Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel Pembinaan, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018
link : Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018


Sudah tahukah Anda bahwa ketika ini telah terbit Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan tahun fatwa 2019/2020 yg tertuang dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018. Posting sekaligus ini utk meluruskan pemberitaan di media online yg berdasarkan admin keliru yg menyatakan bahwa Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tidak berlaku utk SMK.

Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 secara tegas menyatakan sebagai JUKNIS PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK. Permendikbud No 51 Tahun 2018 ini BUKAN tidak berlaku bagi SMK, sekolah swasta maupun satuan pendidikan kerja sama. Yang TIDAK DIBERLAKUKAN bagi SMK, sekolah swasta maupun satuan pendidikan kolaborasi HANYA SYSTEM ZONASI saja. Hal ini sudah dinyatakan dalam Pasal 23 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan bahwa  Ketentuan  mengenai  jalur  pendaftaran  PPDB  melalui zonasi,  prestasi,  dan  perpindahan  tugas  orang  tua/wali  sebagaimana  dimaksud  dalam  pasal  16  sampai  dgn pasal 22, DIKECUALIKAN utk: a)  Sekolah yg diselenggarakan oleh masyarakat; b)  Sekolah Menengah kejuruan yg diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah; c)  Sekolah Kerja Sama; d)  Sekolah Indonesia di luar negeri; e)  Sekolah  yg  menyelenggarakan  pendidikan khusus; f)  Sekolah yg menyelenggarakan pendidikan layanan khusus; g)  Sekolah berasrama; h)  Sekolah  di  daerah  tertinggal,  terdepan,  dan  terluar; dan i)  Sekolah  di  daerah  yg  jumlah  penduduk  usia Sekolah  tidak  dapat  memenuhi  ketentuan  jumlah peserta didik dalam 1 (satu) Rombongan Belajar.

Jadi selain pasal 16  sampai  dgn pasal 22, isi Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 berlaku juga utk SMK, Sekolah Kerja Sama; Sekolah Indonesia di luar negeri, Sekolah  yg  menyelenggarakan  pendidikan khusus atau layanan khusus; Sekolah berasrama;  Sekolah  di  daerah  tertinggal,  terdepan,  dan  terluar; dan   Sekolah  di  daerah  yg  jumlah  penduduk usia sekolah  tidak  dapat  memenuhi  ketentuan  jumlah peserta didik dalam 1 (satu) Rombongan Belajar.

Bahkan dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 ada ketentuan gres bagi sekolah swasta peserta Bantuan dana BOS yakni tidak boleh mencuri start dalam PPDB. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 44 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa bagi  Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh  masyarakat  yg menerima  dana  bantuan  operasional  Sekolah,  mulai  tahun ajaran  2020/2021  wajib  melaksanakan  PPDB  dimulai  pada bulan Mei.

Hal gres lain ini yg diatur dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 adalah penegasan bahwa sekolah harus mengumumkan kuota yg diterima sesuai dgn ketersediaan ruang kelas yg sudah diinput di dapodik SEBELUM PELAKSANAAN PPDB. Permendikbud ini secara tegas melarang sekolah mendapatkan siswa melapaui batas kuota yg sudah diumumkan sebelumnya.

Lalu apa isi pasal 16  sampai  dgn pasal 22 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, yg dikecualikan utk SMK ? Pasal ini intinya mengantur perihal Sistem Zonasi, mari kita simak pernyataannya.

Pasal 16 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Terkait Jalur Pendaftaran PPDB mulai tahun fatwa 2019/2010 menyatakan bahwa
1)  Pendaftaran PPDB  dilaksanakan  melalui  jalur  sebagai berikut:
a.  zonasi;
b.  prestasi; dan
c.  perpindahan kiprah orang tua/wali. 
2)  Jalur  zonasi  paling  sedikit  90%  (sembilan  puluh  persen) dari daya tampung Sekolah.
3)  Jalur  prestasi   paling  banyak  5%  (lima  persen)  dari  daya tampung Sekolah.
4)  Jalur  perpindahan tugas  orang  tua/wali  paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung Sekolah.
5)  Calon peserta  didik hanya  dapat  memilih  1  (satu)  jalur dari  3  (tiga)  jalur  pendaftaran  PPDB  dalam satu zonasi.
6)  Selain melaksanakan pendaftaran PPDB melalui jalur zonasi sesuai  dgn  domisili  dalam  zonasi  yg  telah ditetapkan,  calon  peserta  didik  dapat  melaksanakan pendaftaran  PPDB  melalui  jalur  prestasi  di  luar  zonasi domisili peserta didik. 
7)  Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh Pemerintah  Daerah tidak boleh membuka jalur registrasi penerimaan peserta didik baru  selain  yg  diatur dalam  Peraturan  Menteri ini.

Pasal 17 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 menyatakan bahwa dalam  hal  jalur  perpindahan  tugas  orang  tua/wali sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  16  ayat  (4)  tidak terpenuhi maka sisa kuota dialihkan ke jalur zonasi atau jalur prestasi.

Pasal 18 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 menyatakan bahwa
1)  Dalam  melaksanakan  PPDB  melalui  jalur  zonasi dgn kuota  paling  sedikit  90%  (sembilan  puluh  persen) sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  16 ayat  (1)  huruf  a, Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh Pemerintah  Daerah wajib  menerima  calon peserta didik  yg  berdomisili sesuai zona yg ditetapkan Pemerintah Daerah.
2)  Domisili calon peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat  (1)  berdasarkan  alamat  pada  kartu  keluarga  yg diterbitkan  paling  singkat  1  (satu)  tahun  sebelum pelaksanaan PPDB.
3)  Kartu  keluarga  dapat  diganti  dgn  surat  keterangan domisili  dari rukun  tetangga  atau  rukun  warga   yg dilegalisir  oleh  lurah/kepala  desa  setempat  yg menerangkan  bahwa peserta didik  yg  bersangkutan telah  berdomisili  paling  singkat  1  (satu)  tahun  semenjak diterbitkannya surat keterangan domisili.
4)  Sekolah  memprioritaskan peserta didik  yg  mempunyai kartu keluarga atau surat keterangan domisili dalam satu wilayah kabupaten/kota yg sama dgn Sekolah asal.

Pasal 19 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 menyatakan bahwa
1)  Kuota paling sedikit 90% (sembilan puluh persen) dalam jalur zonasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (2) termasuk kuota bagi:
a.  peserta didik tidak mampu; dan/atau
b. anak  penyandang  disabilitas  pada  Sekolah  yg menyelenggarakan layanan inklusif. 
2)  Peserta didik  baru  yg  berasal  dari  keluarga  ekonomi tidak bisa dibuktikan  dgn  bukti  keikutsertaan  Peserta  Didik dalam  program  penanganan  keluarga  tidak  mampu  dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.
3)  Orang  tua/wali  peserta  didik  wajib  membuat  surat keterangan  yg  menyatakan  bersedia  diproses  secara hukum,  apabila  terbukti  memalsukan  bukti keikutsertaan dalam jadwal penanganan keluarga tidak mampu  dari  Pemerintah  Pusat  atau  Pemerintah  Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (2).
4)  SMA/SMK yg diselenggarakan oleh Pemerintah kawasan wajib mendapatkan Peserta didik yg berasal dari keluarga tidak bisa paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah daya tampung.
5)  Orang  tua/wali  peserta  didik  kelas  10  (sepuluh) SMA/SMK yg belum menerapkan wajib berguru 12 (dua belas)  tahun,  juga  wajib  menyatakan  bersedia mengembalikan  biaya  pendidikan  dalam  surat keterangan sebagaimana dimaksud pada ayat (3).  
6)  Peserta  didik  yg  Orang  tua/walinya  terbukti memalsukan  bukti  keikutsertaan  dalam  jadwal penanganan  keluarga  tidak  mampu  dari  Pemerintah Pusat  atau  Pemerintah  Daerah  sebagaimana  dimaksud pada  ayat  (3),  akan  dikenai  sanksi  pengeluaran  dari Sekolah.
7)  Sanksi pengeluaran dari Sekolah sebagaimana dimaksud pada  ayat  (6)  diberikan  berdasarkan  hasil  penilaian Sekolah  bersama  dgn  komite  Sekolah  dan  dinas pendidikan sesuai dgn kewenangannya.
8)  Dalam  hal  terdapat  dugaan  pemalsuan  bukti keikutsertaan dalam jadwal penanganan keluarga tidak mampu  dari  Pemerintah  Pusat  atau  Pemerintah  Daerah sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (3),  Sekolah  bersama Pemerintah  Daerah  wajib  melakukan  verifikasi data  dan lapangan  serta menindaklanjuti  hasil  verifikasi  sesuai dgn ketentuan perundang-undangan.
9)  Pernyataan bersedia diproses secara aturan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berlaku juga bagi orang tua/wali yg terbukti menggandakan keadaan sehingga seperti Peserta Didik merupakan penyandang disabilitas.
10) Sanksi pengeluaran dari Sekolah sebagaimana dimaksud pada  ayat  (6)  berlaku  juga  bagi  Peserta  Didik  yg menggandakan keadaan sehingga seperti Peserta Didik merupakan penyandang disabilitas.

Pasal 20 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 menyatakan bahwa
1)  Penetapan  zonasi  dilakukan  pada  setiap  jenjang  oleh Pemerintah  Daerah  sesuai  dgn  kewenangannya, dgn  prinsip  mendekatkan  domisili  peserta  didik dgn Sekolah.
2)  Penetapan  zonasi  oleh  Pemerintah  Daerah  pada  setiap jenjang  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  wajib memperhatikan jumlah ketersediaan daya tampung yg disesuaikan  dgn  ketersediaan  jumlah  anak  usia Sekolah pada setiap jenjang di kawasan tersebut.
3)  Pemerintah  Daerah  sesuai  dgn  kewenangannya  wajib memastikan  semua  wilayah  administrasi  masuk  dalam penetapan zonasi sesuai dgn jenjang pendidikan.
4)  Dinas  Pendidikan  wajib  memastikan  bahwa  semua Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh  Pemerintah  Daerah dalam  proses  PPDB  telah  mendapatkan peserta didik  dalam zonasi yg telah ditetapkan.
5)  Penetapan  zonasi  pada  setiap  jenjang  sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib diumumkan paling usang 1 (satu)  bulan  sebelum  pengumuman  secara  terbuka registrasi PPDB.
6)  Dalam  menetapkan  zonasi  pada  setiap  jenjang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemda melibatkan  musyawarah  atau kelompok  kerja  kepala Sekolah.
7)  Bagi  Sekolah  yg  berada  di  daerah  perbatasan  provinsi atau  kabupaten/kota,  penetapan  zonasi  pada  setiap jenjang  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  sanggup dilakukan berdasarkan kesepakatan secara tertulis antar Pemerintah Daerah.
8)  Penetapan  zonasi  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1) wajib  dilaporkan  kepada  Menteri  melalui  forum penjaminan mutu pendidikan setempat.

Pasal 21 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 menyatakan bahwa
1)  Jalur  prestasi  dgn  kuota  paling  banyak  5% sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  16  ayat  (3) ditentukan berdasarkan:
a.  nilai uji  Sekolah  berstandar  nasional atau UN; dan/atau 
b.  hasil  perlombaan  dan/atau  penghargaan  di  bidang akademik  maupun  nonakademik  pada  tingkat internasional,  tingkat  nasional,  tingkat  provinsi, dan/atau tingkat kabupaten/kota.
2)  Peserta  didik  yg  masuk  melalui  jalur  Prestasi merupakan  peserta  didik  yg  berdomisili  di  luar  zonasi Sekolah yg bersangkutan.

Pasal 22
1)  Jalur  perpindahan tugas  orang  tua/wali  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1) karakter c ditujukan bagi calon  peserta  didik  yg  berdomisili  di  luar  zonasi Sekolah yg bersangkutan. 
2)  Perpindahan  tugas  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1) dibuktikan  dgn  surat  penugasan  dari  instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yg mempekerjakan.
         
Pokok-pokok bahasan dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 perihal Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan, yaitu sebagai berikut:
Bab I Ketentuan Umum
Bab II Tata Cara PPDB
·            Bagian Kesatu      :    Pelaksanaan
·            Bagaian Kedua     :    Persyaratan
·            Bagian Ketiga       :    Jalur Pendaftaran
·            Bagian Keempat   :    Seleksi PPDB
·            Bagian Kelima      :    Daftar Ulang dan Pendataan Ulang
·            Bagian Keenam    :    Biaya
Bab III Perpindahan Peserta Didik
Bab IV Pelaporan dan Pengawasan
Bab V Sanksi
Bab VI Ketentuan Peralihan
Bab VII Ketentuan Penutup

Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yg Sederajat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 605), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Selengkapnya silahkan baca dan download Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018  tentang Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan tahun fatwa 2019/2020 ----DISINI---

Demikian informasi perihal Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018  tentang Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan tahun fatwa 2019/2020. Semoga ada manfaatnya, Terima kasih. 





= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/11/juknis-ppdb-tk-sd-smp-sma-smk-20192020.html

0 Response to "Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk 2019/2020 Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018"

Posting Komentar