Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk
link : Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk

Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak PERMENDIKBUD NOMOR 51 TAHUN 2018 TENTANG JUKNIS PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK

Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak (TK), SD (SD), SMP (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diterbikan utk menggantikan Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 wacana Penerimaan Peserta Didik Baru Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan Sederajat yg sudah  tidak  sesuai  dgn  perkembangan kebutuhan layanan pendidikan. (Link Download Salinan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan format PDF berada diakhir posting ini)

Pasal 2 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK, menyatakan bahwa PPDB dilakukan menurut prinsip: nondiskriminatif; objektif;  transparan;  akuntabel; dan  berkeadilan. Khusus utk prinspi Nondiskriminatif  dikecualikan bagi Sekolah yg  secara  khusus  melayani peserta didik dari kelompok gender atau agama tertentu.

Pasal 3 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK, Peraturan Menteri ini bertujuan utk:
a.  mendorong peningkatan jalan masuk layanan pendidikan;
b.  dipakai sebagai pedoman bagi:
1.  kepala  daerah  utk  membuat  kebijakan  teknis pelaksanaan PPDB  dan  menetapkan  zonasi  sesuai dgn kewenangannya; dan
2.  kepala Sekolah dalam melaksanakan PPDB.

Terkait Pelaksanaan PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan dinyatakan dalam Pasal 4 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 bahwa
1)  Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh Pemerintah  Daerah melaksanakan PPDB pada bulan Mei setiap tahun.
2)  Pelaksanaan  PPDB dimulai dari tahap:
a.  pengumuman registrasi penerimaan calon peserta didik  baru  pada  Sekolah  yg  bersangkutan  yg dilakukan secara terbuka;
b.  pendaftaran;
c.  seleksi sesuai dgn jalur pendaftaran;
d.  pengumuman penetapan peserta didik baru; dan
e.  daftar ulang.
3)  Khusus  utk  SMK  dalam  tahap  pelaksanaan  PPDB sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (2)  dapat  melaksanakan proses  seleksi  khusus yg  dilakukan sebelum  tahap pengumuman penetapan peserta didik baru.
4)  Pengumuman  pendaftaran  penerimaan  calon  peserta didik gres paling sedikit memuat info sebagai berikut:
a.  persyaratan  calon  peserta  didik  sesuai  dgn jenjangnya;
b.  tanggal pendaftaran;
c.  jalur registrasi yg terdiri dari jalur zonasi, jalur prestasi, atau jalur perpindahan orangtua/wali;
d.  jumlah  daya  tampung  yg  tersedia  pada  kelas  1 SD,  kelas  7  SMP,  dan  kelas  10  SMA  atau Sekolah Menengah kejuruan sesuai  dgn  data  Rombongan  Belajar  dalam Dapodik; dan
e.  tanggal penetapan pengumuman hasil proses seleksi PPDB.
5)  Pengumuman  pendaftaran  penerimaan  calon  peserta didik baru  melalui papan pengumuman Sekolah maupun media lainnya.
6)  Pengumuman penetapan peserta didik gres abjad d dilakukan sesuai dgn jalur registrasi dalam PPDB. 
7)  Penetapan peserta  didik  gres dilakukan  menurut hasil  rapat  dewan  guru  yg  dipimpin  oleh  kepala Sekolah  dan  ditetapkan  melalui   keputusan  kepala Sekolah.

Pasal 5 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK, menyatakan bahwa
(1)  PPDB  dilaksanakan  dgn  menggunakan  mekanisme dalam jaringan (daring).
(2)  Dalam  hal  tidak  tersedia  fasilitas  jaringan,  maka  PPDB dilaksanakan melalui mekanisme luar jaringan (luring).


Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak PERMENDIKBUD NOMOR 51 TAHUN 2018 TENTANG JUKNIS PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK

Terkait Persyaratan Siswa baru, Pasal 6 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK, menyatakan bahwa Persyaratan calon peserta didik gres pada Taman Kanak-kanak adalah: 
a.  berusia  4  (empat)  tahun  sampai  dgn  5  (lima)  tahun utk kelompok A; dan
b.  berusia  5  (lima)  tahun  sampai  dgn  6  (enam)  tahun utk kelompok B.

Pasal 7  Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK, menyatakan bahwa Persyaratan  calon peserta didik baru  kelas  1  (satu)  SD
1) berusia:
a.  7 (tujuh) tahun; atau
b.  paling  rendah  6  (enam)  tahun  pada  tanggal 1  Juli tahun berjalan.
2)  Sekolah  wajib  mendapatkan peserta  didik  yg  berusia  7 (tujuh) tahun.
3)  Pengecualian  syarat  usia  paling  rendah  6  (enam)  tahun yaitu paling rendah 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan pada tanggal 1 Juli tahun  berjalan  yg  diperutkkan  bagi  calon peserta didik yg  mempunyai potensi kecerdasan dan/atau talenta istimewa  dan  kesiapan  psikis  yg  dibuktikan  dgn rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.
4)  Dalam  hal  psikolog  profesional  tidak  tersedia,  rekomendasi  sanggup dilakukan oleh dewan guru Sekolah.

Pasal 8 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK, menyatakan bahwa Persyaratan calon peserta didik gres kelas 7 (tujuh) SMP:
a.  berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan; dan
b.  memiliki  ijazah atau surat  tanda  tamat  berguru SD  atau bentuk lain yg sederajat.
 
Pasal 9 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK, menyatakan bahwa Persyaratan  calon peserta didik baru  Sekolah Menengan Atas atau Sekolah Menengah kejuruan kelas  10  (sepuluh) : 
a.  berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan;
b.  memiliki  ijazah atau surat tanda  tamat  berguru SMP atau bentuk lain yg sederajat; dan
c.  memiliki  SHUN  SMP  atau  bentuk  lain  yg sederajat.
Khusus  Sekolah Menengah kejuruan dgn bidang  keahlian,  program  keahlian,  atau kompetensi  keahlian  tertentu  dapat  memutuskan tambahan  persyaratan  khusus  dalam  penerimaan peserta didik gres kelas 10 (sepuluh).
Persyaratan  calon peserta didik baru  kelas  10  (sepuluh) terkait kepemilikan SHUN  SMP  atau  bentuk  lain  yg sederajat dikecualikan  bagi  calon peserta didik yg  berasal  dari Sekolah di luar negeri.

Pasal 10 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa Syarat  usia  harus dibuktikan  dgn  akta  kelahiran  atau surat  keterangan  lahir  yg  dikeluarkan  oleh  pihak  yg berwenang  dan  dilegalisir  oleh  lurah/kepala  desa  setempat sesuai dgn domisili calon peserta didik.

Pasal 11 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa 1)  Persyaratan  calon peserta didik baru  baik  warga  negara Indonesia atau warga negara aneh utk kelas 7 (tujuh) SMP atau kelas 10 (sepuluh) SMA/SMK yg berasal dari Sekolah  di  luar  negeri  selain  memenuhi  persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dan Pasal 9, wajib mendapatkan  surat  keterangan  dari direktur  jenderal yg menangani bidang pendidikan dasar dan menengah. 2)  Selain memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat  (1),  peserta  didik  warga  negara  asing  wajib mengikuti  matrikulasi  pendidikan  Bahasa  Indonesia paling singkat 6 bulan yg diselenggarakan oleh Sekolah yg bersangkutan.

Pasal 12 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa Ketentuan  terkait  persyaratan  usia  dan  memiliki  SHUN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 hingga dgn Pasal 9  dikecualikan  bagi peserta didik  penyandang  disabilitas di Sekolah yg menyelenggarakan layanan inklusif.

Pasal 13 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK, menyatakan khusus utk sekolah yg menyelenggarakan pendidikan khusus;menyelenggarakan pendidikan layanan khusus; dan berada di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar, dapat  melebihi  persyaratan  usia  dalam  pelaksanaan PPDB.   Ketentuan  melebihi  persyaratan  usia  berlaku  juga  bagi  anak  yg berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu.

Pasal 14 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa
1)  Apabila  berdasarkan  hasil  seleksi  PPDB,  Sekolah memiliki  jumlah  calon peserta didik yg melebihi  daya tampung,  maka  Sekolah wajib  melaporkan  kelebihan calon peserta didik  tersebut  kepada  dinas  pendidikan sesuai dgn kewenangannya.
2)  Dinas  pendidikan  sesuai  dgn  kewenangannya  wajib menyalurkan  kelebihan  calon peserta  didik pada  Sekolah  lain dalam zonasi yg sama.
3)  Dalam  hal  daya  tampung  pada  zonasi  yg  sama tidak  tersedia, peserta  didik  disalurkan  ke  Sekolah lain dalam  zonasi terdekat.
4)  Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) dilakukan sebelum pengumuman penetapan hasil proses seleksi PPDB.
5)  Dalam pelaksanaan PPDB, Sekolah yg diselenggarakan oleh Pemda dilarang:
a.  menambah  jumlah  Rombongan  Belajar,  kalau Rombongan Belajar yg  ada  telah  memenuhi  atau melebihi  ketentuan Rombongan  Belajar  dalam standar  nasional  pendidikan  dan  Sekolah  tidak mempunyai lahan; dan/atau
b.  menambah ruang kelas baru. 

Pasal 15 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa sekolah  wajib  melakukan  pengisian,  pengiriman,  dan pemutakhiran  data peserta didik  dan  Rombongan  Belajar dalam  Dapodik  secara  berkala  paling  sedikit  1  (satu)  kali dalam 1 (satu) semester.  

Terkait Jalur Pendaftaran PPDB, Pasal 16 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1)  Pendaftaran PPDB  dilaksanakan  melalui  jalur  sebagai berikut:
a.  zonasi;
b.  prestasi; dan
c.  perpindahan kiprah orang tua/wali. 
2)  Jalur  zonasi  paling  sedikit  90%  (sembilan  puluh  persen) dari daya tampung Sekolah.
3)  Jalur  prestasi   paling  banyak  5%  (lima  persen)  dari  daya tampung Sekolah.
4)  Jalur  perpindahan tugas  orang  tua/wali  paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung Sekolah.
5)  Calon peserta  didik hanya  dapat  memilih  1  (satu)  jalur dari  3  (tiga)  jalur  pendaftaran  PPDB  dalam satu zonasi.
6)  Selain melakukan registrasi PPDB melalui jalur zonasi sesuai  dgn  domisili  dalam  zonasi  yg  telah ditetapkan,  calon  peserta  didik  dapat  melaksanakan pendaftaran  PPDB  melalui  jalur  prestasi  di  luar  zonasi domisili peserta didik. 
7)  Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh Pemerintah  Daerah dihentikan membuka jalur registrasi penerimaan peserta didik baru  selain  yg  diatur dalam  Peraturan  Menteri ini.

Pasal 17
Dalam  hal  jalur  perpindahan  tugas  orang  tua/wali sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  16  ayat  (4)  tidak terpenuhi maka sisa kuota dialihkan ke jalur zonasi atau jalur prestasi.

Pasal 18
1)  Dalam  melaksanakan  PPDB  melalui  jalur  zonasi dgn kuota  paling  sedikit  90%  (sembilan  puluh  persen) sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  16 ayat  (1)  huruf  a, Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh Pemerintah  Daerah wajib  menerima  calon peserta didik  yg  berdomisili sesuai zona yg ditetapkan Pemerintah Daerah.
2)  Domisili calon peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat  (1)  berdasarkan  alamat  pada  kartu  keluarga  yg diterbitkan  paling  singkat  1  (satu)  tahun  sebelum pelaksanaan PPDB.
3)  Kartu  keluarga  dapat  diganti  dgn  surat  keterangan domisili  dari rukun  tetangga  atau  rukun  warga   yg dilegalisir  oleh  lurah/kepala  desa  setempat  yg menerangkan  bahwa peserta didik  yg  bersangkutan telah  berdomisili  paling  singkat  1  (satu)  tahun  semenjak diterbitkannya surat keterangan domisili.
4)  Sekolah  memprioritaskan peserta didik  yg  mempunyai kartu keluarga atau surat keterangan domisili dalam satu wilayah kabupaten/kota yg sama dgn Sekolah asal.

Pasal 19 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa
1)  Kuota paling sedikit 90% (sembilan puluh persen) dalam jalur zonasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (2) termasuk kuota bagi:
a.  peserta didik tidak mampu; dan/atau
b. anak  penyandang  disabilitas  pada  Sekolah  yg menyelenggarakan layanan inklusif. 
2)  Peserta didik  baru  yg  berasal  dari  keluarga  ekonomi tidak bisa dibuktikan  dgn  bukti  keikutsertaan  Peserta  Didik dalam  program  penanganan  keluarga  tidak  mampu  dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.
3)  Orang  tua/wali  peserta  didik  wajib  membuat  surat keterangan  yg  menyatakan  bersedia  diproses  secara hukum,  apabila  terbukti  memalsukan  bukti keikutsertaan dalam aktivitas penanganan keluarga tidak mampu  dari  Pemerintah  Pusat  atau  Pemerintah  Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (2).
4)  SMA/SMK yg diselenggarakan oleh Pemerintah kawasan wajib mendapatkan Peserta didik yg berasal dari keluarga tidak bisa paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah daya tampung.
5)  Orang  tua/wali  peserta  didik  kelas  10  (sepuluh) SMA/SMK yg belum menerapkan wajib berguru 12 (dua belas)  tahun,  juga  wajib  menyatakan  bersedia mengembalikan  biaya  pendidikan  dalam  surat keterangan sebagaimana dimaksud pada ayat (3).  
6)  Peserta  didik  yg  Orang  tua/walinya  terbukti memalsukan  bukti  keikutsertaan  dalam  aktivitas penanganan  keluarga  tidak  mampu  dari  Pemerintah Pusat  atau  Pemerintah  Daerah  sebagaimana  dimaksud pada  ayat  (3),  akan  dikenai  sanksi  pengeluaran  dari Sekolah.
7)  Sanksi pengeluaran dari Sekolah sebagaimana dimaksud pada  ayat  (6)  diberikan  berdasarkan  hasil  penilaian Sekolah  bersama  dgn  komite  Sekolah  dan  dinas pendidikan sesuai dgn kewenangannya.
8)  Dalam  hal  terdapat  dugaan  pemalsuan  bukti keikutsertaan dalam aktivitas penanganan keluarga tidak mampu  dari  Pemerintah  Pusat  atau  Pemerintah  Daerah sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (3),  Sekolah  bersama Pemerintah  Daerah  wajib  melakukan  verifikasi data  dan lapangan  serta menindaklanjuti  hasil  verifikasi  sesuai dgn ketentuan perundang-undangan.
9)  Pernyataan bersedia diproses secara aturan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berlaku juga bagi orang tua/wali yg terbukti meniru keadaan sehingga seakan-akan Peserta Didik merupakan penyandang disabilitas.
10) Sanksi pengeluaran dari Sekolah sebagaimana dimaksud pada  ayat  (6)  berlaku  juga  bagi  Peserta  Didik  yg meniru keadaan sehingga seakan-akan Peserta Didik merupakan penyandang disabilitas.

Pasal 20 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa
1)  Penetapan  zonasi  dilakukan  pada  setiap  jenjang  oleh Pemerintah  Daerah  sesuai  dgn  kewenangannya, dgn  prinsip  mendekatkan  domisili  peserta  didik dgn Sekolah.
2)  Penetapan  zonasi  oleh  Pemerintah  Daerah  pada  setiap jenjang  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  wajib memperhatikan jumlah ketersediaan daya tampung yg disesuaikan  dgn  ketersediaan  jumlah  anak  usia Sekolah pada setiap jenjang di kawasan tersebut.
3)  Pemerintah  Daerah  sesuai  dgn  kewenangannya  wajib memastikan  semua  wilayah  administrasi  masuk  dalam penetapan zonasi sesuai dgn jenjang pendidikan.
4)  Dinas  Pendidikan  wajib  memastikan  bahwa  semua Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh  Pemerintah  Daerah dalam  proses  PPDB  telah  mendapatkan peserta didik  dalam zonasi yg telah ditetapkan.
5)  Penetapan  zonasi  pada  setiap  jenjang  sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib diumumkan paling usang 1 (satu)  bulan  sebelum  pengumuman  secara  terbuka registrasi PPDB.
6)  Dalam  menetapkan  zonasi  pada  setiap  jenjang sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemda melibatkan  musyawarah  atau kelompok  kerja  kepala Sekolah.
7)  Bagi  Sekolah  yg  berada  di  daerah  perbatasan  provinsi atau  kabupaten/kota,  penetapan  zonasi  pada  setiap jenjang  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  sanggup dilakukan menurut kesepakatan secara tertulis antar Pemerintah Daerah.
8)  Penetapan  zonasi  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1) wajib  dilaporkan  kepada  Menteri  melalui  forum penjaminan mutu pendidikan setempat.

Pasal 21 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK
1)  Jalur  prestasi  dgn  kuota  paling  banyak  5% sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  16  ayat  (3) ditentukan berdasarkan:
a.  nilai uji  Sekolah  berstandar  nasional atau UN; dan/atau 
b.  hasil  perlombaan  dan/atau  penghargaan  di  bidang akademik  maupun  nonakademik  pada  tingkat internasional,  tingkat  nasional,  tingkat  provinsi, dan/atau tingkat kabupaten/kota.
2)  Peserta  didik  yg  masuk  melalui  jalur  Prestasi merupakan  peserta  didik  yg  berdomisili  di  luar  zonasi Sekolah yg bersangkutan.

Pasal 22
1)  Jalur  perpindahan tugas  orang  tua/wali  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (1) abjad c ditujukan bagi calon  peserta  didik  yg  berdomisili  di  luar  zonasi Sekolah yg bersangkutan. 
2)  Perpindahan  tugas  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1) dibuktikan  dgn  surat  penugasan  dari  instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yg mempekerjakan.

Pasal 23 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK
1)  Ketentuan  mengenai  jalur  pendaftaran  PPDB  melalui zonasi,  prestasi,  dan  perpindahan  tugas  orang  tua/wali  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  16  sampai  dgn Pasal 22 dikecualikan utk:
a.  Sekolah yg diselenggarakan oleh masyarakat;
b.  Sekolah Menengah kejuruan yg diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah;
c.  Sekolah Kerja Sama;
d.  Sekolah Indonesia di luar negeri;
e.  Sekolah  yg  menyelenggarakan  pendidikan khusus;
f.  Sekolah yg menyelenggarakan pendidikan layanan khusus;
g.  Sekolah berasrama;
h.  Sekolah  di  daerah  tertinggal,  terdepan,  dan  terluar; dan
i.  Sekolah  di  daerah  yg  jumlah  penduduk  usia Sekolah  tidak  dapat  memenuhi  ketentuan  jumlah peserta didik dalam 1 (satu) Rombongan Belajar.
2)  Pengecualian  ketentuan  jalur  pendaftaran  PPDB  bagi Sekolah  di  daerah  yg  jumlah  penduduk  usia  Sekolah tidak  dapat  memenuhi  ketentuan  jumlah peserta didik dalam  1  (satu)  Rombongan  Belajar  sebagaimana dimaksud  pada  ayat  (1)  huruf  i  ditetapkan  oleh Pemerintah  Daerah  sesuai  dgn  kewenangannya  dan dilaporkan  kepada direktur  jenderal yg  menangani bidang pendidikan dasar dan menengah.
 
Pasal 24 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa
(1) Seleksi calon peserta didik gres kelas 1 (satu) SD hanya menggunakan  jalur  zonasi  dan  jalur  perpindahan kiprah orang tua/wali.
(2) Seleksi  calon peserta  didik  baru  kelas  1  (satu)  SD mempertimbangkan  kriteria  dgn  urutan  prioritas sebagai berikut:
a.  usia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1); dan
b.  jarak  tempat  tinggal  terdekat  ke  Sekolah  dalam zonasi  yg  ditetapkan  oleh  Pemerintah  Daerah kabupaten/kota.
(3)  Sekolah  wajib  menerima peserta didik  yg  berusia  7 (tujuh) tahun  dgn  domisili  dalam  zonasi  yg  telah ditetapkan.
(4) Jika  usia  calon peserta didik  sebagaimana  dimaksud pada  ayat  (1)  sama,  maka  penentuan peserta  didik didasarkan pada jarak tempat tinggal calon peserta didik yg terdekat dgn Sekolah.
(5) Dalam seleksi calon peserta didik gres kelas 1 (satu) SD tidak dilakukan tes membaca, menulis, dan berhitung.

Pasal 25 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa Seleksi  calon peserta  didik  baru  kelas  7  (tujuh)  SMP menggunakan  jalur  zonasi,  jalur  prestasi,  dan  jalur perpindahan kiprah orang tua/wali.

Pasal 26 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1) Seleksi calon peserta didik gres kelas 7 (tujuh) SMP yg menggunakan  mekanisme daring  dilakukan  dgn memprioritaskan  jarak  tempat  tinggal  terdekat  ke Sekolah dalam zonasi yg ditetapkan.
2) Jika  jarak  tempat  tinggal  calon peserta didik  dgn Sekolah  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  sama, maka  yg  diprioritaskan  ialah peserta  didik  yg mendaftar lebih awal. 

Pasal 27 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1) Seleksi calon peserta didik gres kelas 7 (tujuh) SMP yg menggunakan  mekanisme luring,  dilakukan  dgn memprioritaskan jarak tempat tinggal calon peserta didik yg  terdekat  dgn  Sekolah  dalam  zonasi  yg ditetapkan.
2) Untuk  daya  tampung  terakhir  dari  sisa  kuota  jalur zonasi,  jika  terdapat  calon peserta didik yg  mempunyai jarak  tempat  tinggal  dgn  Sekolah  sama,  maka dilakukan  dgn  memprioritaskan peserta didik  yg memiliki  nilai uji Sekolah  berstandar  nasional  lebih tinggi.

Pasal 28 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa: Seleksi  calon peserta didik  baru  kelas  10  (sepuluh)  Sekolah Menengan Atas menggunakan  jalur  zonasi,  jalur  prestasi,  dan  jalur perpindahan kiprah orang tua/wali.

Pasal 29 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1) Seleksi  calon peserta didik baru  kelas  10  (sepuluh)  Sekolah Menengan Atas yg memakai mekanisme daring, dilakukan dgn memprioritaskan  jarak  tempat  tinggal  terdekat  ke Sekolah dalam zonasi yg ditetapkan.
2) Jika jarak  tempat  tinggal  calon  peserta didik  dgn Sekolah  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)  sama, maka  yg  diprioritaskan  ialah peserta  didik  yg mendaftar lebih awal.

Pasal 30 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1) Seleksi  calon peserta didik baru  kelas  10  (sepuluh)  Sekolah Menengan Atas yg memakai mekanisme luring, dilakukan dgn memprioritaskan jarak tempat tinggal calon peserta didik yg  terdekat  dgn  Sekolah  dalam  zonasi  yg ditetapkan.
2) Untuk  daya  tampung  terakhir  dari  sisa  kuota  jalur zonasi,  jika  terdapat  calon peserta didik yg  mempunyai jarak  tempat  tinggal  dgn  Sekolah  sama,  maka dilakukan  dgn  memprioritaskan peserta didik  yg mempunyai nilai UN lebih tinggi.

Pasal 31 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1) Seleksi  calon peserta didik baru  kelas  10  (sepuluh)  Sekolah Menengah kejuruan tidak memakai jalur registrasi PPDB sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16.
2) Seleksi  calon peserta didik baru  kelas  10  (sepuluh)  Sekolah Menengah kejuruan dgn mempertimbangkan nilai UN.
3) Selain  mempertimbangkan  nilai  UN  sebagaimana dimaksud pada ayat (1), proses seleksi dilakukan dgn mempertimbangkan: 
a.  hasil  tes  bakat  dan  minat  sesuai  dgn  bidang keahlian  yg  dipilihnya  dgn  memakai kriteria  yg  ditetapkan  Sekolah,  dan  institusi pasangan atau asosiasi profesi; dan/atau
b.  hasil  perlombaan  dan/atau  penghargaan  di  bidang akademik  maupun  non  akademik sesuai  dgn bakat  minat pada  tingkat  internasional,  tingkat nasional,  tingkat  provinsi,  dan/atau  tingkat kabupaten/kota.
4)  Dalam  hal  hasil UN  dan  hasil  seleksi  sebagaimana dimaksud  pada  ayat  (3)  sama, Sekolah memprioritaskan calon  peserta  didik  yg  berdomisili  pada  wilayah provinsi  atau kabupaten/kota yg  sama  dgn  Sekolah Menengah kejuruan yg bersangkutan.

Pasal 32 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1)  Daftar  ulang  dilakukan  oleh  calon peserta didik  gres yg telah diterima utk memastikan statusnya sebagai peserta didik pada Sekolah yg bersangkutan.
2)  Pendataan  ulang  dilakukan  oleh  TK  dan  Sekolah  utk memastikan status peserta didik usang pada Sekolah yg bersangkutan. 

Pasal 33 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:

1)  Pelaksanaan  PPDB  pada  Sekolah  yg  mendapatkan santunan operasional Sekolah tidak dipungut biaya.
2)  Pendataan ulang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (2) tidak dipungut biaya.
3)  Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh Pemerintah  Daerah dilarang:
a. melakukan  pungutan  dan/atau  sumbangan  yg terkait  dgn  pelaksanaan  PPDB  maupun perpindahan peserta didik; dan
b. melakukan  pungutan  utk  membeli  seragam  atau buku tertentu yg dikaitkan dgn PPDB. 

Pasal 34 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
(1) Peserta didik  yg  berasal  dari  keluarga  tidak  bisa pada SMA/SMK  yg  diselenggarakan  oleh  Pemerintah kawasan dibebaskan dari biaya pendidikan.
(2) Pemerintah  daerah  provinsi  wajib  mengalokasikan anggaran  utk  membiayai  peserta  didik  yg  tidak bisa sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Pasal 35 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1) Perpindahan peserta didik  antar  Sekolah  dalam  satu daerah  kabupaten/kota,  antarkabupaten/kota  dalam satu  daerah  provinsi,  atau  antarprovinsi  dilaksanakan atas  dasar  persetujuan  Kepala  Sekolah  asal  dan  kepala Sekolah yg dituju.
2) Dalam  hal  terdapat  perpindahan  peserta  didik sebagaimana dimaksud pada ayat (1), maka Sekolah yg bersangkutan wajib memperbaharui Dapodik.
3)  Perpindahan peserta didik sebagaimana  dimaksud  pada ayat  (1)  dan  ayat  (2)  wajib  memenuhi  ketentuan persyaratan  PPDB  dan/atau  sistem  zonasi  yg  diatur dalam Peraturan Menteri ini.

Pasal 36
1)  Peserta didik  setara  SD  di  negara  lain  dapat  pindah  ke SD di Indonesia sehabis memenuhi:
a.  surat pernyataan dari kepala Sekolah asal; 
b.  surat  keterangan  dari  direktur  jenderal  yg menangani bidang pendidikan dasar dan menengah; dan
c.  lulus  tes  kelayakan  dan  penempatan  yg diselenggarakan Sekolah yg dituju.
2)  Peserta didik setara SMP, SMA, atau Sekolah Menengah kejuruan di negara lain dapat  diterima  di  SMP,  SMA, atau SMK  di  Indonesia setelah:
a.  menyerahkan  fotokopi  ijazah  atau  dokumen  lain yg  membuktikan  bahwa  peserta  didik  yg bersangkutan  telah  menuntaskan  pendidikan jenjang sebelumnya; 
b.  surat pernyataan dari kepala Sekolah asal; 
c.  surat  keterangan  dari  direktur  jenderal  yg menangani bidang pendidikan dasar dan menengah; dan
d.  lulus  tes  kelayakan  dan  penempatan  yg diselenggarakan Sekolah yg dituju.

Pasal 37 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1)  Peserta didik jalur  pendidikan  nonformal/informal  sanggup diterima  di  SD  tidak  pada  awal  kelas  1  (satu)  sehabis lulus  tes  kelayakan  dan  penempatan  yg diselenggarakan oleh SD yg bersangkutan.
2)  Peserta didik  jalur pendidikan  nonformal/informal sanggup diterima  di  SMP  tidak  pada  awal  kelas  7  (tujuh)  sehabis memenuhi persyaratan:
a.  mempunyai ijazah kesetaraan aktivitas Paket A; dan
b.  lulus  tes  kelayakan  dan  penempatan  yg diselenggarakan oleh SMP yg bersangkutan.
3)  Peserta didik jalur pendidikan nonformal  atau  informal dapat  diterima  di  Sekolah Menengan Atas atau SMK  tidak  pada  awal  kelas 10 (sepuluh) setelah:
a.  mempunyai ijazah kesetaraan aktivitas Paket B; dan
b.  lulus  tes  kelayakan  dan  penempatan  yg diselenggarakan  oleh  SMA  atau  SMK  yg bersangkutan.
4)  Dalam  hal  terdapat  perpindahan peserta didik dari jalur pendidikan  nonformal/informal  ke  Sekolah  sebagaimana dimaksud  pada  ayat  (1),  ayat  (2),  dan  ayat  (3),  maka Sekolah  yg  bersangkutan  wajib  memperbaharui Dapodik.

Pasal 38 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1)  Sekolah  wajib  melaporkan  pelaksanaan  PPDB  dan perpindahan peserta didik  antarSekolah  setiap  tahun ajaran  kepada Pemerintah  Daerah sesuai  dgn kewenangannya.
2)  Dinas  pendidikan provinsi  atau  kabupaten/kota  wajib memiliki  kanal  pelaporan  utk  menerima  laporan masyarakat terkait pelaksanaan PPDB.  
3)  Masyarakat  dapat  mengawasi  dan  melaporkan pelanggaran  dalam  pelaksanaan  PPDB  melalui  laman http://ult.kemdikbud.go.id.

Pasal 39 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1)  Dinas  pendidikan  provinsi  atau  kabupaten/kota melakukan  koordinasi,  pemantauan,  dan  penilaian pelaksanaan PPDB.
2)  Kementerian  melakukan  pemantauan  dan  penilaian terhadap  pelaksanaan  PPDB  paling  sedikit  1  (satu)  kali dalam 1 (satu) tahun.

Pasal 40 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa dalam pelaksanaan Peraturan Menteri ini:
a.  Pemerintah  Daerah  melakukan  pembinaan  dan pengawasan  kepada  Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh Pemda dan masyarakat di wilayahnya; dan
b.  Menteri  melakukan  pembinaan  dan  pengawasan  kepada Pemerintah  Daerah  dalam  pelaksanaan  norma,  standar, prosedur,  dan  kriteria  yg  telah  ditetapkan  oleh Kementerian.

Pasal 41 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa:
1)  Pelanggaran  terhadap  Peraturan  Menteri  ini  diberikan hukuman dgn ketentuan sebagai berikut:
a. Kementerian  melalui  kementerian  yg menyelenggarakan  urusan  pemerintahan  dalam negeri  memberikan  sanksi  kepada  gubernur  atau bupati/walikota  bagi  Pemerintah  Daerah  yg membuat  peraturan  tidak  sesuai  dgn  norma, standar,  prosedur,  dan  kriteria  yg  telah ditetapkan oleh Kementerian.
b. Kementerian  memberikan  sanksi  berupa pengurangan  santunan Pemerintah Pusat dan/atau realokasi dana santunan operasional Sekolah kepada Sekolah yg  melakukan  pelanggaran  ketentuan Pasal 4 ayat (4) abjad d dan Pasal 14 ayat (5).
c.  Gubernur atau bupati/walikota  memberikan  hukuman kepada  pejabat  dinas  pendidikan  provinsi  atau kabupaten/kota berupa:
1.  teguran tertulis;
2.  penundaan atau pengurangan hak;
3.  pembebasan tugas; dan/atau
4.  pemberhentian sementara/tetap dari jabatan.
d.  Dinas  pendidikan provinsi  atau  kabupaten/kota memberikan  sanksi  kepada  kepala  Sekolah,  guru, dan/atau tenaga kependidikan berupa:
1.  teguran tertulis;
2.  penundaan atau pengurangan hak;
3.  pembebasan tugas; dan/atau
4.  pemberhentian sementara/tetap dari jabatan.
2)  Tata cara pemberian hukuman sebagaimana dimaksud pada ayat  (1) huruf  c dan huruf  d dilaksanakan  menurut peraturan yg ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.

Pasal 42 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa Kebijakan  atau  peraturan  kawasan dalam  pelaksanaan  PPDB  wajib berpedoman pada Peraturan Menteri ini.

Pasal 43 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh Pemerintah  Daerah tidak dapat  menetapkan  persyaratan  PPDB  yg  bertentangan dgn ketentuan PPDB dalam Peraturan Menteri ini.

Pasal 44 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa bagi  Sekolah  yg  diselenggarakan  oleh  masyarakat  yg menerima  dana  bantuan  operasional  Sekolah,  mulai  tahun ajaran  2020/2021  wajib  melaksanakan  PPDB  dimulai  pada bulan Mei.
  
Pasal 45 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa Khusus  utk  pelaksanaan  PPDB  tahun  ajaran  2019/2020, ketentuan mengenai domisili calon peserta didik menurut alamat  pada  kartu  keluarga  atau  surat  keterangan  domisili sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  18  ayat  (2)  sanggup diterbitkan  paling  singkat  6  (enam)  bulan  sebelum pelaksanaan PPDB.

Pasal 46 Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas Sekolah Menengah kejuruan menyatakan bahwa pada  saat  Peraturan  Menteri  ini  mulai  berlaku,  Peraturan Menteri  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Nomor  14  Tahun  2018 tentang  Penerimaan Peserta  Didik  Baru  pada  Taman  Kanak-Kanak,  Sekolah  Dasar,  Sekolah  Menengah  Pertama,  Sekolah Menengah  Atas,  Sekolah  Menengah  Kejuruan,  atau  Bentuk Lain yg Sederajat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 605), dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 47 Peraturan  Menteri  ini  mulai  berlaku  pada  tanggal diundangkan.

Selengkapnya silahkan baca dan download Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK




Link Download Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 (DISINI)

Demikian info wacana Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Tentang Juknis PPDB Taman Kanak-kanak SD SMP Sekolah Menengan Atas SMK. Semoga ada manfaatnya, terima kasih.



= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/11/permendikbud-nomor-51-tahun-2018-wacana.html

0 Response to "Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 Wacana Juknis Ppdb Tk Sd Smp Sma Smk"

Posting Komentar