Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas
link : Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas



Untuk seleksi P3K dari jalur tenaga honorer, yg sanggup mengikuti seleksi nantinya yakni eks KII yg tidak sanggup mengikuti seleksi CPNS 2018 ini alasannya terhalang usia. Nah di P3K nantinya batasan usia penerima sanggup diikuti oleh tenaga honorer dgn usia 35 tahun ke atas

Pemerintah mengapresiasi para tenaga honorer yg telah mengabdi pada sejumlah bidang dan memperhatikan usul utk diangkat menjadi CPNS atau Pegawai Pemerintah dgn Perjanjian Kerja (P3K). Saat ini Pemerintah masih berproses menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) ihwal P3K. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ketika Konferensi Pers di Kantor Staf Kepresiden (KSP) di Jakarta, Jumat (21/9/2018).

 yg sanggup mengikuti seleksi nantinya yakni eks KII yg tidak sanggup mengikuti seleksi C HONORER K2 YANG BERHAK MENGIKUTI PPPK (P3K) DIRENCANAKAN HANYA K2 YANG BERUSIA 35 TAHUN KE ATAS
“RPP ihwal P3K sedang dalam proses penyelesaian dan diharapkan dalam waktu yg tidak terlalu usang akan segera ditandatangani Presiden,” ujar Moeldoko. Namun demikian penyelesaian permasalahan tenaga honorer tersebut, berdasarkan Moeldoko tetap harus mengutamakan unsur kualitas tanpa mengabaikan aspek psikologis dari para tenaga honorer.

Dalam kesempatan yg sama Kepala BKN Bima Haria Wibisana memberikan bahwa RPP P3K yg segera digarap Pemerintah salah satunya berfokus pada administrasi P3K dan dari sisi kualitas pengisi jabatan P3K. “Dan jikalau nantinya tenaga honorer manjadi P3K, kualitas SDM dari eks honorer KII ini sangat diharapkan utk menjamin dunia pendidikan dan kesehatan mempunyai SDM yg sanggup memperlihatkan pelayanan yg baik,” ujar Kepala BKN.

Dalam RPP P3K terdapat beberapa unsur penting, di antaranya: diawali perhitungan kebutuhan pengisi jabatan P3K, seleksi utk menjadi P3K, dan perihal kontrak kerja yg rencananya sanggup mencapai usia 1 tahun sebelum masa pensiun atau dgn kata lain masa kerja P3K sanggup sama dgn PNS. “Untuk seleksi P3K dari jalur tenaga honorer, yg sanggup mengikuti seleksi nantinya yakni honorer eks K2 yg tidak sanggup mengikuti seleksi CPNS 2018 ini alasannya terhalang usia. Nah di P3K nantinya batasan usia penerima sanggup diikuti oleh tenaga honorer dgn usia 35 tahun ke atas”.

Konferensi Pers juga dihadiri Mendikbud Muhadjir Effendy yg menyambut baik planning tersebut. Pihaknya meminta guru honorer utk kembali mengajar dgn baik dan membina anak didik di sekolah. “RPP ihwal P3K merupakan bentuk perhatian Pemerintah terhadap para guru honorer dan dunia pendidikan. Diharapkan PP tersebut nantinya sanggup menjadi solusi permasalahan guru honorer yg ada selama ini” kata Muhadjir. (sumber: bkn.go.id)


Pemerintah Berikan Solusi Persoallan Guru Honorer, Mendikbud Imbau Guru Tetap Fokus Mengajar  

Pemerintah terus memperlihatkan perhatian terhadap masa depan guru, khususnya dalam memperlihatkan solusi terhadap persoallan guru honorer. Para guru, khususnya guru honorer dihimbau utk tetap fokus mengajar di sekolah. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, pada jumpa pers mengenai kebijakan Pemerintah terhadap guru honorer, di Kantor Staf Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat (21/09/2018).

“Alhamdulillah sore ini sudah ada solusi utk mengatasi duduk kasus ihwal posisi guru, terutama guru honorer. Mudah-mudahan ini yakni solusi yg terbaik. Dengan kerendahan hati saya mohon kepada para guru utk kembali ke sekolah masing-masing, utk membina, mengasuh, mengantar, dan mengajar belum dewasa didik kita. Tetap fokus mengajar di sekolah,” tutur Mendikbud.

Mendikbud mengimbau biar para guru honorer tidak lagi melaksanakan acara di luar kiprah profesionalnya sebagai guru. “Karena aspirasi sebagai guru honorer Insya Allah sudah diperhatikan pemerintah dan sudah dicarikan jalan keluarnya,” terang Mendikbud.

Pemerintah memperlihatkan solusi dgn memperlihatkan kesempatan para guru honorer berusia lebih dari 35 tahun yg ingin mengabdi utk Negara melalui pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dgn Perjanjian Kerja (PPPK). Proses seleksi PPPK akan dilakukan sesudah selesainya seleksi CPNS tahun 2018. “Untuk para guru honorer yg tidak memenuhi syarat alasannya usia, pintu alternatifnya melalui seleksi PPPK, dgn kualitas tetap diutamakan,” terang Mendikbud.

Dengan solusi yg diberikan pemerintah tersebut, Mendikbud mengimbau kepada pemerintah tempat dan kepala sekolah utk tidak lagi mengangkat guru honorer. “Kemendikbud sudah mengirimkan surat kepada pemerintah tempat utk tidak lagi ada pengangkatan guru honorer. Sesuai instruksi Bapak Presiden dihentikan lagi pemerintah tempat dan kepala sekolah mengangkat guru honorer,” ujar Mendikbud.

Mendikbud mengajak pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat sanggup bekerja sama dalam memperlihatkan perhatian terhadap banyak sekali permasalahan, termasuk masa depan guru. “Semua ini dihentikan lepas dari kolaborasi dan pinjaman banyak sekali pihak dalam menuntaskan duduk kasus dan memikirkan masa depan guru,” pungkas Mendikbud.

Turut hadir dalam jumpa pers tersebut Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko; Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana; Kepala Badan Pengawasa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Ardan Adiperdana; Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud, Supriano; Sekretaris Kemen PAN dan RB, Dwi Wahyu Atmaji, Deputi SDM Aparatur Kemen PAN dan RB, Setiawan Wangsaatmadja, dan sejumlah pejabat terkait.








= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/12/honorer-k2-yang-berhak-mengikuti-pppk.html

0 Response to "Honorer K2 Yang Berhak Mengikuti Pppk (P3k) Direncanakan Hanya K2 Yang Berusia 35 Tahun Ke Atas"

Posting Komentar