)



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk.

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk. kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk. dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/01/setelah-simpulan-cpns-2018-akan.html

0 Response to "Setelah Simpulan Cpns 2018, Akan Dilaksanakan Seleksi Pppk."

Posting Komentar