Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja)

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja)

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja), kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja)
link : Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja)

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja)


Pemerintah juga menunjukkan perhatian kepada Eks Tenaga Honorer Kategori II (THK) yg terbatas pada Tenaga Guru dan Tenaga Kesehatan saja. "Pada tahun 2018 ini, pemerintah membuka 13.347 deretan khusus utk Eks THK II. 12.883 deretan utk Tenaga Guru dan 464 deretan utk Tenaga Kesehatan. Bagi yg memenuhi persyaratan utk menjadi CPNS, silahkan mempersiapkan diri utk mengikuti seleksi," kata Syafruddin.

Pemerintah sejatinya sudah menunjukkan perhatian yg sangat besar. Sampai dgn tahun 2014, pemerintah sudah mengangkat 1,1 juta lebih honorer menjadi PNS atau sekitar 25,6 % dari total jumlah PNS sebesar 4,3 juta lebih. Dari jumlah tersebut, 900 ribu lebih dari THK I dan 195 ribu lebih dari THK II. "Secara de jure, persoallan honorer ini bergotong-royong sudah selesai. Sesuai dgn PP 56 Tahun 2012, pemerintah telah menunjukkan kesempatan terakhir kepada THK II utk mengikuti seleksi pada tahun 2013," ungkapnya.

"Kepada Eks THK II yg tidak memenuhi persyaratan utk mengikuti seleksi CPNS, tidak usah kecil hati. Nanti sanggup mengikuti seleksi sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dgn Perjanjian Kerja), sesudah PP-nya ditetapkan pemerintah," pungkas Syafruddin. 


Materi Tes CPNS 2018 dan Passing  Grade Seleksi SKD Tes CPNS 2018

Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja menjelaskan, setiap penerima SKD harus mengerjakan 100 soall yg terdiri dari soall Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soall, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soall,  dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soall.
TWK dimaksudkan utk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, bahasa Indonesia, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. NKRI ini meliputi sistem tata negara Indonesia, sejarah usaha bangsa, tugas bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, serta kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar.

Sedangkan TIU dimaksudkan utk menilai intelegensia penerima seleksi. Pertama, kemampuan verbal atau kemampuan memberikan warta secara verbal maupun tulisan. Selain itu, kemampuan numerik, atau kemampuan melaksanakan operasi perhitungan angka dan melihat hubungan diantara angka-angka. Dari setiap tanggapan yg benar pada kelompok soall ini akan menerima skor 5, dan yg salah nilainya nol (0).

TIU juga utk  menilai kemampuan figural, yakni kemampuan yg berafiliasi dgn kegesitan mental seseorang dalam menganalisa gambar, simbol, dan diagram. Selain itu juga kemampuan berpikir logis, atau pikiran sehat secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analisis, atau kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik. Dari setiap tanggapan yg benar pada kelompok soall ini akan menerima skor 5, dan yg salah nilainya nol (0).

Kelompok soall ketiga yaitu Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Soal-soall dalam kelompok soall ini meliputi hal-hal terkait dgn pelayanan publik, sosial budaya, teknologi warta dan komunikasi, profesionalisme, jejaring kerja, integritas diri, semangat berprestasi. Selain itu, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, bekerja mandiri dan tuntas. Juga kemauan dan kemampuan berguru berkelanjutan, bekerjasama dalam kelompok, serta kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain. Berbeda dgn dua kelompok soall sebelumnya, TWK dan TIU, nilai utk kelompok soall ini terbesar 5 dan tidak ada nilai nol (0) utk setiap jawaban. Karena itu, penerima diimbau utk menjawab seluruh soall TKP.

Untuk sanggup mengikuti seleksi lanjutan, penerima SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing  grade) seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No.37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018. “Passing grade bagi penerima SKD dari kelompok pelamar jalur umum sama ibarat tahun lalu, yakni  143 utk TKP, 80 utk TIU dan 75 utk TWK,” ujar Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja.

Sementara utk pelamar dari deretan khusus, yg tahun kemudian memakai sistem perangkingan, kali ini jumlah akumulasi dan nilai TIU ada batas minimalnya. Untuk pelamar dari deretan sarjana cumlaude dan diaspora, akumulasi nilai paling sedikit 298 dgn nilai TIU minimal 85.

Sedangkan bagi penyandang disabilitas, nilai kumulatifnya 260, dgn TIU minimal 70. Putra-putri Papua/Papua Barat, nilai akumulatif 260 dgn TIU minimal 60. Untuk eks tenaga honorer K-II, nilai akumulatif minimal 260 dan TIU minimal 60. “Untuk penerima seleksi dari olahragawan berprestasi internasional, nilai terendah merupakan nilai ambang batas hasil SKD,” imbuh Setiawan.

Ditambahkan, Permen PANRBNo. 37/2018 ini juga mengatur adanya pengecualian utk beberapa jabatan. Untuk dokter seorang hebat dan pelatih penerbang, nilai kumulatif minimal 298, dgn nilai TIU sesuai passing grade. Sedangkan utk jabatan juru ukur, rescuer, ABK, pengamat gunung api, penjaga mercusuar, pawang hewan, dan penjaga tahanan, akumulasi nilainya paling sedikit 260 dgn nilai TIU minimal 70. (sumber: menpan.go.id)






= Baca Juga =



DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja)

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja) dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/12/tenaga-honorer-k2-yang-tidak-memeneuhi.html

0 Response to "Tenaga Honorer K2 Yang Tidak Memeneuhi Syarat Ikut Seleksi Cpns Akan Diberi Kesempatan Mengikuti Pppk (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja)"

Posting Komentar