Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel Dapodik, Artikel Pembinaan, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019
link : Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019

 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun  PERMENDIKBUD NOMOR 3 TAHUN 2019 TENTANG JUKNIS BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan TAHUN 2019

Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2019 (BOS Reguler Tahun 2019) diterbitkan dgn pertimbangan bahwa 1) utk meningkatkan kanal dan mutu pendidikan sebagai  salah  satu  prioritas  pembangunan  nasional, perlu  mendorong  pemerintah  daerah  dalam menyelenggarakan  pendidikan  bagi  masyarakat  melalui pengalokasian dana derma operasional sekolah reguler; 2) agar  pengalokasian  dana  bantuan  operasional sekolah  reguler sesuai dgn tujuan dan sempurna sasaran, perlu menyusun petunjuk teknis; 3) Permendikud Nomor  1 Tahun  2018 tentang  Petunjuk  Teknis  Bantuan Operasional  Sekolah  masih  terdapat  kekurangan  dan tidak  sesuai lagi dgn  kebutuhan  hukum  masyarakat, sehingga perlu diganti.

Pasal 2 Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2019 (BOS Reguler Tahun 2019) menyatakan bahwa Petunjuk  teknis  BOS Reguler merupakan  pedoman  bagi pemerintah kawasan provinsi atau kabupaten/kota dan Sekolah dalam penggunaan dan pertanggungjawaban BOS Reguler.

Pasal 3 Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2019 (BOS Reguler Tahun 2019) menyatakan bahwa BOS  Reguler  bertujuan  utk  membantu  biaya  operasional penyelenggaraan pendidikan di Sekolah.

Pasal 4 Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2019 (BOS Reguler Tahun 2019) menyatakan bahwa 1)  BOS  Reguler  dialokasikan  utk  penyelenggaraan pendidikan di Sekolah; 2)  Besaran alokasi BOS  Reguler yg  diterima Sekolah dihitung berdasarkan  jumlah  peserta  didik  dikalikan  dgn satuan biaya; 3)  Satuan  biaya  BOS Reguluer Tahun 2019 sebagai berikut:
a.  SD  sebesar  Rp800.000,00  (delapan  ratus  ribu rupiah)  per  1  (satu)  peserta  didik  setiap  1  (satu) tahun;
b.  SMP  sebesar  Rp1.000.000,00  (satu  juta  rupiah)  per 1 (satu) penerima didik setiap 1 (satu) tahun;
c.  SMA sebesar Rp1.400.000,00 (satu juta empat ratus ribu rupiah) per 1 (satu) penerima didik setiap 1 (satu) tahun;
d.  SMK  sebesar  Rp1.600.000,00  (satu  juta  enam  ratus ribu rupiah) per 1 (satu) penerima didik setiap 1 (satu) tahun; dan
e.  SDLB,  SMPLB,  SMALB,  dan  SLB  sebesar Rp2.000.000,00  (dua  juta  rupiah)  per  1  (satu) penerima didik setiap 1 (satu) tahun.

Pada Pasal 5 Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2019 (BOS Reguler Tahun 2019) menyatakan bahwa Tata  cara  penggunaan dan  pertanggungjawaban BOS Reguler (Juknis BOS Reguler) tercantum  dalam Lampiran I yg  merupakan  bagian  tidak  terpisahkan  dari Peraturan Menteri ini.

Pada pasal 6 Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2019 (BOS Reguler Tahun 2019) menyatakan bahwa: 1)  BOS  Reguler  yg  diterima  Sekolah  digunakan  menggunakan prosedur PBJ (Pengadaan  Barang/Jasa) Sekolah;  (2)  Mekanisme PBJ (Pengadaan  Barang/Jasa) Sekolah  tercantum  dalam  Lampiran  II yg  merupakan bab tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 7 Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2019 (BOS Reguler Tahun 2019) menyatakan bahwa  Pada  saat  Peraturan  Menteri  ini  mulai  berlaku,  Peraturan Menteri  Pendidikan  dan Kebudayaan  Nomor  1  Tahun  2018 perihal Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (Berita Negara  Republik  Indonesia  Tahun  2018 Nomor 136),  dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.   

Cut off utk menetukan Alokasi dana BOS menurut Permendikbud Nomor 3Tahun 2019 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2019 (BOS Reguler Tahun 2019) ialah sebagai berikut:
1)  Triwulan I dan semester I
a)  Alokasi sementara  tiap  Sekolah  utk penyaluran triwulan I (utk penyaluran triwulanan) dan semester I (utk penyaluran semesteran) didasarkan pada hasil cut off tanggal 31 Oktober tahun anggaran sebelumnya.
b)  Berdasarkan data cut  off  tanggal  31  Oktober ini, provinsi  menyalurkan  dana  BOS  Reguler  ke  tiap Sekolah  di  awal  triwulan  I  (utk  penyaluran triwulanan)  dan  semester  I  (utk  penyaluran semesteran)  sesuai  dgn  ketentuan  peraturan perundang-undangan.
c)  Alokasi final  tiap  Sekolah utk  triwulan  I  dan semester  I  didasarkan  pada  hasil cut  off  tanggal  31 Januari. 
d)  Berdasarkan data cut  off  tanggal  31  Januari  ini, provinsi  menghitung  lebih  kurang  penyaluran  dana BOS  Reguler  di  awal  triwulan  I  (utk  penyaluran triwulanan)  dan  semester  I  (utk  penyaluran semesteran)  utk  dikompensasikan  dalam penyaluran dana BOS Reguler triwulan II dan semester II  sesuai  dgn  ketentuan  peraturan  perundang-undangan.
2)  Triwulan II
a)  Alokasi tiap  Sekolah  utk  penyaluran  triwulan  II (utk  penyaluran  triwulanan)  didasarkan  pada  hasil cut off tanggal 31 Januari.
b)  Berdasarkan data cut  off  tanggal  31  Januari  ini, provinsi  menyalurkan  dana  BOS  Reguler  ke  tiap Sekolah  di  awal  triwulan  II  (utk  penyaluran triwulanan)  sesuai  dgn  ketentuan  peraturan perundang-undangan.
3)  Triwulan III, triwulan IV, dan semester II
a)  Alokasi sementara  tiap  Sekolah  utk  penyaluran triwulan  III  dan  triwulan  IV  (utk  penyaluran triwulanan),  serta  semester  II  (utk  penyaluran semesteran) didasarkan  pada  hasil cut  off tanggal  31 Januari.
b)  Berdasarkan data cut  off  tanggal  31  Januari  ini, provinsi  menyalurkan  dana  BOS  Reguler  ke  tiap Sekolah  di  awal triwulan  III  dan  triwulan  IV  (utk penyaluran  triwulanan),  serta  semester  II  (utk penyaluran  semesteran)  sesuai  ketentuan  yg berlaku.
c)  Alokasi final  tiap  Sekolah  utk  triwulan  III  dan triwulan  IV  (utk  penyaluran  triwulanan),  serta semester II (utk penyaluran semesteran) didasarkan pada  hasil cut  off tanggal 31 Oktober tahun  anggaran berkenaan.
d)  Berdasarkan data cut  off  tanggal  31  Oktober  ini, provinsi  menghitung  lebih  kurang  penyaluran dana BOS  Reguler  di  awal triwulan  III  dan  triwulan  IV (utk  penyaluran  triwulanan),  serta  semester  II (utk  penyaluran  semesteran)  utk dikompensasikan  sebelum  akhir  tahun  anggaran berjalan  sesuai  dgn  ketentuan  peraturan perundang-undangan.

Ketentuan Penyaluran dana BOS Reguler sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis Bos Reguler Tahun 2019 (SD, SMP, SMA, SMK, SDLB,  SMPLB,  SMALB, SLB) ialah sebagai berikut:   
a.  penyaluran tiap triwulan
1)  triwulan I sebesar 20% (dua puluh persen) dari alokasi satu tahun;
2)  triwulan II  sebesar  40%  (empat  puluh  persen)  dari  alokasi satu tahun;
3)  triwulan III  sebesar  20%  (dua  puluh  persen)  dari  alokasi satu tahun; dan
4)  triwulan IV  sebesar  20%  (dua  puluh  persen) dari  alokasi satu tahun; dan
b.  penyaluran tiap semester
1)  semester I  sebesar  60%  (enam  puluh  persen)  dari  alokasi satu tahun; dan
2)  semester II  sebesar  40%  (empat  puluh persen)  dari  alokasi satu tahun.

 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun  PERMENDIKBUD NOMOR 3 TAHUN 2019 TENTANG JUKNIS BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan TAHUN 2019

Ketentuan Umum Penggunaan Dana BOS Reguler sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis Bos Reguler Tahun 2019 (SD, SMP, SMA, SMK, SDLB,  SMPLB,  SMALB, SLB) ialah sebagai berikut:   
a.  Penggunaan BOS  Reguler di Sekolah  harus  didasarkan  pada kesepakatan  dan  keputusan  bersama  antara tim BOS Reguler kepala Sekolah, guru, dan Komite Sekolah.  Hasil akad di atas harus dituangkan secara tertulis dalam bentuk info program rapat  dan  ditandatangani  oleh  peserta  rapat.    Kesepakatan penggunaan BOS  Reguler harus  didasarkan  skala  prioritas kebutuhan Sekolah, khususnya utk membantu mempercepat pemenuhan SNP.
b.  Dana BOS  Reguler yg  diterima Sekolah  tiap  triwulan  atau semester  dapat  direncanakan  utk  digunakan  membiayai acara lain pada triwulan atau semester berikutnya.
c.  Penggunaan  BOS  Reguler  diprioritaskan  utk  kegiatan operasional Sekolah nonpersonalia.
d.  Sekolah wajib memakai sebagian dana BOS Reguler utk membeli  buku  teks  utama  utk  ajaran  dan  panduan  guru sesuai  dgn  kurikulum  yg  digunakan  oleh Sekolah dgn ketentuan sebagai berikut:
1)  buku teks  utama  harus  sudah  dibeli  atau  tersedia  di Sekolah  sebelum tahun fatwa baru  dimulai.  Sekolah dapat  menggunakan BOS  Reguler triwulan  I  dan/atau triwulan  II  (bagi Sekolah yg  menerima  penyaluran  tiap triwulan),  atau  semester  I  (bagi  Sekolah  yg  menerima penyaluran  tiap  semester)  utk  membiayai  pembelian buku teks utama;
2)  Sekolah harus  mencadangkan  sebagian  dana BOS  Reguler yg  diterima  di  triwulan  I  dan/atau  triwulan  II  (utk Sekolah yg mendapatkan BOS Reguler tiap triwulan), atau di semester I (utk Sekolah yg mendapatkan BOS Reguler tiap semester)  pada  rekening Sekolah utk  pembayaran  buku teks  utama  yg  harus  dibeli Sekolah.    Jumlah  dana  yg dicadangkan  sesuai  dgn  kebutuhan  dana  utk pembayaran  pembelian  buku  teks  utama  yg  diwajibkan. Dana  yg  dicadangkan  ini  hanya  boleh  dicairkan  apabila Sekolah  hendak  membayar  pesanan  buku  tersebut  atau sudah memenuhi kewajiban penyediaan buku teks utama; 
3)  buku  teks  utama  yg  harus  dibeli  Sekolah  merupakan buku  teks  utama  yg  telah  dinilai  dan  telah  ditetapkan oleh Kementerian; dan
4)  pembelian buku teks utama diubahsuaikan dgn kebutuhan tiap Sekolah berdasarkan  kewajiban  penyediaan  buku  teks utama.
e.  Penggunaan dana yg pelaksanaannya sifatnya kegiatan, biaya yg  dapat  dibayarkan  dari BOS  Reguler mencakup pengadaan alat  tulis  kantor atau  penggandaan  materi, biaya  penyiapan tempat  kegiatan,  honor  narasumber  lokal  sesuai  standar  biaya umum  setempat,  dan/atau  perjalanan  dinas  dan/atau penyediaan konsumsi  bagi  panitia  dan  narasumber  apabila diharapkan dan sesuai dgn ketentuan peraturan perundang-undangan.
f.  Ketentuan  terkait  jasa  profesi  (honor  narasumber)  hanya  dapat diberikan  kepada  narasumber  yg  mewakili  instansi  resmi  di luar Sekolah, ibarat Kwartir Daerah (Kwarda), Komite Olahraga Nasional  Indonesia   (KONI)  daerah, Badan  Narkotika  Nasional (BNN),  dinas  pendidikan,  dinas  kesehatan,  unsur  keagamaan, dan/atau  lainnya  berdasarkan  surat  tugas  yg  dikeluarkan oleh instansi yg diwakilinya atau berwenang.
g.  Pengadaan sarana dan prasarana oleh Sekolah harus mengikuti standar sarana dan prasarana dan spesifikasi yg berlaku.
h.  Penggunaan  dana  yg  pelaksanaan  berupa  pekerjaan  fisik, biaya  yg  dapat  dibayarkan  dari  BOS  Reguler mencakup pembayaran upah tukang sesuai standar biaya umum setempat, bahan, transportasi, dan/atau konsumsi.
i.  Satuan  biaya  utk  belanja dgn  menggunakan  dana BOS Reguler mengikuti  ketentuan  yg  ditetapkan  oleh Pemerintah Daerah.


Hal gres yg diatur dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS Reguler Tahun 2019 (SD, SMP, SMA, SMK, SDLB,  SMPLB,  SMALB, SLB) ialah bahwa semua proses  pengadaan barang oleh  Sekolah harus sesuai  dgn prosedur PBJ (Pengadaaan Barang Jasa) Sekolah. Dalam lampiran Permendikbud No 3 Tahun 2019 ditegaskan Organisasi PBJ Sekolah, yg terdiri atas: a)  kepala Sekolah; b)  Bendahara BOS Reguler; c)  tenaga manajemen Sekolah; dan  d)  guru.

Beberapa ketentuan prosedur PBJ (Pengadaaan Barang Jasa) Sekolah, antara lain:
a.  kepala Sekolah wajib  menetapkan  spesifikasi  teknis  utk  nilai pengadaan di atas Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah); dan
b.  penetapan spesifikasi teknis mengacu pada RKAS.
c.  Kepala  Sekolah  atau Bendahara  BOS  Reguler  melakukan pembelian  langsung  kepada  Penyedia  utk PBJ  Sekolah dgn  nilai  paling banyak Rp50.000.000,00  (lima  puluh juta rupiah).
d.  PBJ  Sekolah dgn  nilai  paling banyak Rp50.000.000,00  (lima puluh juta rupiah) hingga dgn Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah), dilakukan dgn cara:
1)  kepala Sekolah mengundang minimal 2 (dua) Pelaku Usaha utk  mengajukan  penawaran  sesuai  dgn  spesifikasi teknis yg ditetapkan;
2)  kepala Sekolah melaksanakan pemilihan dan perundingan dgn calon Penyedia.  Apabila  hanya  terdapat  1  (satu) Pelaku Usaha yg  mengajukan  penawaran, maka kepala Sekolah pribadi melaksanakan negosiasi;
3)  kepala  Sekolah  menetapkan Penyedia.  Apabila  kepala Sekolah tidak  menetapkan Penyedia, maka kepala Sekolah melakukan kembali proses pemilihan dan negosiasi; dan
4)  kepala Sekolah menandatangani Surat Perintah Kerja (SPK) sehabis kepala Sekolah memutuskan Penyedia.
c.  PBJ Sekolah  dgn  nilai lebih  besar  dari  Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah), maka PBJ Sekolah dilaksanakan melalui UKPBJ, dgn ketentuan sebagai berikut: 
1)  kepala Sekolah menyusun spesifikasi teknis atau Kerangka Acuan Kerja (KAK);
2)  kepala Sekolah memutuskan harga perkiraan;
3)  kepala Sekolah melalui dinas pendidikan mengajukan surat permohonan kepada UKPBJ terdekat; dan
4)  Bendahara BOS Reguler mendapatkan pekerjaan dari UKPBJ.
d. Harus melaksanakan Serah terima PBJ Sekolah sesuai ketentuan.

Selengkapnya silahkan baca dan download Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS Reguler Tahun 2019 (SD, SMP, SMA, SMK, SDLB,  SMPLB,  SMALB, SLB) yg terdiri dari Lampiran 1 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama SMP Sekolah Menengah kejuruan tahun 2019; dan Lampiran 2 yg berisi ketentuan perihal Mekanisme Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) di Sekolah.




Link download Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS Reguler Tahun 2019 (SD, SMP, SMA, SMK, SDLB,  SMPLB,  SMALB, SLB) -----DISINI------


Baca Juga Aturan Juknis BOS 2019 menurut Surat Edaran Mendagri yg terbaru ----DISINI---


Demikian informasi perihal Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Juknis BOS SD Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Tahun 2019 (BOS Reguler Tahun 2019). Semoga ada manfaatnya, terima kasih.





= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019 dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/11/permendikbud-nomor-3-tahun-2019-wacana.html

0 Response to "Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 Wacana Juknis Bos Sd Smp Sma Smk Tahun 2019"

Posting Komentar