Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T
link : Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T

Sekolah Kecil Tidak Berkembang diarahkan dimerger atau ditutup

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menyisir 20 ribu sekolah di seluruh Indonesia, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA, dan Sekolah Menengah kejuruan yg dinilai sudah tidak lagi memenuhi standar pelayanan minimal (SPM). Sejumlah sekolah tersebut akan didorong merger atau ditutup kalau dalam kurun waktu satu tahun tidak ada perbaikan.

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud, Hamid Muhamamd, menyampaikan Kemdikbud akan melaksanakan penilaian terhadap seluruh forum pendidikan yg diperkirakan sudah tidak lagi memenuhi syarat pendirian sekolah. Evaluasi juga dilakukan utk mengantisipasi akan diterapkannya sistem zonasi di 2018.

“Perlu dilaporkan kepada Mendikbud bahwa ada sekitar 20 ribu sekolah SD-SMK yg jumlah siswanya di bawah 60 orang, dan diperkirakan tidak layak dan tidak memenuhi SPM,” kata Hamid dalam program pembukaan Rakor Pengelolaan Pendidikan Berbasis Zonasi 2017, dan Gala Siswa Liga Pelajar Jenjang SMP, di Jakarta, Senin (13/11) malam.

Pihaknya dan kepala dinas pendidikan akan menyisir sekolah mana saja dari 20.000 tersebut yg akan diberikan training selama maksimal satu tahun. Jika dalam waktu yg ditentukan tidak juga memenuhi syarat pendirian sekolah maka sekolah yg bersangkutan akan didorong utk merger atau dialihkan ke satuan pendidikan lain. “Jika sulit merger maka akan ditutup,” tegas Hamid.

Terkait penerapan sistem zonasi, Hamid menyampaikan penyelenggaraan Rapat Koordinasi Zonasi Pendidikan dilaksanakan merujuk pada amanat Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 perihal PPDB pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau bentuk lainnya yg sederajat.

“Pada Pasal 15 disebutkan bahwa seleksi sekolah yg diselenggarakan oleh pemerintah kawasan wajib mendapatkan calon peserta didik yg berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah, paling sedikit 90 persen dari total jumlah keseluruhan peserta didik yg diterima,” terperinci Hamid. Domisili yg dimaksudkan, kata Hamid, merupakan alamat pada kartu keluarga yg diterbitkan paling lambat enam bulan sebelum pelaksanaan penerimaan peserta didik gres (PPDB).

Radius zona terdekat ditetapkan oleh pemerintah kawasan sesuai dgn kondisi di kawasan tersebut (karakteristik) menurut jumlah ketersediaan daya tampung. Adapun bagi sekolah yg berada di kawasan perbatasan provinsi dan kabupaten/kota, ketentuan persentase dan radius zona terdekat sanggup diterapkan melalui janji secara tertulis antar pemerintah kawasan yg saling berbatasan.


Berbasis Zonasi
Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menyampaikan kebijakan ini akan ada pengecualian utk sekolah-sekolah yg ada di kawasan Terpencil, Terluar, dan Terdepan (3T). “Kecuali kawasan terpencil, kalau muridnya sedikit, ya mau bagaimana lagi,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada seluruh Dinas Pendidikan se-Indonesia sanggup konsisten dalam menerapkan kebijakan pengelolaan pendidikan berbasis zonasi. PPDB setiap tahun dilaksanakan pada bulan Juni hingga dgn bulan Juli. Pada pelaksanaannya, setiap sekolah negeri wajib mengumumkan secara terbuka proses pelaksanaan dan info PPDB, terdiri dari persyaratan, seleksi, daya tampung menurut ketentuan rombongan belajar, biaya, serta hasil penerimaan peserta didik gres melalui papan pengumuman sekolah, maupun media lainnya.

“Dengan ketentuan tersebut, PPDB sanggup berjalan secara objektif, akuntabel, dan transparan,” kata Muhadjir. Muhadjir meminta kepala dinas pendidikan utk memperhatikan tugas sekolah swasta. “Saat PPDB, sekolah negeri jangan membuka gelombang penerimaan hingga empat gelombang, alasannya yakni kita juga harus memperlihatkan kesempatan kepada sekolah swasta. Jangan hingga sekolah swasta tersebut tutup alasannya yakni tidak mendapatkan murid,” tegasnya. (sumber: http://www.koran-jakarta.com)






= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/12/sekolah-yang-jumlah-siswanya-di-bawah.html

0 Response to "Sekolah Yang Jumlah Siswanya Di Bawah 60 Orang Diarahkan Untuk Dimerger Atau Ditutup, Kecuali Yang Berada Di Kawasan 3 T"

Posting Komentar