Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, Artikel Wawasan-Islam, Artikel Wawasan-Islam2, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab
link : Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab

Bulan Rajab yaitu salah satu bulan Haram (suci). Yang dimaksud bulan haram dalam Islam yaitu bulan yg dimuliakan. Dinamakan bulan haram alasannya yaitu pada bulan-bulan tersebut orang Islam dihentikan mengadakan peperangan. Dalam tradisi Islam ada empat bulan yg masuk katagori bulan haram yakni Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan  Rajab.


Berikut firman Allah Swt perihal bulan haram yg terdapat dalan  Surah At Taubah ayat 36:

Allah SWT berfirman : 
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ 

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah yaitu dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia membuat langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yg lurus, Maka janganlah kau Menganiaya diri kau dalam bulan yg empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kau semuanya, dan ketahuilah sebetulnya Allah beserta orang-orang yg bertakwa.”


Diriwayatkan oleh Bukhari, 4662 dan Muslim, 1679 dari Abu Bakrah radhiallahu anhu dari Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda:




السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا , مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ , ثَلاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ : ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ , وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

“Setahun itu ada dua belas bulan, diantaranya (ada) empat bulan Haram, tiga (bulan) berurutan, Dzulqaidah, Dzulhijjah dan Muharam serta Rajab Mudhar yg terdapat di antara (bulan) Jumadi Tsani dan Sya’ban.”

Bulan-bulan ini dinamakan bulan haram alasannya yaitu dua hal;

1. Karena pada bulan-bulan ini diharamkan berperang, kecuali musuh memulai (perang).

2. Sebagai penghormatan. Maksudnya kalau ada perbuatan yg haram dilanggar, maka pada bulan-bulan ini bobotnya lebih berat dibandingkan pada bulan-bulan lainnya.

Oleh alasannya yaitu itu, Allah Ta’ala memperingatkan semoga tidak terjerumus dalam kemaksiatan pada bulan-bulan ini, menurut firmanNya: “Maka janganlah kau menganiaya diri kau dalam bulan yg empat itu.” QS. At-Taubah: 36, meskipun melaksanakan kemaksiatan diharamkan dan dihentikan pada bulan-bulan ini dan lainnya, akan tetapi pada bulan-bulan ini sangat diharamkan.

As-Sya’di rahimahullah berkata (dalam tafsirnya) pada hal. 373: “Firman Allah;


‘فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

" Maka janganlah kau menganiaya diri kau dalam bulan yg empat itu."

Ada kemungkinan dhamir (kata ganti pada ayat tersebut) kembali kepada dua belas bulan. Dengan demikian, Allah menjelaskan bahwa bulan-bulan tersebut telah ditetapkan ketentuannya bagi para hamba-Nya, semoga mereka meramaikannya dgn ketaatan (kepadaNya) seraya bersyukur kepada Allah atas karunia yg Dia berikan kepadanya serta mengarahkannya utk kebaikan para hamba dan semoga tidak melaksanakan perbuatan aniaya terhadap diri sendiri di dalamnya.

Ada kemungkinan dhamir (kata ganti pada ayat tersebut) kembali kepada empat bulan Haram. Ini berarti merupakan larangan khusus bagi mereka utk berbuat zalim pada bulan-bulan itu, meskipun larangan berbuat zalim berlaku bagi setiap waktu. Karena bobot keharamannya (di bulan haram) bertambah dan alasannya yaitu kezaliman pada (bulan-bulan haram) lebih berat dibandingkan dgn bulan-bulan lainnya.”


Apa keutamaan Bulan Rajab? Dalam aneka macam literatur dinyatakan bahwa Bulan Rajab menyimpan insiden sejarah yg penting bagi umat Islam. Secara khusus, terdapat tiga insiden penting dalam sejarah Islam yg termasuk dalam kategori mengubah jalannya sejarah.
1. Pada bulan Rajab tahun 10 kenabian (620 M) terjadinya insiden Isra Mi'raj. Peristiwa ini diperingati sebagai hari besar umat Islam alasannya yaitu merupakan momentum dikala Rasulullah SAW berangkat ke sidratul muntaha utk mendapatkan perintah shalat lima waktu.
2.Bulan Rajab juga merupakan bulan kemenangan militer Rasulullah (saw) dalam pertempuran Tabuk, yg terjadi pada 9 H, dan menandai selesainya otoritas Islam atas seluruh Semenanjung Arab.
Meskipun menempuh perjalanan yg berat dari Madinah menuju Syam, 30.000 pasukan Muslim tetap melaluinya.  Tentara Romawi yg telah berada di Tabuk siap utk menyerang umat Islam. Tetapi dikala mereka mendengar jumlah dan kekuatan tentara Muslim yg dipimpin oleh Rasulullah mereka terkejut dan bergegas kembali ke Syam utk menyelamatkan benteng-benteng mereka. 
Hal ini mengakibatkan penaklukan Tabuk menjadi sangat gampang dan dilakukan tanpa perlawanan. Rasulullah SAW menetap di tempat ini selama sebulan. Beliau mengirimkan surat kepada para pemimpin dan gubernur di bawah kendali Romawi utk membuat perdamaian. Pemimpin tempat Romawi menyetujuinya dan membayar Jizyah.
3. Peristiwa lainnya yaitu terjadinya perang pembebasan Yerussalem dari cengkaraman tentara Salib Eropa yg telah memerintah selama hampir satu abad. Peristiwa ini terjadi pada bulan Rajab tahun 1187 M yg dipimpin oleh Salahuddin al Ayyubi.  Penaklukan ini bukan hanya alasannya yaitu pentingnya asasi Yerusalem dalam Islam, tetapi juga alasannya yaitu tugas tentara salib dalam upaya utk menaklukkan negeri-negeri Muslim.


Puasa Rajab
Adapun puasa pada bulan Rajab, tidak ada ketetapan dari hadits yg shahih yg menganjurkan seseorang mengkhususkan puasa beberapa hari di (bulan rajab) dgn berpuasa seraya meyakini keutamaannya dibandingkan dgn (bulan-bulan) lain.  Ada hadist 
shahih yg menganjurkan puasa di bulan Haram (namun bukan khusus di bulan Rajab). 

Nabi sallallahu alaihi wa sallam yg mengatakan dianjurkan berpuasa di bulan-bulan Haram (dan Rajab termasuk bulan Haram), sebagaimana Beliau sallallahu alaihi wa sallam bersabada:


صُمْ مِنْ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ (رواه أبو داود ، رقم 2428 وضعفه الألباني في ضعيف أبي داود)


“Berpuasalah di (bulan-bulan) Haram dan tinggalkanlah.” (HR. Abu Daud, 2428 dan dilemahkan oleh Al-Bany dalam kitab Dhaif Abu Daud)

Hadits shahih ini mengatakan dianjurkannya berpuasa pada bulan-bulan Haram. Maka, barangsiapa berpuasa di bulan Rajab sangat dianjurkan berpuasa pada bulan Haram lainnya. Makara dianjurkan puasa pada bulan Rajab, namun tidak boleh mengkhususkan puasa pada bulan Rajab saja.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata dalam ‘Majmu’ Fatawa, 25/290: “Adapun berpuasa di Bulan Rajab secara khusus, semua haditsnya yaitu lemah, bahkan palsu. Sedikitpun tidak dijadikan landasan oleh para ulama. Dan juga bukan kategori hadits lemah yg sanggup diriwayatkan dalam pecahan amalan utama (fadha'ilul a'mal). Mayoritasnya yaitu hadits-hadits palsu dan dusta. Terkait riwayat yg terdapat dalam Musnad dan (kitab hadits) lainnya dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam, bahwa ia memerintahkan utk berpuasa pada bulan-bulan Haram yaitu Rajab, Dzulqaidah, Dzulhijjah dan Muharram, yg dimaksud yaitu proposal berpuasa pada empat bulan semuanya, bukan khusus Rajab.”

Lalu bagaimana Pendapat Ulama Empat Mazhab perihal Puasa Rajab? Ini Pendapat Ulama Empat Mazhab perihal Puasa Rajab

Mazhab Hanafi:
Menurut mazhab ini, puasa Rajab dikategorikan sebagai salah satu puasa sunah yg sangat dianjurkah (marghubat). Ini ibarat dinukilkan dari kitab al-Fatawa al-Hindiyah. Dalam kitab ini dijelaskan bahwa ada beberapa puasa sunah antara lain Muharam, Rajab, Sya’ban, dan ‘Asyura. 

Mazhab Maliki:
Mengutip kitab Syarah al-Kharasyi ‘ala Khalil yg bercorak Maliki bahwa puasa di empat bulan haram termasuk amalan yg sunat yg dianjurkan. 

Dalam Muqaddimah Ibn Abi Zaid Ma’a as-Syar li Fawakih ad-Dawani disebutkan, mengerjakan puasa sunat sangat dianjurkan, termasuk puasa ‘Asyura, Rajab, Sya’ban, Arafah, dan Tarwiyah. Bahkan puasa Arafah bagi orang yg tidak berhaji, lebih utama.

Mazhab Syafi’i:
Para imam Mazhab Syafi’i juga beropini berpuasa Rajab termasuk salah satu amalan sunat yg dianjurkan. 

Dalam kitab Mughni al-Muhtaj diterangkan bahwa bulan terbaik utk berpuasa sehabis Ramadhan yaitu empat bulan haram. 

Dan yg paling utama yaitu Muharram, merujuk hadis yg berpengaruh : “Puasa yg lebih utama sehabis Ramadhan yaitu Muharram kemudian Rajab”. 

Ini terlepas dari adanya perbedaan perihal keutamaan Rajab atas keempat bulan Haram, menyusul kemudian yaitu puasa Sya’ban.

Mazhab Hanbali: 
Dalam kitab al-Mughni karya Ibnu Quddamah, dijelaskan secara prinsip berpuasa pada Rajab hukumnya boleh selama tidak dilakukan sebulan penuh dan berturut-turut. 

Jika hanya berpuasa Rajab saja sebulan penuh, tanpa berpuasa di bulan lainnya hukumnya makruh. Ini yaitu pendapat secara umum Mazhab Hanbali terkait berpuasa Rajab.  

“Jika seseorang hendak berpuasa Rajab, berpuasa dan berbukalah sehari atau beberapa hari, semoga tidak berpuasa sebulan penuh.” Bahkan, dalam kitab al-Inshaf, al-Mirdawi menjelaskan, salah satu opsi pendapat dalam Mazhab Hanbali, bahwa berpuasa Rajab termasuk sunat yg dianjurkan, selain puasa Sya’ban.


===============================




= Baca Juga =




DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/11/keutamaan-bulan-rajab-dan-puasa-rajab.html

0 Response to "Keutamaan Bulan Rajab Dan Puasa Rajab"

Posting Komentar