Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal

DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal

- Hallo sahabat BIMBEL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI - Bimbel Masuk PTN, SBMPTN, Karantina Simak UI, Supercamp, Pada Artikel kali ini mudah-mudahan membantu anda, artikel ini berjudul Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal, kami telah membuat artikel ini dengan baik dan mudah di pahami untuk anda baca sebagai informasi didalamnya juga yang terpenting semoga bermanfaat. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel bimbel masuk ptn, Artikel SBMPTN, Artikel ujian nasional, Artikel unbk, Artikel Wawasan-Islam, yang kami tulis ini dapat dengan anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal
link : Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal

Klik Iklan dibawah ini dan Link Download akan terbuka

Baca juga


Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal

A. Zakat Fitrah
Setiap muslim wajib membayar zakat fitrah utk dirinya dan orang yg dalam tanggungannya sebanyak satu sha'  (+- 3 kg) dari materi makanan yg berlaku umum di daerahnya. Di Indonesia umum 2,5 Kg atau 3,5 liter Beras. Zakat tersebut wajib baginya bila masih mempunyai sisa makanan utk diri dan keluarganya selama sehari semalam. Zakat tersebut lebih diutamakan dari sesuatu yg lebih bermanfaat bagi fakir miskin.


Besar zakat fitrah sebanyak 2,5 Kg atau 3,5 Liter Beras, bila di uangkan utk Zakat fitrah tahun 2018 yakni sebesar antara Rp. 30.000,- Rp. 37.500 per jiwa. Makara ketentuan zakat fitrah tahun 2018 bila diuangkan berkisar antara Rp. 30.000 - Rp. 37.500,- per jiwa.

Diantara dalil yg menganjurkan utk menunaikan zakat fitrah adalah:
1.      Firman Allah Ta'ala : "Sesungguhnya beruntunglah orang yg membersihkan diri (dgn beriman), dan dia ingat nama Tuhannya, kemudian dia shalat" (Al-A'la: 14-15)
2.      Hadits shahih yg diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiallahu 'anhu, ia berkata : "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mewajibkan zakat fitrah bagi orang merdeka dan hamba sahaya, pria dan perempuan, belum dewasa dan orang remaja dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan semoga (zakat fitrah tersebut) ditunaikan sebelum orang-orang melaksanakan shalat 'Id (hari Raya)" (Muttafaq 'Alaih)

Adapun waktu pengeluarannya yg paling utama yakni sebelum shalat 'Id, boleh juga sehari atau dua lari sebelumnya, dan dihentikan mengeluaran zakat fitrah sesudah hari Raya.

Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma : "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mewajibkan zakat fihrah sebagai penyuci orang yg berpuasa dari kesia-siaan dan ucapan kotor, dan sebagai dukungan makan kepada fakir miskin.

"Barangsiapa yg mengeluarkannya sebelum shalat 'Id, maka zakatnya diterima, dan barang siapa yg membayarkannya sesudah shalat 'Id maka ia yakni sedekah biasa. "(HR. Abu Daud dan Ibnu Majah) (Dan diriwayatkan pula Al Hakim, ia berkata : shahih berdasarkan kriteria Imam Al-Bukhari.)

Menurut pendapat jumhur ulama,  zakat fitrah dihentikan diganti dgn uang. Zakat fitrah dihentikan diganti dgn nilai uang atau nominalnya. Berdasarkan hadits Abu Said Al Khudhri yg menyatakan bahwa zakat fithrah yakni dari limajenis makanan pokok (Muttafaq 'Alaih). Dan inilah pendapat jumhur ulama. Selanjutnya sebagian ulama menyatakan bahwa yg dimaksud yakni makanan pokok masing-masing negeri. Pendapat yg melarang mengeluarkan zakat fithrah dgn uang ini dikuatkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu hlaihi wasallam juga terdapat nilai tukar (uang), dan seandainya dibolehkan tentu ia memerintahkan mengeluarkan zakat dgn nilai makanan tersebut, tetapi ia tidak melakukannya.

Namun adapula yg memperolehkannya zakat fitrah diganti dgn uang. Adapun yg membolehkan zakat fithrah dgn nilai tukar yakni Madzhab Hanafi.

Zakat fitrah wajib dibayarkan saat terbenamnya matahari pada malam 'Id. Barangsiapa meninggal atau menerima kesulitan (tidak mempunyai sisa makanan bagi diri dan keluarganya) pada malam Id sebelum terbenamnya matahari, maka dia tidak wajib membayar zakat fitrah. Tetapi bila ia mendapatkannya seusai terbenam matahari, maka ia wajib membayarkannya (sebab ia belum terlepas dari tanggungan membayar fitrah).

Ya Allah terimalah shalat· kami, zakat dan puasa kami serta segala bentuk ibadah kami sebenarnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan selalu kepada Nabi Muhammad, segenap keluarga dan sahabatnya. Amin


B. Zakat Harta atau Mal
1. Pengertian
Zakat mal yakni zakat harta yg dimiliki oleh seseorang lantaran sudah hingga nisabnya atau batas seseorang harus mengeluarkan zakat.
Adapun hukumnya zakat mal yakni “fardu a’in” atas setiap yg memenuhi syarat-syaratnya.
Firman Allah SWT yg berafiliasi dgn wajib zakat mal dalam Al-qur’an surat At-taubah : 103  Artinya ;    “ Ambilah dari harta mereka sedekah (zakat) utk membersihkan mereka dan menghapuskan kesalahan mereka……” (Q.S. At-taubah, 9 : 103 )

   2.   Syarat-syarat wajib Zakat Mal
§  Islam
§  Merdeka (bukan budak)
§  Hak milik sempurna
§  Mencapai nisab
§  Masa mempunyai hingga satu tahun, kecuali flora dan buah-buahan

3. Harta yg wajib di Zakati dan nisabnya
No
Jenis
Nishab/haul
Kadar Zakat
1
Emas
98,6 gram haulnya 1 (satu) tahun
2,5 %
2
Perak
624 gram = 15,6 %
2,5 %
3
Hasil Pertanian atau Perkebunan
930 liter higienis dari kualitas
10% bila pengairan tanpa biaya.
5% bila pengairan dgn biaya
4
Rikaz (harta terpendam)
1/5 tidak perlu menungu 1 tahun
20%
5
Hasil Tambang
Seharga Emas
2,5%
6
Kambing
40 – 120 ekor

121 – 200 ekor

201 – 399 ekor

Selanjutnya setiap ekor bertambah 100 ekor
1 ekor kambing umur 2 tahun atau lebih
2 ekor kambing umur 2 tahun atau lebih
3 ekor kambing umur 2 tahun atau lebih
1 ekor kambing umur 2 tahun atau lebih
7
Kerbau
30 – 39 ekor
40 – 59 ekor
60 – 69 ekor
70 – 79 ekor
1 ekor kerbau umur 1 tahun
1 ekor kerbau umur 2 tahun
2 ekor kerbau umur 1 tahun
2 ekor kerbau umur 2 tahun

Bagaimana dgn zakat harta berupa gaji. Sepertinya kita bisa memahami dgn membaca klarifikasi yg ada dalam Kitab Al-Fatawa Asy-Syarâ sebagai berikut:

Barangsiapa mempunyai uang yg telah mencapai nishabnya, kemudian dalam waktu lain kembali memperoleh uang yg tidak terkait sama sekali dgn uang pertama tadi, ibarat uang tabungan dari honor bulanan, harta warisan, hadiah, uang hasil penyewaan rumah dan lainnya, apabila ia sungguh-sungguh ingin menghitung dgn teliti haknya dan tidak menyerahkan zakat kepada yg berhak kecuali sejumlah harta yg benar-benar wajib dikeluarkan zakatnya, maka hendaklah ia menciptakan pembukuan hasil usahanya. Ia hitung jumlah uang yg dimiliki utk memutuskan haul dimulai semenjak pertama kali ia mempunyai uang itu. Lalu ia keluarkan zakat dari harta yg telah ditetapkannya itu bila telah genap satu haul.

Jika ingin cara yg lebih mudah, lebih menentukan cara yg lebih sosial dan lebih mengutamakan fakir miskin dan golongan yg berhak mendapatkan zakat lainnya, maka ia boleh mengeluarkan zakat dari seluruh uang yg telah mencapai nishab dari yg dimilikinya setiap kali telah genap satu haul. Dengan begitu pahala yg diterimanyaa lebih besar, lebih mengangkat derajatnya dan lebih gampang dilakukan serta lebih menjaga hak-hak fakir miskin dan seluruh golongan yg berhak mendapatkan zakat.

Hendaklah jumlah yg berlebih dari zakat yg wajib dibayarnya diniatkan utk berbuat baik, sebagai ungkapan rasa syukurnya kepada Allah atas nikmat-nikmatNya dan anugrahNya yg berlimpah. Dan mengharap semoga Allah menambah karuniaNya itu bagi dirinya. Sebagaimana firman Allah.

Artinya : Jika kau bersyukur maka Aku akan tambah nikmatKu bagi kamu [Ibrahim : 7]

4.   Orang yg berhak mendapatkan zakat (mustahik)
1)   Fakir, yaitu orang yg tidak mempunyai harta.
2)   Miskin, yaitu orang yg mempunyai pekerjaan tetapi tidak bisa mencukupi kebutuhab hidup
3)  Amil, orang yg diberi kiprah utk mengumpulkan dan membagikan zakat
4)   Mualaf, yaitu orang yg gres memeluk agama islam
5)    Riqab, yaitu orang yg dijanjikan oleh tuannya utk dimerdekakan
6)    Garim, yaitu orang yg mempunyai batang hutang
7)    Sabililah, yaitu orang yg berjualan dijalan Allah
8)    Ibnu Sabil, yaitu orang yg mengalami kesulitan dalam perjalanan

5. Manfaat Zakat dalam kehidupan
1)  Menolong orang yg lemah
2)  Membersihkan diri
3)  Ungkapkan rasa syukur
4)  Menanamkan perilaku pemurah dan menghilangkan sifat kikir




= Baca Juga =






DOWNLOAD FILE DIBAWAH INI

Klik Iklan dan Link Download akan terbuka



Demikianlah Artikel Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal

Jangan lupa juga untuk klik iklan berikut untuk terus mendukung keberlangsungan blog ini, Sekian artikel Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal kali ini, mudah-mudahan bisa memberi informasi dan manfaat untuk anda semua. baiklah, jangan lupa komentar dibawah, beri masukan untuk kami supaya kami tetap semangat dan terus berkarya, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal dengan alamat link https://www.bimbelmasukptn.co.id/2008/12/zakat-fitrah-dan-zakat-harta-atau-mal.html

0 Response to "Zakat Fitrah Dan Zakat Harta Atau Mal"

Posting Komentar