Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018
link : Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018

Mulai semester 2 tahun fatwa 2017/2018, dirjen GTK memerintahkan biar guru mengecek dan memperbarahui data di dapodik sebelum tanggal 28 Februari 2018. Terkait dgn hal tersebut saya mencoba memposting beberapa hal yg perlu dicek dan diperbaharui terkait data guru di dapodik dgn istilah cek  Validasi  Data Guru Untuk Penerbitan SKTP Tahun 2018.

CONTOH VALIDASI  DATA GURU UNTUK PENERBITAN SKTP TAHUN 2018

Sebelum membicarakan conto Validasi  Data Guru Untuk Penerbitan SKTP Tahun 2018Berikut ini beberapa ketentuan terkait Penyaluran TPG menurut PP 19 Tahun 2017
1. Berdasarkan pasal 15 Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2017 disebutkan bahwa Tunjangan Profesi Guru (TPG) diberikan kepada a) guru; b) Guru yg diberi kiprah sebagai Kepala Satuan Pendidikan; dan c) Guru yg mendapat Tugas Tambahan.

2. Pasal 15 Peraturan Pemerintah PP Nomor (no) 19 Tahun 2017 sekaligus menegaskan bahwa kepala sekolah bukan kiprah tambahan. Adapun guru yg mendapat kiprah perhiasan dijelaskan dalam pasal 15 ayat 2 yakni:
1) Wakil kepala satuan pendidikan, ekuivalen dgn 12 jam tata muka.
2) Ketua Program keahlian satuan pendidikan, ekuivalen dgn 12 jam tata muka.
3) Kepala Perpustakaan Satuan Pendidikan, ekuivalen dgn 12 jam tata muka.
4) Kepala Laboratoium, bengkel, unit produksi, ekuivalen dgn 12 jam tata muka.
5) Pembimbing khusus pada satuan pendidikan yg menyelenggrakan pendidikan inklusi ekuivalen dgn 6 jam tata muka.
6) Tugas perhiasan lainnya terkait dgn pendidikan di satuan pendidikan (jenis dan ekuivalensi menunggu Permendikbud – utk sementara sanggup melihat Tugas perhiasan sesuai permendikbud no 12 tahun 2017---KLIK DISINI)

3. Berikut ini Persyaratan mendapat atau pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) menurut pasal 15 ayat Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2017, yakni sebagai berikut:
1)  Memiliki sertifikat pendidik
2) Memiliki Nomor pendaftaran Guru (NRG) 
3) Memenuhi beban kerja. Pemenuhan beban kerja sanggup dipenuhi dari ekuivalensi beban kerja sebagaimana disebutkan di atas.
4) Aktif mengajar sebagai guru kelas atau guru mata fatwa sesuai sertifikat pendidikan yg dimiliki.
5) Berusia paling tinggi 60 tahun
6) Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain satuan pendidikan daerah bertugas.
7) Memiliki nilai hasil evaluasi kinerja minimal Baik
8) Mengajar di kelas sesuai rasio Guru dan siswa.

Sebagai langkah preventif Berikut ini beberapa langkah Validasi  Data Guru di Dapodik Untuk penerbitan SKTP menurut Ketentuan Validasi semester sebelumnya (karena admin belum memperoleh ketentuan tentang Validasi  Data Guru Di Dapodik Untuk Proses Tunjangan Guru / Penerbitan SKTP tahun 2017/2018)

A. Validasi Pengisian Data Individu PTK
          Nama : sesuai dgn ijazah, tanpa gelar. Gelar pada kolom tersendiri.
          Tgl Lahir : sesuai dgn sertifikat kelahiran/Ijazah
          Nama ibu : tanpa gelar (alm/hj./dll)
          Status Kepegawaian harus diisi lengkap.
          Status CPNS/PNS/GTY/GTT
          Sumber honor : Yayasan/APBD/Sekolah
          Lembaga Pengangkat
          No SK harus diisi dgn benar (jika kurang dari 10 digit di tambahkan dgn nama kab/kota)
          NIP Baru (jika sudah ada)

B. Sekolah Induk
          Centangan Sekolah Induk Harus diisi, jikalau sekolah tsb yaitu sekolah induk/pangkal PTK ybs
          Sekolah Induk hanya diperbolehan satu (1) utk setiap PTK walau mengajar di beberapa sekolah
          Jika Sekolah Induk tidak dicentang atau lebih dari 1 sekolah induk yg dicentang maka data PTK ybs dianggap TIDAK VALID
          Jam mengajar minimal 6 jam pada Sekolah Induk,

B. Tugas Tambahan
          Tanggal Mulai Tugas (TMT) harus diisi dan Valid
          Tanggal Selesai Tugas (TST) harus diisi jikalau sudah tidak
menjabat
          No SK Harus diisi dgn benar
          Tugas Tambahan yg diakui yaitu Tugas Tambahan pada
Sekolah Induk/pangkal.
          Jumlah Guru dgn Tugas Tambahan yg sama dalam
satu sekolah dilarang melebihi ketentuan.
          Jika Tugas Tambahan tidak valid maka Jumlah Jam Tugas
Tambahan tidak diakui (= 0 jam)

Tugas Tambahan di Sekolah Menengah Pertama yg diakui :
           Wakil Kepala Sekolah maksimum, dgn perhitung :
1 – 9 Rombel : 1 wakil kepala sekolah
10 – 18 rombel : 2 wakil kepala sekolah
19 – rombel : 3 wakil kepala sekolah
          1 Kepala perpustakaan
          1 Kepala Laboratorium

Tugas Tambahan  di SMA
          1-3 Wakil Kepala Sekolah
          1 Kepala Laboratorium (SARPRAS HARUS SUDAH DI ENTRY DI DAPODIK)
          1 Kepala Perpustakaan (SARPRAS HARUS SUDAH DI ENTRY DI DAPODIK)

Kurikulum 13
          Pembina pramuka ( 2 Jam/minggu)
1-6 rombel : 1 pembina
7-12 rombel : 2 pembina
13-18 rombel : 3 pembina
19- : 4 pembina

Tugas Tambahan yg diakui  di SMK:
          1-4 Wakil Kepala Sekolah
          1 Kepala Lab IPA Berdasarkan sertifikasi pendidik (Kimia, fisika, Bilogi)
          Kepala Bengkel sesuai kegiatan peminatan
1 Paket 1 bengkel
Harus satu kegiatan keahlian
SK kepala sekolah diketahui oleh dinas pendidikan
          1 Kepala Perpustakaan (SARPRAS HARUS SUDAH DI ENTRY DI DAPODIK)
          Kepala Program Studi
Sesuai kegiatan disekolah
Latar sertifikasinya sesuai dgn paket keahlian di kelompok progarm tersebut
          1 Kepala unit produksi

K13
          Pembina pramuka ( 2 Jam/minggu)
1-6 rombel : 1 pembina
7-12 rombel : 2 pembina
13-18 rombel : 3 pembina
19- : 4 pembina

C. Muatan Lokal
Syarat diakuinya Mataajaran Muatan Lokal
          Muatan Lokal yg diajarkan merupakan Muatan Lokal yg telah ditetapkan oleh Pemda masing masing melalui Perda/SK Gubernur/Bupati atau Walikota
          SK tersebut harus diserahkan kepada Dirjen GTK
          Nama Mata Pelajaran Mulok harus diisi benar benar sesuai
dgn Penulisan Nama Mapel Mulok pada SK Gubernur/ Bupati/Walikota.
Contoh : Misal tertulis pada SK : Bahasa Sunda
Maka Penulisan pada aplikasi Dapodik harus : Bahasa Sunda.
Tidak boleh B. Sunda atau Bhs Sunda
          Pengisian pada aplikasi Dapodik
Kurikulum KTSP
Jam wajib Mulok : 2 jam
Jika ada 2 mapel mulok, salah satu harus masuk jam wajib tambahan

          Kurikulum 2013
Mapel Mulok sanggup diisi pada salah satu fatwa tersebut atau mapel tersendiri (Muatan Lokal) dgn menuliskan Nama Mapel Mulok sesuai dgn SK Gubernur Walikota.
Contoh :
Nama Mataajaran : Seni dan Budaya
Nama Mulok : Pendidikan Seni dan Budaya Jakarta

D. Guru BK
          Minimum Siswa yg dibimbing yaitu 150 Siswa, sanggup membimbing pada sekolah lain.
          Untuk Guru BK yg mempunyai Tugas Tambahan Kepala Sekolah minimum siswa yg dibimbing yaitu 40
          Untuk Guru BK yg mempunyai Tugas Tambahan Wakasek minimum siswa yg dibimbing yaitu 80

E. Guru TIK
          Guru TIK pada kurikulum 2013 diperlakukan sama dgn Guru BK
          Jenis Guru utk Guru TIK harus diisi ‘Guru TIK’
          Jumlah minimum siswa utk guru TIK sama dgn Guru BK
          Jika mengajar pada Kurikulum KTSP, maka perhitungan JJM sesuai dgn jumlah jam yg diampu sama menyerupai mata fatwa lainnya

F. Rasio Siswa dan Guru

Jumlah siswa perkelas yaitu 32 orang. Minimal Jumlah siswa sesuai pasal 17 di bawah ini
VALIDASI  DATA GURU DI DAPODIK UNTUK PENERBITAN SKTP
Catatan pembagian Rombel: penuhi dulu jumlah siswa perkelas yaitu 32 orang. Jumlah siswa pada Rombel yg terakhir Minimal sesuai pasal 17 di atas. Sebagai conto jikalau siswa Sekolah Menengah Pertama berjumlah 60 orang hanya sanggup di bagi menjadi 2 kelas, tidak sanggup menjadi 3 kelas. 


G. Riwayat Gaji Berkala
        Cek SK Berkala jangan ada kesalahan input Nomor SK Berkala, TMT SK Berkala dan Tanggal SK Berkala pada Aplikasi Dapodik Sekolah;
        Cek Masa Kerja Golongan (MKG) dan Gaji Pokok pada  SK Berkala. Jangan ada kesalahan input honor pokok  sesuai SK berkala.

H. Riwayat Kepangkatan
        Cek SK Pangkat / Golongan  jangan ada kesalahan input Nomor SK Pangkat / Golongan  , TMT SK Pangkat / Golongan  dan Tanggal SK Pangkat / Golongan  pada Aplikasi Dapodik Sekolah;
        Cek Masa Kerja Golongan (MKG) dan Gaji Pokok pada SK Pangkat / Golongan. Jangan ada kesalahan input honor pokok  sesuai SK Pangkat / Golongan  

=====================================




= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018 dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/12/contoh-validasi-data-guru-untuk.html

0 Response to "Contoh Validasi Data Guru Untuk Penerbitan Sktp Tahun 2018"

Posting Komentar