Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn)

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn)

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn), kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel Pembinaan, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn)
link : Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn)

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn)

Surat Kepala BKN Nomor K.26-30/V.72-2/99

Menindaklanjuti mengenai enam acara ujaran kebencian berkategori pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengeluarkan Surat Kepala BKN Nomor K.26-30/V.72-2/99.  Bima menegaskan PNS sebagai perekat dan pemersatu bangsa, menjaga situasi serta kondisi yg tertib dalam melaksanakan tugas.

Melaui surat edaran itu juga, Bima menghimbau kepada seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Instansi Pusat dan Daerah utk membina dan mengawasi seluruh PNS termasuk Calon PNS di lingkungannya semoga tetap menjaga integritas, loyalitas, dan berpegang teguh pada 4 (empat) pilar kebangsaan ialah Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Serta memberikan adanya larangan menyebarluaskan isu yg berisi ujaran kebencian mengenai suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). 

Dalam Poin b Surat Kepala BKN Nomor K.26-30/V.72-2/99 selain menegasakan  bahwa PNS (ASN) dihentikan memberikan ujaran kebencian juga memperlihatkan conto pelanggaran disiplin terkait larangan ujaran kebencian termasuk jenis hukuman yg sanggup dikenakan. Berikut ini kutipannya:

1) Seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawalan Instansi Daerah dihimbau utk membina PNS di Iingkungannya semoga bekerja sesuai dgn kiprah dan fungsi masing-masing dan peka terhadap pewbahan situasi dan kondisi di lingkungannya yg mengarah pada terjadinya potensi konflik sosial.

2) Seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Daerah diminta utk memberikan kepada PNS di lingkungannya adanya larangan menyebartuaskan isu yg berisi ujaran kebenciari terkait dgn suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

3) Seluruh Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pusat dan Pejabat Pembina Kepegawalan Instansi Daerah semoga membina dan mengawasi seluruh PNS di lingkungannya semoga tetap menjaga integritas, loyalitas, dan berpegang teguh pada 4 (empat) pilar kebangsaan yaltu Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

4) Dalam hal terjadi indikasi adanya acara dan kegiatan yg mengarah atau berpotensi mengganggu ketertiban dan dalam pelaksanaan kiprah di Iingkungannya, harus ditindaklanjuti dgn melaksanakan pemanggilan dan pemenksaan sesuai dgn ketentuan peraturan perundang-undangan.

5) PNS yg terbukti menyebarluaskan isu hoax yg bermuatan ujaran kebencian terkait dgn suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) merupakan suatu pelanggaran disiplin dan dijatuhi eksekusi disiplin sesuai dgn ketentuan peraturan perundang-undangan.

6) Pelanggaran disiplin sebagaimana dimaksud pada angka 5) antara lain berupa:
a) Menyampaikan pendapat di muka umum baik secara mulut maupun tertulis, yg dilakukan secara eksklusif maupun melalui media umum atau media lainnya menyerupai spanduk, poster, baliho yg bermuatan ujaran kebencian terhadap Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Pemerintah.
b) Menyampaikan pendapat di muka umum baik secara mulut maupun tertulis, yg dilakukan secara Iangsung maupun melalui media umum atau media lainnya menyerupai spanduk, poster, baliho yg bermuatan ujaran kebencian terhadap salah satu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
c) Menyebarluaskan pendapat yg bermuatan ujaran kebencian sebagaimana dimaksud pada abjad a) dan abjad b) baik secara eksklusif maupun melalui media umum (share, broadcast, upload, retweet, regram, dan sejenisnya).
d) Mengadakan kegiatan yg mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi, dan membenci Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Pemerintah.
e) Mengikuti atau menghadiri kegiatan yg mengarah pada perbuatan menghina, menghasut, memprovokasi, dan membenci Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhlnneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Pemerintah.
f) Menanggapi atau mendukung sebagai tanda baiklah pendapat sebagaimana dimaksud pada abjad a) dan abjad b) dgn memperlihatkan likes, love, retweet, regram, atau comment di media sosial.

7) Pelanggaran sebagaimana dimaksud pada abjad a), abjad b), abjad c), dan abjad d) dijatuhi eksekusi disiplin berat dgn mempertimbangkan latar belakang dan pengaruh perbuatan, Sedangkan  Pelanggaran sebagaimana dimaksud pada abjad e) dan abjad f) dijatuhi eksekusi disiplin sedang atau ringan dgn mempertimbangkan latar belakang dan pengaruh perbuatan.

Selengkapnya silahkan Download Surat Kepala BKN Nomor K.26-30/V.72-2/99 ----disini---

Demikian info perihal Surat Kepala BKN Nomor K.26-30/V.72-2/99 semoga bermanfaat. Terima kasih.



= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn)

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn) dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/12/surat-kepala-bkn-nomor-k26-30v72-299.html

0 Response to "Surat Kepala Bkn Nomor K.26-30/V.72-2/99 Pertegas Larang Ujaran Kebencian Di Kalangan Pns (Asn)"

Posting Komentar