Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel -, Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018
link : Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018

PERMENPAN RB NOMOR 36 TAHUN 2018

Pemerintah telah menerbitkan Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018. Berdasarkan Pasal 2 Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018, dinyatakan bahwa Prioritas  penetapan  kebutuhan  Pegawai  Negeri  Sipil  Tahun 2018 utk: a) bidang pendidikan; b) bidang kesehatan; c) bidang infrastruktur; d) Jabatan Fungsional; dan  e)  jabatan teknis lain.

Berikut ini Kebijakan  Penetapan  Kebutuhan  dan  Pertimbangan Kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 berdasarkan Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018
1.  Penetapan  kebutuhan  dialokasikan  utk   Instansi  Pusat  dan Instansi Daerah;
2.  Alokasi  penetapan  kebutuhan  (formasi)  utk  Instansi  Pusat memperhatikan:
a.  Usulan  penetapan  kebutuhan  (formasi)  dari Kementerian/Lembaga;
b.  Jumlah  Pegawai  Negeri  Sipil  yg  memasuki  Batas  Usia Pensiun/meninggal dunia/pindah Instansi tahun 2018;
c.  Jumlah Pegawai Negeri Sipil yg ada/eksisting; 
d.  Rencana strategis; dan 
e.  Organisasi baru. 
3.  Alokasi  penetapan  kebutuhan  (formasi) utk  Instansi  Daerah memperhatikan:
a.  Usulan penetapan  kebutuhan  (formasi)  dari  Instansi  Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota;
b.  Jumlah  Pegawai  Negeri  Sipil  yg  memasuki  Batas  Usia Pensiun/meninggal dunia/pindah Instansi tahun 2018;
c.  Jumlah Pegawai Negeri Sipil yg ada/eksisting;
d.  Rasio belanja  pegawai  dgn  Anggaran  Pendapatan  dan Belanja Daerah;
e.  Rencana strategis, arah pembangunan, dan potensi daerah; dan
f.  Kondisi geografis tempat (pegunungan dan kepulauan).

Berikut ini Jenis  Penetapan Kebutuhan (Formasi) dan Jabatan menurut Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018

1.  Jenis penetapan  kebutuhan  (formasi)  dan  jenis  jabatan  utk Instansi Pusat yakni sebagai berikut:
a.  Penetapan kebutuhan (formasi) umum dan penetapan kebutuhan (formasi) khusus;
b.  Penetapan kebutuhan (formasi) khusus terdiri dari: 
1)  Putra/Putri Lulusan  Terbaik  Berpredikat  Dengan  Puji (Cumlaude);
2)  Penyandang Disabilitas;
3)  Putra/Putri Papua dan Papua Barat;
4)  Diaspora; 
5)  Olahragawan Berprestasi Internasional; dan
6)  Tenaga  Pendidik  dan  Tenaga  Kesehatan  dari  Eks  Tenaga Honorer Kategori-II yg memenuhi persyaratan. 
c.  Jenis  jabatan utk  penetapan  kebutuhan  (formasi)  umum  dan penetapan  kebutuhan  (formasi)  khusus  bagi  Instansi  Pusat mencakup Jabatan  Fungsional  Tertentu dan  jabatan  teknis  lain yg  merupakan  tugas  inti  (core  business)  dari  Instansi  dan mendukung  Nawacita  serta Rencana  Pembangunan  Jangka Menengah Nasional;
2.  Jenis  penetapan  kebutuhan  (formasi)  dan  jenis  jabatan  utk Instansi Daerah yakni sebagai berikut: 
a.  Penetapan kebutuhan (formasi) umum dan penetapan kebutuhan (formasi) khusus;
b.  Penetapan kebutuhan (formasi) khusus terdiri dari:
1)  Putra/Putri  Lulusan  Terbaik  Berpredikat  Dengan  Puji (Cumlaude);
2)  Penyandang Disabilitas;
3)  Tenaga  Pendidik  dan  Tenaga  Kesehatan  dari  Eks  Tenaga Honorer Kategori-II yg memenuhi persyaratan. 
c.  Jenis  jabatan utk  penetapan  kebutuhan  (formasi)  umum  dan penetapan  kebutuhan  (formasi)  khusus  bagi  Instansi  Daerah meliputi  Guru,  Dokter,  Perawat,  serta  jabatan-jabatan  yg berkaitan dgn pembangunan infrastruktur.

Berikut ini Ketentuan dan Persyaratan Penetapan Kebutuhan (Formasi) Khusus menurut Permen Menpan RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018
1.  Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Puji (Cumlaude) dari  Perguruan  Tinggi Dalam  atau Luar Negeri,  dgn  ketentuan sebagai berikut:
a.  Formasi Lulusan Terbaik Berpredikat Dengan Puji (Cumlaude) dikhususkan  bagi  putra/putri  lulusan  minimal  jenjang pendidikan Strata 1;
b.  Bagi  instansi  pusat  wajib  mengalokasikan  paling  sedikit  10 (sepuluh) persen dari total alokasi deretan yg ditetapkan;
c.  Bagi  instansi  daerah  dapat  mengalokasikan  paling banyak  5 (lima) persen dari total alokasi deretan yg ditetapkan;
d.  Calon pelamar merupakan lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri  dgn  predikat dgn  puji (cumlaude) dan  berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada dikala kelulusan; 
e.  Calon pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri sanggup mendaftar  setelah  memperoleh  penyetaraan  ijazah  dan  surat keterangan  yg  menyatakan  predikat  kelulusannya  setara dgn  angka  4)  dari  Kementerian  Riset,  Teknologi,  dan Pendidikan Tinggi; 
f.  Jabatan  dan  kualifikasi  pendidikan  utk  penetapan kebutuhan  (formasi)  khusus  Putra/Putri  Lulusan  Terbaik (Cumlaude)  disyaratkan  agar  pada  penetapan  kebutuhan (formasi)  tersebut  ditetapkan  pula  utk  penetapan  kebutuhan (formasi) umum dgn jabatan dan kualifikasi pendidikan yg sama.
2.   Penyandang Disabilitas, dgn ketentuan sebagai berikut:
a.  Instansi  wajib  mengalokasikan  penetapan  kebutuhan (formasi)  jabatan, persyaratan, jumlah, dan unit penempatan  yg  dapat  dilamar  oleh  peserta  penyandang  disabilitas sesuai dgn kebutuhan organisasi dan kebutuhan jabatan;  
b.  Jumlah  jabatan  yg  dapat  dilamar  oleh  penyandang disabilitas utk instansi sentra paling sedikit 2 (dua) persen dari  total  formasi  dgn  jabatan  disesuaikan  dgn kebutuhan pada masing-masing instansi;
c.  Jumlah  jabatan  yg  dapat  dilamar  oleh  penyandang disabilitas  utk  instansi  daerah  paling  sedikit  1 (satu) persen dari total deretan diubahsuaikan dgn kebutuhan pada masing-masing instansi;
d.  Jabatan  dan  kualifikasi  pendidikan  utk  penetapan kebutuhan  (formasi)  khusus  penyandang  disabilitas disyaratkan  agar  pada  penetapan  kebutuhan  (formasi)  tersebut  ditetapkan  pula  utk  penetapan  kebutuhan (formasi)  umum  dgn  jabatan  dan  kualifikasi  pendidikan yg sama.
e.  Calon  pelamar  dari  penyandang  disabilitas  wajib melampirkan  surat  keterangan  dokter  yg  menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya;
f.  Calon pelamar dari penyandang disabilitas berusia serendah-rendahnya 18 (delapan belas) tahun dan setinggi-tingginya 35 (tiga puluh lima) tahun pada dikala melamar; 
g.  Panitia  penyelenggara  dan/atau  Badan  Kepegawaian  Negara menyediakan  petugas/pendampingan  saat  pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar dan Seleksi Kompetensi Bidang; 
h.  Bagi akseptor penyandang  disabilitas  Tuna  Netra  diberikan tambahan  waktu  Seleksi  Kompetensi  Dasar  sampai  dgn 120 (seratus dua puluh) menit; dan
i.  Panita  instansi  wajib  melakukan  verifikasi  persyaratan pendaftaran  dgn  mengundang  calon  pelamar  utk memastikan  kesesuaian  formasi  dgn  tingkat/jenis disabilitas yg disandang. 

3.  Putra/Putri  Papua  dan  Papua  Barat,  dgn  ketentuan  sebagai berikut :
a.  Calon  pelamar  harus  merupakan  keturunan  Papua/Papua Barat  berdasarkan  garis  keturunan  orang  tua  (bapak  atau ibu)  asli  Papua,  dibuktikan  dgn  akta  kelahiran dan/atau surat  keterangan  lahir  yg  bersangkutan  dan  diperkuat dgn surat keterangan dari Kepala Desa/Kepala Suku; dan
b.  Jabatan  dan  kualifikasi  pendidikan  utk  penetapan kebutuhan  (formasi)  khusus Putra/Putri  Papua  dan  Papua Barat disyaratkan semoga pada penetapan kebutuhan (formasi)  
c.  tersebut  ditetapkan  pula  utk  penetapan  kebutuhan (formasi)    umum  dgn  jabatan  dan  kualifikasi  pendidikan yg sama.

4.  Diaspora, dgn ketentuan sebagai berikut:
a.  Diperutkkan bagi Warga Negara Indonesia yg menetap di luar  Indonesia  dan  memiliki  Paspor  Indonesia  yg  masih berlaku serta bekerja sebagai tenaga profesional di bidangnya yg dibuktikan dgn surat rekomendasi dari tempat yg bersangkutan bekerja minimal selama 2 (dua) tahun. 
b.  Kementerian  Luar  Negeri  menerbitkan  surat  keterangan pelamar Diaspora bebas dari permasalahan hukum;
c.  Dialokasikan utk penetapan  kebutuhan (formasi)  jabatan Peneliti, Dosen, dan Perekayasa dgn pendidikan sekurang-kurangnya Strata 2. Khusus utk Perekayasa sanggup dilamar dari lulusan Strata 1;
d.  Pelamar  memenuhi  persyaratan  usia  setinggi-tingginya  35 (tiga puluh lima) tahun dikala pelamaran dan setinggi-tingginya 40  (empat  puluh)  tahun  bagi  pelamar  yg  memiliki kualifikasi Pendidikan Strata 3 dikala pelamaran;
e.  Pelamar tidak sedang menempuh post doctoral  yg didanai oleh Pemerintah;
f.  Jabatan  dan  kualifikasi  pendidikan  utk  penetapan kebutuhan (formasi)  khusus Diaspora disyaratkan semoga pada penetapan  kebutuhan  (formasi)    tersebut  ditetapkan  pula utk penetapan kebutuhan (formasi) umum dgn jabatan dan kualifikasi pendidikan yg sama.
g.  Penyetaraan  ijazah  diaspora  bagi  lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri  oleh  Kementerian  yg  menangani  urusan Riset, Teknologi,  dan Pendidikan Tinggi  dapat  dilakukan  setelah yg  bersangkutan  dinyatakan  lulus  akhir  dalam  rangka pertimbangan NIP dari BKN; 
h.  Pendaftaran  dilaksanakan  secara  daring/online  di  bawah koordinasi  Kementerian/Lembaga  yg  bersangkutan  dan Badan Kepegawaian Negara;
  i.  Pelaksanaan  Seleksi  Kompetensi  Dasar  dan  Seleksi Kompetensi Bidang dilaksanakan  di  Kantor  Perwakilan  RI  di negara  yg  bersangkutan  di  bawah  koordinasi Kementerian/Lembaga,  Kementerian  Luar  Negeri  dan  Badan Kepegawaian Negara; 
j.  Instansi  wajib  melakukan  verifikasi  dan  validasi  utk memastikan yg bersangkutan tidak terafiliasi pada ideologi yg bertentangan dgn ideologi Pancasila. 

5.  Olahragawan/Olahragawati        Berprestasi   Internasional   dikoordinasikan  oleh  Menteri  yg  membidangi  urusan  Pemuda dan  Olahraga  merujuk  kepada  ketentuan  Peraturan  Menteri Pemuda  dan Olahraga  Nomor  6  Tahun  2018  tentang  Persyaratan dan  Mekanisme  Seleksi,  dan  Pengangkatan  Olahragawan Berprestasi Menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018.
6.  Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II, dgn ketentuan sebagai berikut:
a.  Diperutkkan  bagi Eks  Tenaga  Honorer  Kategori-II  yg terdaftar  dalam  database  Badan  Kepegawaian  Negara  dan memenuhi  persyaratan  perundang-undangan  sebagai  Tenaga Pendidik atau Tenaga Kesehatan;
b.  Persyaratan  sebagaimana  dimaksud  huruf  a  merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor  48  Tahun  2005  sebagaimana  terakhir  diubah  dgn Peraturan  Pemerintah  Nomor  56  Tahun  2012  dan  Undang-Undang  Nomor  14  tahun  2005  bagi  Tenaga  Pendidik,  serta Undang-Undang  Nomor  36  Tahun  2014  bagi  Tenaga Kesehatan;
c.  Selain  persyaratan  sebagaimana  tersebut  huruf  b,  pelamar harus memenuhi persyaratan, antara lain:
1)  usia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, masih  aktif  bekerja  secara  terus-menerus  sampai sekarang;
2)  bagi  Tenaga  Pendidik  minimal  berijazah  Strata  1  yg diperoleh  sebelum  pelaksanaan  seleksi  Tenaga  Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013;
3)  bagi  Tenaga  Kesehatan  minimal  berijazah  Diploma  III yg  diperoleh  sebelum  pelaksanaan  seleksi  Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013;
4)  memiliki  tanda  bukti  nomor  uji  Tenaga  Honorer Kategori II Tahun 2013, dan
5)  memiliki Kartu Tanda Penduduk. 

d.  Kementerian/Lembaga/Pemerintah  Daerah  wajib memverifikasi  kebenaran  dokumen Tenaga  Pendidik  dan Tenaga  Kesehatan  dari  Eks  Tenaga  Honorer  Kategori-II sebagaimana  tersebut  huruf  c)  sebelum  pelaksanaan  Seleksi Kompetensi Dasar;
e.  Mekanisme/sistem  pendaftaran  utk  eks  Tenaga  Honorer Kategori  II,  dilakukan  secara  tersendiri  dibawah  koordinasi Badan Kepegawaian Negara;
f.  Pendaftar  dari Tenaga  Pendidik  dan  Tenaga  Kesehatan  dari Eks  Tenaga  Honorer  Kategori-II  yg  telah  diverifikasi dokumennya wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar;
g.  Pendaftar  dari Tenaga  Pendidik  dan  Tenaga  Kesehatan  dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II sebagaimana dimaksud abjad
g tidak diberlakukan Seleksi Kompetensi Bidang;
h.  Pengalaman  kerja  selama  minimal  10  (sepuluh)  tahun  dan terus  menerus  menjadi  Tenaga  Pendidik  dan  Tenaga Kesehatan  dari  Eks  Tenaga  Honorer  Kategori-II ditetapkan sebagai pengganti Seleksi Kompetensi Bidang.

Berikut ini.  Materi tes Calon  Pegawai  Negeri  Sipil (CPNS) menurut berdasarkan Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018. Meliputi tes cPNS terbagai dua yakni materi 1) Tes Seleksi  Kompetensi Dasar yg terdiri dari  Tes Wawasan  Kebangsaan  (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU)  dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Serta 2) Materi Seleksi Kompetensi Bidang.
a. Materi Tes Seleksi  Kompetensi Dasar
1)  Tes Wawasan  Kebangsaan  (TWK)  utk  menilai  penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan:
a)  Nasionalisme;
b)  Integritas;
c)  Bela Negara;
d)  Pilar negara;
e)  Bahasa Indonesia;
f)  Pancasila;
g)  Undang-Undang Dasar 1945;
h)  Bhinneka Tunggal Ika; dan
i)  Negara Kesatuan  Republik  Indonesia  (sistem  Tata  Negara Indonesia,  sejarah  perjuangan  bangsa,  peranan  Bangsa Indonesia  dalam  tatanan  regional  maupun  global,  dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar).
2)  Tes Intelegensi Umum (TIU) dimaksudkan utk menilai: 
a)  Kemampuan  verbal  yaitu  kemampuan  menyampaikan informasi secara mulut maupun tulisan;
b)  Kemampuan  numerik  yaitu  kemampuan  melakukan operasi  perhitungan  angka  dan  melihat  hubungan  di antara angka-angka;
c)  Kemampuan figural yaitu kemampuan yg berafiliasi dgn  kegesitan  mental  seseorang  dalam  menganalisa gambar, simbol, dan diagram;
d)  Kemampuan  berpikir  logis  yaitu  kemampuan  melakukan budi sehat secara runtut dan sistematis; dan 
e)  Kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

3)  Tes Karakteristik Pribadi (TKP) utk menilai:
a)  Pelayanan publik;
b)  Sosial budaya;
c)  Teknologi informasi dan komunikasi;
d)  Profesionalisme;
e)  Jejaring kerja;
f)  Integritas diri;
g)  Semangat berprestasi;
h)  Kreativitas dan inovasi;
i)  Orientasi pada pelayanan;
j)  Orientasi kepada orang lain;
k)  Kemampuan beradaptasi;
l)  Kemampuan mengendalikan diri;
m)  Kemampuan bekerja sanggup berdiri diatas kaki sendiri dan tuntas;
n)  Kemauan dan kemampuan berguru berkelanjutan;
o)  Kemampuan bekerja sama dalam kelompok; dan
p)  Kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain

b. Materi Tes Seleksi Kompetensi Bidang
Materi Seleksi Kompetensi Bidang menurut Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 yakni sebagai berikut:
1)  Materi  seleksi  kompetensi  bidang  utk  jabatan  fungsional disusun  oleh  instansi  pembina  jabatan  fungsional  dan diintegrasikan dalam bank soall CAT BKN;
2)  Materi  Seleksi Kompetensi Bidang utk  jabatan  pelaksana yg  bersifat  teknis  dapat  menggunakan  soall  Seleksi Kompetensi  Bidang  yg  rumpunnya  bersesuaian  dgn Jabatan Fungsional terkait; 
3)  Materi Seleksi Kompetensi Bidang pada Instansi Pusat selain dgn  CAT  dapat  berupa:  tes  potensi  akademik,  tes  praktik kerja,  tes  bahasa  asing,  tes  fisik/kesamaptaan,  psikotes, tes kesehatan  jiwa,  dan/atau  wawancara  sesuai  yg dipersyaratkan  oleh  jabatan,  dgn  sekurang-kurangnya  2 (dua) jenis tes;
4)  Materi  Seleksi  Komptensi  Bidang  utk  jenis  formasi Olahragawan  Berprestasi  Internasional  menggunakan wawancara;
5)  Materi Seleksi Kompetensi Bidang yg sanggup menggugurkan seleksi  wajib dicantumkan  dalam pengumuman  persyaratan registrasi masing-masing instansi. 

Selengkapnya silahkan download Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018




Link Download  Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 ---DISINI----

Demikian informasi perihal Permenpan RB Nomor 36 Tahun 2018 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018





= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018 kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018 dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/12/permenpan-rb-nomor-36-tahun-2018-wacana.html

0 Response to "Permenpan Rb Nomor 36 Tahun 2018 Wacana Kriteria Penetapan Kebutuhan Pns Dan Pelaksanaan Seleksi Cpns Tahun 2018"

Posting Komentar